News Ticker
  • Kandang Ayam Senilai 2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kolaborasi Lintas Kampus: 208 Mahasiswa KKN IPB, UNS, dan STAI Al-Anwar Siap Akselerasi Pembangunan Desa di Blora
  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Jatim Puspa Plus dan Desa Berdaya
  • Diduga Akibat Puntung Rokok, Tumpukan Ranting Pohon di Depan SMPN 1 Temayang Hangus Terbakar
  • Gandeng Pakar UNAIR, Pemkab Bojonegoro Gelar Sarasehan Edukasi Protein Hewani
  • 08 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Juli 2026
Sejumlah Tokoh Agama di Blora Tolak Aksi People Power

Sejumlah Tokoh Agama di Blora Tolak Aksi People Power

Blora - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blora dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Blora, dengan tegas menolak menolak aksi people power atau aksi massa dari sebagian kalangan untuk menolak hasil pemilu 2019.
 
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blora, KH Ishad Syofawi kepada awak media inin  pada Selasa (14/05/2019) pagi menuturkan bahwa dirinya dengan tegas menolak gerakan People Power pasca Pemilu 2019.
 
KH Ishad Syofawi juga menghimbau kepada masyarakat Blora untuk menghormati bulan Ramadan, dengan menciptakan situasi yang sejuk dan damai sehingga pelaksanaan ibadah puasa dapat berjalan lancar.
 
"Saya tegaskan menolak gerakan People Power pasca Pemilu 2019. Yang rencananya akan di lakukan sejumlah kelompok tertentu," kata KH Ishad dengan tegas.
 
KH Ishad menjelaskan perihal rencana aksi pengerahan massa yang akan dilakukan kelompok tertentu untuk menolak penetapan hasil pemilu oleh KPU, telah menimbulkan keresahan masyarakat. Menurutnya, jika ada pihak yang merasa bahwa ada pelanggaran dalam pemilu, dipersilakan untuk mengikuti prosedur yang berlaku.
 
"Rakyat jangan sampai terpengaruh untuk mengikuti gerakan aksi massa, terutama warga Blora, saya imbau untuk tidak usah ikut, lebih baik kita isi bulan Ramadan ini dengan meningkatkan ibadah," tutur KH Ishad.
 
Lbih lanjut Ketua FKUB Blora tersebut mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia harus belajar dari kasus perang saudara di Timur Tengah. Tidak ada yg diuntungkan, bahkan mudaratnya sangat besar.Di mana banyak korban mati sia-sia dan kehidupanpun tidak bisa dengan dengan gejolak yang ada.
 
"Pemilihan serentak sudah dilaksanakan dengan aman dan tenang, apapun hasilnya kita percayakan hasilnya pada penyelenggara, yaitu KPU." pungkas KH Ishad Syofawi.
 
 
Secara terpisah, Parisada Hindu Dharma Indonesia ( PHDI ) Kabupaten Blora, juga menolak wacana people power atau aksi massa dari sebagian kalangan untuk menolak hasil pemilu 2019.
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Blora, Ida Bagus Sumantra.  Selasa ( 14/05/2019 )
 
“Saya tidak setuju dengan adanya people power atau pergerakan massa yang akan menolak hasil keputusan Resmi KPU tentang hasil Pemilu 2019, Karena KPU adalah lembaga resmi yang sah yang harus kita ikuti hasil resminya nanti." ucap Ida Bagus.
 
Lebih Lanjut Ida Bagus menambahkan bahwa dalam sebuah kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah, yang menang jangan jumawa dan yang kalah harus legowo.
 
"Siapapun pemimpin yang terpilih nanti, mari kita dukung sepenuhnya demi masa depan bangsa." Tambah Ida Bagus.
 
Ida Bagus mengajak kepada semua umat beragama untuk selalu jaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, terutama di Kabupaten Blora sehingga tercipta suasana yang adem dan sejuk dalam kehidupan bermasyarakat.
 
"Blora adalah kabupaten yang aman dan sejuk, jangan sampai terprovokasi dari luar, apalagi kegiatan yang hanya akan menimbulkan keresahan masyarakat, Dan PHDI Blora jelas menolak Aksi Massa tersebut." pungkas Ida Bagus. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783704611.0666 at start, 1783704611.518 at end, 0.45138597488403 sec elapsed