News Ticker
  • Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus
  • Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Hutan Ngasem, Bojonegoro
  • Google Rilis Fitur Baru yang Izinkan Pengguna Ubah Alamat Username Gmail Tanpa Kehilangan Data
  • Gubernur Jatim Sambut Puluhan Bhikkhu Thudong di Grahadi, Bawa Pesan Kedamaian Dunia
  • Prakiraan Cuaca 16 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 16 Mei dalam Sejarah
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Mengenal Manfaat Air Kelapa untuk Meredakan Gejala Asam Lambung dan Menjaga Kesehatan Tubuh
  • Anggota DPR Ahmad Dhani Pastikan Cadangan Beras Jawa Timur Mencukupi Hingga Delapan Belas Bulan
  • Prakiraan Cuaca 15 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 15 Mei dalam Sejarah
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Melalui Kondisi Urine dan Kulit, Gejala Awal Gangguan Ginjal Bisa Dikenali
  • Jawa Timur Puncaki Prestasi Nasional dengan Torehan Puluhan Ribu Medali SIMT
  • Momen Akrab Wabup Bojonegoro Jajal Melinting Tembakau Bareng Buruh di Baureno
  • Perkuat Daya Saing IKM Lewat Legalitas dan Manajemen Bisnis di Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT Cukai Tembakau 2026 untuk Buruh Pabrik Rokok di Baureno
  • Prakiraan Cuaca 14 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 14 Mei dalam Sejarah
  • Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro
  • Stok Pupuk Subsidi Bojonegoro Aman, Penyaluran Lampaui Target di Sejumlah Kios
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Waspada Pola Makan Harian yang Menjadi Nutrisi bagi Pertumbuhan Sel Kanker
Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Luncurkan Motif 'Thengul'

Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Luncurkan Motif 'Thengul'

Bojonegoro - Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur, adalah satu-satunya desa di Kabupaten Bojonegoro yang menyajikan wisata Edukasi Gerabah.
Para perajin gerabah di desa setempat, berupaya berinovasi dengan menciptakan motif atau model-model terbaru, untuk kerajinan gerabahnya.
 
 
 
 
Setelah sukses dengan motif 'Kendi Pinarak' sesuai tagline Kabupaten Bojonegoro, kini perajin gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo kembali menciptakan motif baru yaitu motif  'Thengul',  yang menjadi ikon Kabupaten Bojonegoro.
 
 
 

Motif 'Thengul', motif baru perajin gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.

 
Seperti di utarakan Kepala Desa Rendeng, Muslih, kepada beritabojonegoro.com, Jumat (25/10/2019) mengatakan, bahwa demi menarik wisatawan untuk datang berkunjung di Wisata Gerabah Rendeng, para perajin merasa perlu  untuk selalu meng-ppdate motif gerabah.
 
"agar pengunjung yang datang kemari tidak bosan, karena selalu ada motif terbaru yang kami produksi." kata Muslih, Jumat (25/10/2019) pagi.
 
Muslih juga mengungkapkan bahwa motif Thengul ini selain menarik juga ada yang beda dengan motif-motif gerabah yang diproduksi para perajin sebelumnya.
 
 
 

Para perajin gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, saat mengepak sejumlah pesanan. Jumat (25/10/2019)

 
Menurutnya, untuk motif sebelumnya, seperti motif kartun, biasanya dibeli wisatawan untuk souvenir. Sementara untuk motif kendi pinarak, digunakan warga untuk tempat minum, atau yang disajikan warga saat menerima tamu, dengan tujuan agar supaya orang yang datang, ketika disuguhi minum dengan kendi pinarak, para tamu akan ingat bahwa Desa Rendeng merupakan sentra kerajinan gerabah.
 
"Selain itu, dengan adanya motif pinarak diharapkan dapat mengingatkan akan Kota Bojonegorao." kata Muslih.
 
Sedangkan motif baru yang baru seminggu ini dibuat oleh para perajin, yaitu motif thengul, yang merupakan ikon Kabupaten Bojonegoro ini dibuat dengan harapan Bojonegoro semakin dikenal masyarakat luas.
 
"Untuk motif thengul ini kita buat berbagai ukuran, ada yang kecil dan ada yang agak besar. Yang agak kecil kita bikin beda, yaitu ada pegasnya di kepala, agar supaya bisa mengangguk-angguk dan geleng-geleng. Sangat pas untuk hiasan mobil. Sementara untuk yang agak besar, bisa untuk hiasan di rak atau meja. Tetap dikasih pegas juga agar bisa gerak-gerak." tutur Muslih menjelaskan.
 
 
 
 
Di akhir keterangnnya, Muslih menuturkan bahwa inovasi atau terobosan dalam menciptakan motif baru tersebut ia kerjakan bersama karang taruna dan masyarakat desa setempat, khususnya para perajin gerabah.
Pihaknya berharap, dengan adanya motif-motif baru tersebut akan mengundang para wisatawan untuk datang ke Desa Rendeng.
 
"Gerabah Rendeng menciptakan inovasi baru agar supaya wisatawan datang kemari, jangan pernah bosan datang ke sini. Mangga pinarak Bojonegoro," ujar Muslih.
 
 
 

Para perajin gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, saat mengepak sejumlah pesanan. Jumat (25/10/2019)

 
Sementara itu, Rotini (38), warga Bojonegoro, saat bertemu dengan awak media di Desa Rendeng, Jumat (25/10/2019) pagi mengaku bahwa ia sengaja datang ke Desa Rendeng selain untuk membeli beberapa motif gerabah, dirinya juga ingin mengetahui secara langsung proses pembuatan gerabah dari para para perajin.
 
"Saya ingin tahu proses pembuatan gerabah, ternyata panjang tapi bisa dipelajari," tuturnya. (dan/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778918219.4297 at start, 1778918219.7354 at end, 0.30572080612183 sec elapsed