News Ticker
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
  • Pemkab Bojonegoro Buka Pengumpulan Proposal Beasiswa Sepuluh Sarjana Per Desa
  • Simpan Buah di Kulkas: Utuh vs Dipotong, Mana Lebih Sehat?
  • Pelantikan Tiga Kades PAW Bojonegoro, Bupati: Jabatan Bukan Kekuasaan, Tapi Amanah
  • Prakiraan Cuaca 30 April 2026 di Bojonegoro
  • 30 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 30 April 2026 jatuh pada hari Kamis Pahing
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
Pelatihan PSRLB, Program CSR Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Blora

Pelatihan PSRLB, Program CSR Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Blora

Blora -   Program Corporate Social nd Responsibility (CSR) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu terus berlanjut, salah satunya dengan memberikan pelatihan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).
Untuk memberikan semangat kepada warga, Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, pada Kamis (11/07/2019), kunjungi warga yang sedang mengikuti Pelatihan PSRLB tahap II, di Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora.
Pelatihan tersebut sebagai pengembangan PSRLB tahap pertama, yang penerima manfaatnya hanya di sekitar sumur NKT-01 TW.
 
Penerima manfaat itu sekerang ini menjadi 6 desa, yang pada pembukaannya dilaksanakan pada Selasa (9/7/2019) lalu.Dan pada pelatihan hari ke-3 itu diikuti warga dari 6 desa sebagai penerima manfaat. Diantaranya Desa Wado, Desa Bajo, Desa Sogo, Desa Ngraho, Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban. Serta wilayah ring-1 Blok Gundih, Desa Sumber Kecamatan Kradenan.
 
Pejabat Sementara Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Alef menyanpaikan rasa syukurnya karena program CSR Pertamina bisa bermanfaat.
 
“CSR kita bisa berdampak positif. Dan sudah dikembangkan ke desa-desa lain,”ujar Alef saat menyampaikan sambutannya.
 
Dia berharap kepada warga belajar supaya bisa memahami proses pelatihan tersebut. “Sehingga bisa bermanfaatkan bagi warga desa sekitarnya,” kata dia.
 
 
 

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, saat kunjungi pelatihan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB). Kamis (11/07/2019)

 
Sementara, Wakil Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih kepada Pertamina dengan program tersebut.
 
“Kami minta ini bisa diperluas,sehingga manfaatnya benar benar terasa oleh masyarakat ” tandas Arief
 
Pada kesempatan itu, warga belajar diberi kesempatan unuk menyampaikan uneg-uneg dan keluh kesahnya. Pihaknya saat itu juga menanggapi dan berencana melakukan tindak lanjut.
 
“Kami butuh legalitas. Sebab, selama ini kelompok Tani Bina Alam Sri belum dilegalkan,” ujar Surat, ketua Kelompok Tani Bina Alam Sri Desa Bajo sebagai penerima manfaat program PSRLB tahap 1.
 
Saat ini, kata dia, luas lahan pertanian organik sudah mencapai 7 hektar di Desa Bajo dari sebelumnya yang hanya 2 hektar. Surat juga memohon difasilitasi untuk uji laboraturium organik, beras yang mereka hasilkan.Selain legalitas, warga belajar juga memohon untuk dibantu dalam pemasaran.
 
“Untuk menerbitkan usaha harus ada registrasinya. Ibaratnya, kita punya motor ada STNK tapi tidak ada BPKB,” ujar Surat
 
Sekadar diketahui, program CSR Pertanian itu berhasil meningkatkan produktifitas pertanian di Desa Bajo. Dilakukan panen perdana pada Januari 2019 lalu. Sebagai hasil dari pelatihan yang dilaksanakan pada 4 Juni 2018 lalu. Yaitu pelatihan pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan (PSRLB). Yang dilakukan juga pendampingan dan monitoring rutin setiap bulannya selama satu tahun program. 
 
Secara garis besar, program PSRLB yang pernah dilakukan itu terbagi menjadi tiga bagian yakni budidaya padi organik (SRI organik), sayuran organik, dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga). (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777698242.0689 at start, 1777698243.3672 at end, 1.2982559204102 sec elapsed