News Ticker
  • Jalan Randublatung-Getas Diharapkan Jadi Akses Penghubung Blora dan Ngawi
  • Pemkab Bojonegoro Imbau Petani Ikuti AUTP, Agar Saat Gagal Panen Mendapatkan Ganti Rugi
  • Pemkab Bojonegoro Telah Cairkan Dana Bantuan Santunan Kematian Bagi 270 Orang
  • Pemkab Bojonegoro Targetkan Sertifikasi Sejumlah Aset Daerah
  • 36 ASN di Lingkungan Pemkab Bojonegoro Terima SK Pensiun
  • Peringatan Hari Bhayangkara ke-73, Polres Bojonegoro Gelar Lomba Foto
  • Wakil Bupati Bojonegoro Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak 2019
  • Bojonegoro Siap Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2019
  • Porprov Jatim 2019, KONI Bojonegoro Optimis Mampu Raih Medali Lebihi Target
  • Seorang Tukang Warga Malo, Meninggal Dunia Saat Kerja di Kasiman Bojonegoro
  • Bupati Blora Hadiri dan Buka Manasik Haji Tahun 2019
  • Inilah Pagu PPDB Online SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Bojonegoro
  • Inilah Pembagian Zona PPDB Online SMA Negeri di Kabupaten Bojonegoro
  • Inilah Jadwal Pelaksanaan PPDB Jenjang SMA dan SMK Provinsi Jawa Timur  
  • Hari Ini PPDB Online Untuk Jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur Dibuka
  • Kapolres Bojonegoro Imbau Tidak Ada Pengerahan Massa Besar-Besaran Dalam Kampanye Pilkades
  • Atlet Catur Bojonegoro Raih Emas di Kejurprov Jatim di Tulungagung
  • Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional Pertama Akan Digelar di Bojonegoro
  • Lahir 1 Juli, Bocah Ini Dapat Sepeda Gratis, Jalan Santai yang Digelar Polres Bojonegoro
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah
  • Forpimda Bersama Ribuan Masyarakat Bojonegoro Deklarasi Tolak Aksi Kerusuhan
  • Peringatan Hari Bhayangkara, Polres Bojonegoro Gelar Jalan Sehat
  • Warga Sukosewu Bojonegoro Meninggal Dunia Saat Hendak Jual Beras
  • Pemilihan Kepala Desa Sukoharjo Kalitidu Bojonegoro Diputuskan Diundur 2020
  • Kecelakaan Motor di Kalitidu Bojonegoro, Kedua Pengendara dan Seorang Pembonceng Luka-Luka

Program Air Bersih SKK Migas - ExxonMobil

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Oleh Imam Nurcahyo

Setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga Dusun Sumur Pandan, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, kini bisa menikmati air bersih di rumah masing-masing. 

 

Bagi Sucipt (56)  warga Dusun Sumur Pandan Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kondisi sulit mendapatkan air bersih telah menjadi masa lalu. Dulu, dia dan tetangganya berbondong-bondong membawa ember air berupa kaleng bekas kemasan cat untuk antri di sumur yang menjadi satu-satunya sumber mata air kala itu. Bahkan, saat ia tertidur karena terlalu lama menunggu, ada warga yang tega menukar antrian ember miliknya hingga ia pun harus kembali mengantri dari awal.

"Dulu, kondisi ketersediaan air bersih di sini sangat memprihatinkan. Jangankan untuk mandi atau memasak, untuk sekadar minum saja sangat sulit," katanya.

Terbatasnya air bersih kala itu menyebabkan banyak warga yang rentan terhadap penyakit. Apalagi saat itu belum ada yang memiliki jamban sehat atau kamar mandi yang layak.

“Kondisi ini berlangsung berpuluh-puluh tahun,” lanjutnya.

Kondisi ini akhirnya berubah pada tahun 2010 saat operator Lapangan Migas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Studi dan Pengembangan Keberdayaan Rakyat (SPEKTRA), mengembangkan program air bersih untuk dusun tempat tinggal Sucipto.

Seiring lancarnya kebutuhan air, Sucipto kemudian membangun kamar mandi dengan bak ukuran besar disertai jamban sehat bantuan EMCL.

Pendamping program dari LSM SPEKTRA Yuskaryanto mengatakan, program di bidang kesehatan ini selain menyediakan kemudahan akses air bersih desa, juga membuat sanitasi berbasis lingkungan. Semua tahapan program melibatkan masyarakat setempat melalui Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM). 

Agar nantinya masyarakat bisa mandiri dan programnya berkelanjutan, masyarakat dilibatkan sejak perumusan program, ketika pelaksanaan, hingga pemeliharaannya.

