News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Alun-Alun Bojonegoro
  • Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Ajak BEM se Bojonegoro Jadi Mitra Kamtibmas
  • Terperosok Lubang Jalan Paving, Pemotor di Kanor Bojonegoro Luka Berat
  • Cah Jos, Upaya Polres Bojonegoro Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar
  • Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian
  • Menunggu
  • Di Bojonegoro Hari Ini Terjadi 2 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • Pelantikan Perangkat Desa Glagahwangi Sugihwaras Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Warga
  • Kebakaran Nyaris Menghanguskan Gudang Toko Milik Warga Pacul Bojonegoro
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Peristiwa Kebakaran

Kebakaran Kandang di Balen, 21 Ekor Kambing Mati Terpanggang

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Balen) - Kandang kambing milik Mulyono (55) dan Juwanto (61),  keduanya warga Dusun Balun Desa Balenrejo RT 002 RW 001 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (15/04/2018) sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi, terbakar. Dalam kandang tersebut terdapat 27 ekor kambing, 6 (enam) ekor kambing dapat diselamatkan sedangkan 21 ekor lainnya mati terpanggang.

Diduga, sumber api berasal dari obat nyamuk bakar yang mula-mula membakar dinding kandang yang selanjutnya membakar timbunan makanan kambing berupa kulit kedelai kering, sehingga api membesar dan menimbulkan kebakaran tersebut.

Akibat kebakaran tersebut, kedua korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 29 juta rupiah.

 

Menurut keterangan Kapolsek Balen, AKP Rasito, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa kebakaran tersebut bermula pada Minggu (15/04/2018), sekira pukul 02.00 WIB, saat saksi Nur Efendi (32), sedang tidur di rumahnya, mendengar suara kayu dan bambu yang terbakar serta merasakan hawa panas, sehingga saksi langsung bangun dan berupaya mencari sumber suara tersebut.

“Saat itulah saksi melihat kandang kambing milik orang tuanya, Mulyono dan pamannya Juwanto telah terbakar,” terang Kapolsek, sebagaimana dikutip dari keterangan saksi.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera berteriak meminta tolong kepada para tetangga untuk membantu melakukan pemadaman api.

“Selanjutnya para tetangga berdatangan dan langsung membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sementara warga lainnya segera meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran,” lanjut Kapolsek.

 

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan upaya pemadaman dengan dibantu dua unit mobbil pemadan api dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, akhirnya api tersebut benar-benar dapat dipadamkan.

“Namun kebakaran tersebut telah menghanguskan kadang berikut puluhan ekor kambing yang berada di dalam kandang tersebut,” lanjut Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi korban, diduga sumber api berasal dari obat nyamuk bakar yang ditaruh di kandang kambing dengan cara digantungkan di dinding kandang yang terbuat dari bahan bambu yang sudah dalam keadaan lapuk dan mudah terbakar, sehingga diduga obat nyamuk tersebut mula-mula membakar dinding kandang tersebut.

“Setelah obat nyamuk membakar dinding, selanjutnya percikan api terjatuh di timbunan makanan kambing berupa kulit kedelai kering dan api membesar sehingga menimbulkan kebakaran tersebut.” terang Kapolsek.

 

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, selain bangunan kandang yang hangus terbakar, sebanyak 8 ekor kambing, milik Mulyono, semuanya mati terbakar. Sedangkan 19 ekor kambing milik Juwanto, sebanyak 13 ekor kambing hangus terbakar, sedangkan 6 ekor lainnya, berhasil diselamatkan.

“Ada 21 ekor kambing yang hangus terbakar, sedangkan 6 ekor lainnya selamat,” imbuh Kapolsek.

Dengan adanya kejadian tersebut korban Juwanto mengalami kerugian 13 ekor kambing senilai Rp 12 juta. Sedangkan korban Mulyono, mengalami kerugian 8 ekor kambing senilai Rp 12 juta dan kandang kambing senilai Rp 5 juta.

“Kerugian materiil seluruhnya kurang lebih Rp 29 juta,” lanjut Kapolsek.

Setelah dilaksanakan olah TKP, selanjutnya kambing yang mati terbakar tersebut diserahkan kepada pemiliknya untuk dikubur, dengan dibantu warga sekita.

 

Secara terpisah, Kasi Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, kepada awak media ini menerangkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bojonegoro baru menerima laporan pukul 03.15 WIB.

Selanjutnya pihaknya segera mengirimkan 2 (dua) unit armada pemadam kebakaran serta 5 (lima) personel pemadam kebakaran serta 2 (dua) personil firerescue. Petugas tiba di lokasi pukul 03.22WIB.

 “Api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 04:05 WIB,” terang Sukirno.  (red/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi ...

Quote

Menunggu

Menunggu

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Menunggu dapat diartikan tinggal beberapa saat di suatu tempat mengharapkan atau menanti hadirnya atau ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.585 kunjungan

2.828 halaman dibuka

68 pengunjung online

Bulan ini

73.539 kunjungan

131.140 halaman dibuka

Tahun ini

1.001.838 kunjungan

1.758.528 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 609.159

Indonesia: 10.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015