News Ticker
  • Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026
  • Tersengat Listrik saat Potong Ranting Pohon, Warga Temayang, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Wakil Bupati Blora Dorong Pembangunan Embung di Cepu untuk Atasi Banjir Tahunan
  • Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh
  • Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Bojonegoro Amankan ODGJ yang Resahkan Pengguna Jalan
  • Bawa Senjata Tajam, Penderita Gangguan Mental di Bubulan, Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah Edisi ke-18 di Kalitidu
  • Prakiraan Cuaca 15 April 2026 di Bojonegoro
  • 15 April dalam Sejarah
  • Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda
  • Dinas Perhubungan Bojonegoro Gembok Mobil Siaga Desa yang Parkir Sembarangan
  • Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Potret Realita Kelas Menengah yang Hangat di Momen Lebaran
  • Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Optimis Tetap Jadi Pilar Lumbung Pangan Jawa Timur
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan Bansos Total Rp 8,32 M untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
  • BUMD Bojonegoro Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang TOP BUMD Awards 2026
  • Tiga Langkah Strategis Pemprov Jatim Tingkatkan Kemampuan Fiskal Daerah
  • 3 Bahan Alami Jaga Kesehatan Ginjal Kita
  • Bocah Jenius Dander Curi Perhatian, Wabup Bojonegoro Dukung Inovasi Sepeda Listrik Daffa
  • 14 April dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 14 April di Bojonegoro
  • Seleksi Calon Paskibraka Bojonegoro 2026 Masuki Tahap Tes Parade
  • Rumah Warga di Balen, Bojonegoro Rusak Berat Diterjang Angin Kencang
  • Pasar Murah, Upaya Pemprov Jatim Lindungi Daya Beli di Tengah Dinamika Gejolak Global
  • Sering Gonta-ganti Ukuran Lensa Kacamata? Waspadai Gejala Katarak Sejak Dini
Menjadi Penjual Es Tebu adalah Pilihan

Menjadi Penjual Es Tebu adalah Pilihan

Oleh Vera Astanti

Kota-Bagi sebagian orang, bekerja kantoran dan ditunjang dengan predikat sarjana merupakan sebuah kebanggaan. Namun sepertinya tidak dengan Iwan. Dia memilih melepaskan profesinya sebagai guru, yang tentu saja kantoran, dan memilih menjadi penjual es tebu.

Mulanya dia menjadi guru di Tuban. Tapi, karena setelah menikah dia harus pindah ke Bojonegoro, ikut istri, dia mau tidak mau melepaskan profesinya sebagai guru.

Memang, dia berkali-kali mengirim lamaran pekerjaan menjadi guru di beberapa sekolah, namun tidak satupun yang memanggilnya. Kelelahan menanti, Iwan pun memutuskan untuk banting setir menjadi penjual es tebu di depan pemakaman Desa Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro.

Kepada BeritaBojonegoro.com (BBC), Iwan mengaku bahwa modal awalnya adalah membeli gerobak dari besi sebesar Rp1.500.000. Sedangkan untuk mesin penggilingan tebu Rp 1.800.000 dan dieselnya sebesar Rp1.000.0000.

Iwan berjualan es tebu dari pukul 09.00 sampai  sekitar pukul 16.00 WIB setiap hari di depan pemakaman Desa Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota. Setiap harinya dia bisa menghabiskan 1 kuintal tebu. Iwan mendapatkan tebu ini dari Tulungagung atau Kediri. Biasanya 2-3 hari mereka mengirim langsung ke Iwan.

Tebu yang sudah dikupas kulitnya bisa bertahan 3 hari Sedangkan yang kulitnya masih utuh bisa tahan sampai 6 hari.

Baru berjalan dua bulan, Iwan sudah mampu meraup untung Rp 250.000 per harinya. "Kalau jualan tidak pasti, namun kalau pas ramai sehari keuntungannya bersih sebesar Rp250.000,"ujarnya sambil menggiling tebu. "Hidup adalah pilihan. Dan saya mencoba memilih untuk berjualan es tebu," lanjutnya.

Ketika ditanya kenapa memilih berjualan tebu, Iwan dengan tersenyum mengatakan bahwa hidup adalah pilihan. Baginya pilihan berjuang untuk hidup tidaklah selalu berada di jalur yang sesuai latar belakang pendidikan akademiknya. Iwan sendiri adalah sarjana pendidikan biologi dan sebelumnya sempat menjadi seorang guru di Tuban. Namun ketika hatinya tertambat pada perempuan Bojonegoro dan memutuskan untuk melangkah ke kehidupan yang baru maka tanggung jawabnya sebagai imam haruslah serius.

Dibantu keluarganya, Iwan menjalankan sendiri usahanya berjualan es tebu. Tebu yang sudah dikupas kulitnya ini pun satu persatu dimasukkan ke dalam penggilangan yang di bawahnya sudah terdapat toples dan saringan untuk menampung air perasan tebu.

Air tebu ini tinggal dikasih es batu dan bisa dinikmati oleh pembeli. Karena pada dasarnya tebu adalah bahan mentah gula pasir, maka tidak perlu menambah gula ke dalamnya. Rasanya sudah sangat manis. Belum lagi aroma batang tebu yang melegakan tenggorokan di cuaca yang panas musim kemarau ini. (mol/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda

Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda

Para kreator konten dihadapkan pada tuntutan produksi yang luar biasa besar di ruang digital. Persoalan utamanya kini bukan sekadar memproduksi ...

1776237852.1892 at start, 1776237852.7002 at end, 0.51102495193481 sec elapsed