"Pengurus HIPPAM  diberi mandat oleh masyarakat untuk mengelola ketersediaan air bersih, mulai dari merawat menara penampungan air hingga pemasangan Sambungan Rumah (SR) serta administrasinya," tutur Yuskaryanto.

 

HIPPAM dan Keberlanjutan Program

Ketua HIPPAM “Sumur Agung” Desa Gayam Sukoco mengaku banyak belajar dari program air bersih ini. Dia mengambil banyak pelajaran dari bagaimana repotnya mengelola administrasi, urusan teknis, hingga penataan keuangan. 

Baginya, memimpin HIPPAM tidak jauh beda dengan membidani Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemerintah Daerah.

Pekerjaan Sukoco bukan tanpa rintangan. Menghadapi  kesalahpahaman warga, seperti yang enggan membayar iuran atau  tidak mau membantu perbaikan, karena merasa bukan bagian dari tanggung jawabnya, adalah salah satu tantangan yang ia hadapi. Padahal, dia katakan, setelah program pendampingan selesai, pengelolaan air sepenuhnya dipegang oleh HIPPAM.

“Kami memberi pemahaman kepada warga bahwa bantuan ini harus kita syukuri dengan cara menjaga dan merawatnya,” ungkapnya.

LSM SPEKTRA sebagai mitra EMCL, telah melatih dan mendampingi HIPPAM selama berlangsungnya program. Pelatihan ditujukan agar HIPPAM bisa mengelola keberlangsungan air bagi warga. Jika menara penampungan air butuh perawatan, pipa perlu diganti, atau ada saluran yang rusak, maka HIPPAM yang menanganinya.

HIPPAM tidak berbasis keuntungan. Besaran iuran yang dipungut dari masyarakat pun ditentukan oleh musyawarah warga. Hasil iuran tersebut digunakan pengurus untuk membayar listrik, memperbaiki pipa, dan perwatan fasilitas lainnya. 

“Kalau ada sisa, kami berikan ke pengurus sebagai ganti ongkos, tapi sejauh ini masih selalu kurang karena sistem iuran belum berjalan sepenuhnya,” tutur Sukoco.

HIPPAM Desa Gayam memiliki empat menara penampungan air berkapasitas rata-rata 21 meter kubik. Dengan empat menara ini, pengurus mampu menyalurkan air bersih untuk setidaknya 800 rumah warga. Karena wilayahnya luas, kepengurusan HIPPAM dibagi tiga unit: Unit Dusun Kaliglonggong, Unit Dusun Temlokorejo, dan Unit Dusun Sumurpandan.

Selain luas, penduduk Desa Gayam juga sangat banyak dibanding desa – desa tetangganya. Hal tersebut membuat kebutuhan air pun sangat tinggi. Padahal, sumber air di sana sangat terbatas. Untuk menyiasati kondisi ini, Sukoco mengatakan, “HIPPAM Desa Gayam bekerjasama dengan desa tetangga, Desa Ringin Tunggal dengan mengambil air dari sana untuk dialirkan ke desa kami.”

Di Kecamatan Gayam sendiri, EMCL sudah membangun 9 menara air, 22,5 kilometer saluran pipa, dan sudah digunakan oleh lebih dari 1.200 rumah. Fasilitas ini telah mencakup Desa Mojodelik, Gayam, Begadon, Ringin Tunggal, Beged, dan Bonorejo. Selain air bersih, di wilayah terdekat operasi EMCL ini, sudah dibangun 2.028 jamban sehat.

Selain infrastruktur penunjang kesehatan, juga terdapat 220 kader sanitasi yang dilatih untuk mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat. Tak heran jika pada tahun 2015 lalu, Kecamatan Gayam mendapatkan penghargaan sebagai wilayah bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sukoco berharap, masyarakat semakin menyadari pentingnya keberadaan HIPPAM. Semua warga pengguna memahami hak dan tanggungjawab sebagai anggota HIPPAM. Menurutnya,  Pemerintah Desa Gayam berencana menjadikan HIPPAM sebagai lembaga profesional yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Ini akan memudahkan kami dalam mengelola HIPPAM,” pungkas Sukoco.

Sementara itu, Kepala Desa Gayam, Winto mengapresiasi kerjasama EMCL dengan masyarakat. “Bapak dan Ibu harus menjaga dan merawat bantuan ini, supaya manfaatnya terus bisa dirasakan, air bersih terus mengalir ke rumah,” ucap Kades kepada warga saat serah terima program di Dusun Sumurpandan pada 13 Maret 2018 lalu.

