News Ticker
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019
  • Jelang Masa Kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Bojonegoro Imbau Peserta Pemilu Taat Aturan
  • Polres Blora Kirim Bantuan 9 Tangki Air Bersih Untuk Warga Dukuh Ngetrep
  • Inilah Formasi Lowongan CPNS 2018 Kabupaten Bojonegoro
  • Senam Bersama dan Jalan Sehat Akan Digelar di Alun-Alun Bojonegoro
  • Diduga Terjatuh Dari Tebing, Warga Plumpang Tuban, Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai
  • Pengalaman
  • Kedapatan Menjual Miras Warga Kedungadem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Kapolres Bojonegoro Resmikan SIMELI Bersama Forpimda
  • Pohon Beringin Keramat di Tuban Terbakar, Warung Bakso Warga Turut Ludes Dilalap Api

Kebun Buah Greneng Blora, Resmi Dibuka untuk Umum

Oleh Priyo Spd

Blora - Setelah menunggu beberapa tahun, akhirnya Kebun Buah Greneng yang terletak di Dukuh Klapanan, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, terbuka untuk umum. Peresmian pembukaan kebuh buah yang lebih dikenal dengan Kebun Klapanan ini dilakukan Senin sore (11/6/2018).

Bertempat di tengah kawasan kebun buah, peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho dan diserahkan kepada pemilik kebun, Bambang Suharto, disaksikan jajaran Forkopimda, Kepala OPD terkait, Forkopimcam Tunjungan dan warga masyarakat sekitar, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

“Alhamdulillah setelah melakukan persiapan selama lima tahun yang penuh perjuangan sejak lahan masih tandus hingga kini berjalan lancar dan siap dibuka untuk umum. Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semuanya yang telah membantu untuk mewujudkan kebun ini. Tanpa jenengan semuanya, kami tidak bisa menjadi seperti ini,” ujar Bambang Suharto.

Sejak diresmikan ini, menurutnya, kebun sudah siap dikunjungi untuk masyarakat umum. Dimana setiap harinya kebun yang terletak di tepi Waduk Greneng ini akan buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB.

“Setiap hari buka, nanti tiket masuknya per orang Rp 5000 dan bisa masuk ke kawasan kebun buah untuk jalan-jalan sekaligus hunting foto. Jika saat bersamaan ada buah yang bisa dipanen, bisa dibeli untuk pengunjung,” lanjut Bambang Suharto.

Sementara itu, untuk melepas lelah, di tengah kawasan Kebun Buah Greneng telah disediakan cafetaria dan toko souvenir. Pengunjung bisa melepas lelah, berkuliner untuk sekedar minum makan, dan berburu oleh-oleh. Ada pusat informasi juga di atasnya cafetaria, kemudian arena bermain anak. Tidak jauh dari kebun juga ada masjid.

“Saya memimpikan ke depan lokasi ini bisa menjadi kawasan wisata terpadu. Mengingat ada banyak daya tarik wisata di sekitar Waduk Greneng. Bukan hanya kebun ini saja. Sehingga saya mohon arahan Bupati untuk pembangunan kawasan wisata ini agar bisa membawa manfaat untuk seluruh masyarakat Desa Tunjungan dan sekitarnya,” harap Bambang Suharto.

Bupati Blora, Djoko Nugroho dalam sambutannya sangat mengapresiasi Pak Bambang dan rekannya, Pak Prakoso yang telah berhasil membangun kawasan perkebunan buah di lahan yang sebelumnya tandus.

“Tujuh tahun yang lalu daerah ini kering dan tandus. Tidak ada yang mengira bahwa lokasi yang tandus itu kini bisa berubah menjadi kebun buah yang subur. Awalnya pasti mengira kalau Pak Bambang “bento” (gila-red). Namun berkat kegigihan dan usaha yang kuat itu, kini hasilnya bisa kita lihat bersama,” kata Bupati.

Agar kedepan keberadaan kebun buah ini bisa bermanfaat untuk sekitar, Bupati meminta semuanya harus ikut “cawe-cawe” (turun tangan-red).

“Contohnya nanti saya sebagai Bupati akan membangun akses jalan masuk menuju kebun. Habis Lebaran nanti Maguan menuju Tunjungan akan mulai dicor beton. Begitu juga warga sekitar harus ikut cawe-cawe. Sambut pengunjung dengan ramah dan sopan. Jika kebun ramai maka ekonomi akan tumbuh. Tenaga kerja akan lebih banyak terserap dan warung-warung bisa didirikan di sekitar kebun oleh warga,” lanjut Bupati.

Untuk diketahui, luas kebun buah Greneng ini mencapai 26 hektare. Dimana 10 hektare sudah ditanami tanaman buah-buahan dan telah menghasilkan. Terdapat ribuan pohon aneka buah, seperti 1.200 batang pohon kelengkeng jumbo, 190 batang pohon durian montong, 2500 batang pohon pepaya kalina, 850 batang pohon jambu kristal, 80 batang pohon alpukat kendil, srikaya, sawo, jeruk dan lainnya.

Saat ini yang sedang musim dipanen adalah pepaya kalina dan jambu kristal. Sedangkan kelengkeng sedang musim berbunga dan diperkirakan akan masak di akhir Juli. (teg/kik)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

*Oleh Ahmad Khoiris SPd SEBAGAI seorang manusia, tentunya kita mempunyai pola pikir dalam menghadapi ataupun menjalani kehidupan ini. Datangnya sebuah ...

Quote

Keadaan

Keadaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Keadaan memiliki makna suasana atau kondisi yang sedang dijalani saat ini, baik yang terjadi ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.439 kunjungan

2.420 halaman dibuka

81 pengunjung online

Bulan ini

70.628 kunjungan

125.857 halaman dibuka

Tahun ini

998.952 kunjungan

1.753.283 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 618.945

Indonesia: 10.242

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015