News Ticker
  • 14 Mei dalam Sejarah
  • Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro
  • Stok Pupuk Subsidi Bojonegoro Aman, Penyaluran Lampaui Target di Sejumlah Kios
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Waspada Pola Makan Harian yang Menjadi Nutrisi bagi Pertumbuhan Sel Kanker
  • Menjawab Tantangan Industri Melalui Strategi Pendidikan Vokasi yang Adaptif di Jawa Timur
  • BPJS Kesehatan Imbau Perusahaan Patuh Bayar Iuran Pekerja Secara Teratur
  • Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Tekanan Global dan Domestik Picu Kekhawatiran Pasar
  • Permintaan Kambing Kurban di Bojonegoro Meningkat, Peternak Mulai Kebanjiran Pesanan
  • Lelang Lima Jabatan OPD Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Peminat
  • Sektor Jasa dan Perdagangan Dongkrak Investasi Bojonegoro, Laporan PMDN di Triwulan I
  • 13 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 13 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bojonegoro Siap Operasikan 85 Gerai
  • Pastikan Data Valid, ASN Bojonegoro Turun Lapangan Lakukan Ground Check Dua Pekan
  • Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Rekam KTP-el dan Edukasi Bahaya Narkoba di SMKN 2
  • SMA Plus Ar Rahmat Borong Juara Olimpiade Ekonomi Unigoro 2026, SMAN 1 Kalitidu Raih Posisi Ketiga
  • Kemenkes Pastikan Serang Virus Belum Menginfeksi Manusia di Tengah Isu Wabah Hantavirus Global
  • Sidang Vonis Mantan Kasatpol PP Bojonegoro Heru Sugiarto Ditunda hingga Pekan Depan
  • Langkah Strategis Perkuat Sektor Energi dan Ekonomi Kreatif Jatim Lewat Pengesahan Dua Perda Baru
  • Prakiraan Cuaca 12 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 12 Mei dalam Sejarah
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Pertamina EP Cepu Zona 12 Laksanakan Program Kesetaraan Warga Belajar dan Pelestarian Seni Budaya Lokal

Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Pertamina EP Cepu Zona 12 Laksanakan Program Kesetaraan Warga Belajar dan Pelestarian Seni Budaya Lokal

*Oleh Hartatik Febriani

Bojonegoro – Pertamina EP Cepu Zona 12 bersama Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB), PKBM Wana Bhakti Ngasem, dan Pemerintah Desa Kaliombo, mengadakan kegiatan sosialiasi dan pelatihan bagi pegiat seni, peserta warga belajar, dan perwakilan guru dari SDN Kaliombo 1, SDN Kaliombo 2, dan SDN Kaliombo 4, di Balai Desa Kaliombo sejak Senin (11/08/2025) hingga Rabu (13/08/2025).

Kegiatan ini adalah bagian dari Program Pelestarian Seni Budaya Lokal dan Program Fasilitasi Warga Belajar Melalui Kesetaraan Pendidikan Masyarakat di sekitar Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru yang diinisiasi oleh Pertamina EP Cepu Zona 12 bekerjasama dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) dan PKBM Wana Bhakti Ngasem.

Upaya peningkatan kapasitas pelaku seni dan penguatan kelembagaan seni lokal di Bojonegoro dan pemberian akses pendidikan kesetaraan kepada masyarakat usia belajar ini adalah upaya konkrit Pertamina EP Cepu Zona 12 turut serta memajukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kesempatan sosialisasi itu, Kepala Desa Kaliombo, Rohmad Edi Suyanto, mengatakan, pihaknya bersyukur karena potensi kesenian dan kebudayaan di Desa Kaliombo dikembangkan dan mendapatkan dukungan penuh dari Pertamina EP Cepu Zona 12.

“Di Desa Kaliombo ini ada banyak sekali pegiat seni. Alhamdulillah, sejak 25 Juli 2024 juga sudah terbentuk Paguyuban Jaya Tirta Budaya Laras yang menaungi semua pegiat seni dan kelompok seni di Desa Kaliombo,” ujarnya.

Di Desa Kaliombo terdapat empat kelompok seni yakni Singo Mudo, Warogo Putro, Karyo Wahyu Putro, dan Turonggo Budhoyo. Pegiat seni ini terdiri dari anak-anak usia sekolah, remaja, hingga orang dewasa.

Anak-anak dari SDN Kaliombo 1, SDN Kaliombo 2, dan SDN Kaliombo 4, juga aktif berlatih gamelan di Sanggar Jaya Tirta Budaya Laras setiap hari Kamis, Jumat, dan Sabtu yang sementara ini bertempat di Balai desa Kaliombo.

Perwakilan Pertamina EP Cepu Zona 12, Enggar Mugi Rahayu, dalam kesempatan itu, mengungkapkan, program pelestarian seni budaya lokal dan program kesetaraan pendidikan warga belajar Jambaran Tiung Biru ini adalah bagian dari program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM) di sekitar wilayah operasi lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).

“Pertamina EP Cepu Zona 12 berupaya untuk selalu turut berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar wilayah operasi JTB dan ingin menjadi tetangga yang baik,” ujar Mugi, sapaannya.