Ia juga menghimbau warga agar mendukung pengurus HIPPAM. “Mereka ini sudah membantu mengurus dan menjaga, sehingga harus didukung, laksanakan mana yang menjadi hak, dan mana yang menjadi kewajiban,” tukasnya.

 

Masyarakat Merasa Memiliki

Sejak tahun 2008, EMCL bersama-sama masyarakat telah membangun fasilitas air bersih dan jamban sehat di 24 desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora. Fasilitas tersebut meliputi 29 menara air dengan jaringan pipa sepanjang lebih dari 88 kilometer dan dimanfaatkan oleh 5.685 sambungan rumah.

Program yang telah disetujui SKK Migas ini dilaksanakan oleh EMCL dengan menggandeng mitra LSM yang berpengalaman di bidangnya. Pendampingan oleh LSM dilakukan agar masyarakat mampu mengelola bantuan pasca program usai.

Tahapan program dimulai dengan pembentukan lembaga pengelola air bersih, yaitu HIPPAM. Lembaga yang beranggotakan warga masyarakat tersebut berperan sebagai penggerak program, mulai dari pembentukan sampai pengelolaan jangka panjang. Pelibatan dilakukan untuk menumbuhkan rasa kepemilikan warga.

Setelah terbentuk kepengurusan HIPPAM, dilanjutkan dengan penguatan kelembagaan berupa pelatihan manajemen organisasi dan keuangan, pembuatan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) lembaga, Peraturan Desa tentang air bersih, akta notaris lembaga. Selain itu, EMCL juga membantu sarana dan prasarana berupa laptop yang dilengkapi dengan perangkat lunak sistem keuangan, renovasi kantor, serta pendirian koperasi.

External Affairs Manager EMCL, Dave A Seta mengatakan bahwa program ini merupakan komitmen operator Lapangan Migas Banyu Urip dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dalam merencanakan dan melaksanakan program, kata dia, EMCL senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah. Hal ini ditujukan agar program berkesinambungan dan tidak tumpang tindih. 

Dave menegaskan, program EMCL tidak untuk menggantikan peran Pemerintah. Kolaborasi baik ini, tutur dia, akan menjadikan program yang tepat sasaran, tepat guna dan memberi manfaat secara luas serta berkelanjutan.

“Semoga sinergi yang baik antara industri hulu migas dengan Pemerintah ini bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata di semua daerah dan semua bidang.” (*/imm)

 

Berita Terkait

Videotorial

Wakil Bupati Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1440 H

Wakil Bupati Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1440 H

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawanto MPd, sampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1440 Hijriyah. Taqabbalallahu minna waminkum, taqabbal minna ya karim, ...

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang sekaligus dipergunakan sebagai tempat penggilingan padi, milik Moh Uzaini (58), warga Desa Gayam RT 004 ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari Hipertensi Sedunia

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari ini 17 Mei, diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Penyakit yang menempati 10 besar penyakit di hampir setiap rumah sakit. ...

Quote

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Ketika memberi sosialisasi Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei merupakan bulan penting dalam dunia pendidikan. Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, juga ada ...

Berita Foto

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro

Berita Foto

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro Kapolsek Ngraho, Ajun Komisaris Polisi (AKP) H Purwanto S SH bersama anggota, saat laksanakan ...

Feature

Pembuat Kue Kering di Blora, Kebanjiran Order Hingga Kuwalahan Penuhi Pesanan

Pembuat Kue Kering di Blora, Kebanjiran Order Hingga Kuwalahan Penuhi Pesanan

Blora - Memasuki pertengahan di bulan Ramadan, sejumlah pembuat kue kering di Blora mulai kebanjiran order. bahkan begitu banyaknya pesanan ...

Religi

Tuntunan Pelaksanaan dan Tata Cara Salat Idulfitri

Tuntunan Pelaksanaan dan Tata Cara Salat Idulfitri

Waktu dan Tempat Salat Id. Salat Idulfitri dikerjakan setelah matahari terbit dan berketinggian dua kali panjangnya penggalah (kurang lebih 6 ...

Pelesir

Wahana Wisata Waduk Selo Parang Blora, Destinasi Wisata Pilihan Libur Lebaran

Wahana Wisata Waduk Selo Parang Blora, Destinasi Wisata Pilihan Libur Lebaran

Blora - Wahana wisata Waduk Selo Parang di Desa Tempellemahbang Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi salah satu pilihan ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

3.968 kunjungan

5.541 halaman dibuka

110 pengunjung online

Bulan ini

66.422 kunjungan

102.206 halaman dibuka

Tahun ini

1.017.881 kunjungan

1.642.176 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015