Jelang Natal dan Tahun Baru, Ribuan Botol Minuman Keras di Blora Dimusnahkan
Kamis, 19 Desember 2019 18:00 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - Polres Blora Polda Jateng, pada Kamis (19/12/2019), bertempat di halaman belakang Mapolres Blora, musnahkan 1.684 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merk.
Pemusnahan miras tersebut disaksikan oleh Forkompimda Blora, sejumlah tokoh agama dan sejumlah awak media. Ribuan botol miras berbagai jenis dan merek yang dimusnahkan adalah hasil dari Operasi Cipta Kondisi jelang Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang dilaksanakan Polres Blora bersama polsek jajaran.
Wakapolres Kompol Drs M Samdani MH, mewakili Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang SIK MH, mengungkapkan bahwa ribuan botol minuman keras dengan jenis dan merk tersebut di sita dari seluruh wilayah Kabupaten Blora.
"Ada 1.684 botol minuman keras (miras) Yang dimusnahkan adalah Hasil Cipta Kondisi Kegiatan Kepolisian Rutin Yang di Tingkatkan Menjelang Natal 2019 Dan Tahun Baru 2020 Di Wilayah Kabupaten Blora." ucap Wakapolres.
Polres Blora saat musnahkan 1.684 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merk. pada Kamis (19/12/2019),
Wakapolres menambahkan bahwa menjelang Nataru, Polres Blora semaksimal mungkin menekan peredaran miras, untuk menciptakan situasi yang kondusif dengan menggencarkan operasi Cipta Kondisi.
“Miras memicu orang betindak nekad, dan tentu harus kita lakukan penekanan agar tidak terlalu banyak beredar di masyakarat,” Kata Wakapolres.
Lebih Lanjut Kompol Samdani menambahkan bahwa miras adalah salah satu penyakit masyarakat yang dapat menjadi sumber dari konflik atau tindak pidana, di mana jika seseorang sudah terpengaruh oleh miras maka akan cenderung melakukan hal yang negatif.
"Semoga perayaan Nataru di Blora bebas dari miras, sehingga liburan akhir tahun di Blora aman dan kondusif. Mari bersama kita Jaga perayaan Nataru di Blora." kata Wakapolres.
Wakapolres berharap seluruh Instansi terkait di Blora bersinergi untuk bersama sama menjaga keamanan Kabupaten Blora.
“Kami berharap dukungan, dan kerjasama dari semua pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, terutama menjelang Perayaan Nataru." Pungkas Samdani. (teg/imm)