Ia mengungkapkan, program pelestarian seni budaya lokal dan kesetaraan pendidikan warga belajar Jambaran Tiung Biru ini adalah bentuk nyata turut serta Pertamina EP Cepu Zona 12 dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kegiatan itu, ada materi tentang pelatihan manajemen organisasi dan administrasi yang disampaikan oleh Samingan dan Annastya Joko Sinar Wicaksono dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro.

Samingan menyampaikan, pegiat seni dan kelompok seni sebaiknya memiliki nomor induk kesenian (NIK) dan legalitas berupa akta notaris agar bisa diakui keabsahannya dan terdaftar resmi di Disbudpar Kabupaten Bojonegoro. Dengan begitu, kata dia, kelompok seni itu bisa terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro.

“Selain itu, kalau kelompok seni itu mengadakan pagelaran atau pementasan akan mudah mengurus izin seperti izin keramaian dan izin gangguan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pengurus JTBL yang telah memiliki nomor induk kesenian dari Disbudpar dan mengurus proses akta notaris untuk mendapatkan pengesahan dari MenkumHAM RI. “Kesenian lokal Bojonegoro saat ini itu ada wayang tengul dan sandur. Selain itu, ada banyak kelompok seni lokal Bojonegoro. Kita harus menjaga kesenian dan kebudayaan lokal Bojonegoro sebagai identitas dan kearifan lokal khas Bojonegoro,” ujarnya.

Pegiat seni dari Sanggar Sayap Jendela, Sapto Priyono, juga menjadi pemateri dalam pelatihan itu. Ia banyak berbagi ilmu tentang bagaimana mengelola dan mengembangkan organisasi seni. Selain itu, ia juga mengajak peserta untuk menjaga dan melestarikan kesenian lokal, terutama kesenian sandur. “Sandur itu adalah kesenian lokal Bojonegoro. Seni sandur adalah kesenian yang berakar dari masyarakat agraris di sekitar Sungai Bengawan Solo. Sandur bercerita tentang tandur, ngrakal, ndangir, dan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan bertani,” urainya.

Ia mengungkapkan, masyarakat Desa Kaliombo juga disebutnya memiliki akar kesenian dan kebudayaan yang kuat. Sebab, kata dia, masyarakat Desa Kaliombo banyak yang menjadi panjak atau pemain gamelan atau penabuh gamelan. “Saya boleh menyebut Kaliombo ini adalah desa panjak. Sebab, di Bojonegoro belum ada desa panjak,” ujarnya.

Suwondo dari PKBM Wana Bhakti Ngasem, mengajak masyarakat Desa Kaliombo untuk mau terus belajar dan mengenyam pendidikan. Ia mengajak warga Desa Kaliombo dan sekitarnya yang putus sekolah untuk bisa melanjutkan pendidikan melalui kejar paket A, kejar paket B, maupun kejar paket C. “Belajarnya bisa pagi, siang, sore, atau malam. Yang penting tetap mau belajar dan mengenyam pendidikan,” ujarnya.

Nanang Fahrudin dan Iwan Siswoyo dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro menyampaikan materi tentang pelatihan multimedia dan kanal media sosial. Nanang Fahrudin menyampaikan bahwa media sosial saat ini menjadi bagian sehari-hari kehidupan masyarakat.

“Gunakan media sosial itu untuk sesuatu yang positif. Salah satunya menggunakan media sosial untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi kesenian dan kebudayaan lokal di Desa Kaliombo. Desa ini sudah dikenal sebagai desa panjak. Nah, itu potensi atau kekhasan Kaliombo yang bisa untuk dijadikan konten dalam media sosial,” ujar Nanang yang juga jurnalis senior ini.

Sementara itu, Iwan Siswoyo, menyampaikan perlunya membuat konten yang menarik dan konsisten agar masyarakat mengetahui dan mengenal konten itu. “Sesuaikan konten dengan segmen yang akan dibidik. Kalau sesuai dengan segmennya, pasti pengikutnya akan banyak,” ujar Iwan yang juga penyiar radio di Bojonegoro ini.

Setelah penyampaian materi, peserta juga langsung diajak untuk membuat konten dari latihan gamelan di Sanggar Jaya Tirta Budaya Laras di lantai dua Balai Desa Kaliombo. Semua peserta mengambil video dan foto saat para panjak memainkan gamelan di sanggar itu.

Pada sesi terakhir, peserta pelatihan yang mengikuti sejak awal hingga akhir dan aktif mendapatkan hadiah menarik dari peserta. Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 40 orang itu berjalan sangat gayeng. Peserta mendapatkan ilmu dan pengalaman, serta sudut pandang yang baru mengenai pengembangan kesenian dan kebudayaan lokal, kesetaraan pendidikan bagi warga belajar usia sekolah, pengelolaan organisasi seni, dan pemanfaatan multimedia dan media sosial untuk hal yang positif. (*/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Bojonegoro - Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, pada Rabu pagi (13/05/2026), menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengamanan Konser Band Ungu dalam rangka ...

1778720701.8429 at start, 1778720702.7323 at end, 0.88939905166626 sec elapsed