News Ticker
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • Gelar Silaturahmi Perdana, Dewan Pendidikan Bojonegoro Serap Masukan Sektor Pendidikan dari Sejumlah Instansi
  • 487 Mahasiswa Peternakan UB Malang Gelar KKNT di Bojonegoro, Ini Sebarannya
  • 02 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 02 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Gerobak Baru Bagi Para Pedagang Serabi
  • Polres Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wahono Beri Kejutan Tumpeng
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Perkuat Pelayanan Publik Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2026
  • Integricast, Podcast tentang Integritas Pelayanan Publik oleh Inspektorat Bojonegoro
  • Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Resmi Beroperasi
  • Riset Buktikan Golongan Darah O Miliki Perisai Alami Lebih Kebal dari Risiko Gangguan Jantung
  • 01 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 Juli 2026
  • Pengusaha Keluhkan Rumitnya Perizinan di Bojonegoro, DPRD Minta Pelayanan Dievaluasi
  • Ekonomi Tumbuh 5,96 Persen dan Produsen Padi Terbesar Nasional, Khofifah Sebut Capaian Jatim Hasil Kolaborasi Berkelanjutan
  • Sambut Milad ke-40, STIT Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Seminar Nasional tentang Pendidikan
  • Mie Ayam Brutal Rahayu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Kuliner dengan Banyak Pilihan Menu
  • Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Pelayanan Informasi Publik yang Responsif di Media Sosial OPD Bojonegoro
  • DLH Blora dan Pertamina EP Cepu Bangun Polinator Garden, Jaga Ekosistem Kupu Kupu Lokal
  • Wujudkan Kemandirian Pangan Pemkab Bojonegoro Luncurkan Beras Premium Merek Rojo Nogo
  • 30 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Juni 2026
  • Polres Blora Amankan Maling Motor di Todanan, Beraksi Saat Rumah Korban Kosong
Identitas 2 Remaja Yang Tewas Tertabrak Kereta Api di Bojonegoro, Belum Diketahui

Peristiwa Orang Tertabrak Kereta Api

Identitas 2 Remaja Yang Tewas Tertabrak Kereta Api di Bojonegoro, Belum Diketahui

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, dua orang remaja, keduanya berjenis kelamin laki-laki pada Sabtu (20/04/2019) sekira pukul  23.30 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tertabrak kereta api barang, di jalur kereta api Bojonegoro - Surabaya, kilometer 125+900, tepatnya di belakang Pos Dishub, di pertigaan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran, turut wilayah Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota.
 
Hingga Minggu (21/04/2019) pukul 17.00 WIB sore ini, identitas kedua korban masih belum diketahui, karena kedua korban tidak membawa kartu identitas sama sekali.
Saat ini, jenazah kedua korban berada di kamar mayat, RSUD Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro.
 
 
 
 

Petugas saat melakukan olah TKP, kecelakaan kereta api di jalur kereta api Bojonegoro - Surabaya, kilometer 125+900, di belakang Pos Dishub, di pertigaan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran, Bojonegoro. Sabtu (20/04/2019)

 
Informasi yang diperoleh awak media ini dari tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, yang dipimpin oleh dokter Supadjar, bahwa berdasarkan hasil visum, salah satu korban mengalami luka pada kepala. Sementara, seorang korban lainnya, tubuh korban terpotong menjadi lima bagian.
 
Lebih lanjut dokter Supadjar menuturkan bahwa saat ini jenazah korban masih disimpa di kamar mayat RSUD Bojonegoro dan hingga Minggu (21/04/2019) sore, belum ada pihak yang mengaku sebagai keluarga atau kerabat korban.
 
Menurutnya, jika sampai Selasa (23/04/2019) masih belum ada yang mengambil jenazah korban atau masih belum ada pihak yang mengaku sebagai keluarganya, maka jenazah korban akan dimakamkan di pemakaman milik RSUD Bojonegoro di Desa Sukorejo Bojonegoro
 
“Saat ini jenazah korban disimpan di kamar mayat RSUD Bojongoro,” terangnya.
 
Hal senada juga disampaikan Kapolsek Bojonegoro Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Eko Dhani Rinawan S SH, bahwa hingga Minggu (21/04/2019) sore, belum ada pihak yang mengaku sebagai keluarga atau kerabat korban. Sementara, berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadia, diduga kedua korban adalah anak-anak dari komunitas punk, yang biasa mengamen di pertigaan jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran tersebut.
 
“Kedua korban diduga pengamen jalanan atau dari komunitas anak punk,” kata Kapolsek.
 
Kapolsek menuturkan bahwa dari hasil olah TKP dan identifikasi terhadap kedua korban, tidak ditemukan kartu identitas diri sama sekali. Petugas hanya menemukan sebuah tas yang diduga milik salah satu korban.
 
“Petugas menemukan sebuah tas yang berisi pakaian dan alat jarum tato milik korban,” kata Kapolsek mengimbuhkan.
 
Saat ini, pihaknya masih terus berupaya mengetahui identitas korban, dengan menyebar melalui Polres Bojonegoro dan Polsek jajaran.
 
Melalui media ini, Kapolsek kembali meminta bantuan kepada masyarakat di Bojonegoro maupun di luar Bojonegoro, apabila mengetahui identitas korban, dimohon bantuannya untuk segera menghubungi Polsek Bojonegoro Kota atau langsung menghubungi RSUD Bojonegoro.
 
“Saat ini jenazah kedua korban berada di kamar mayat, RSUD Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro.” pungkas Kapolsek. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782985395.8173 at start, 1782985396.1385 at end, 0.32113695144653 sec elapsed