News Ticker
  • Pemkab Blora Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko
  • Pemkab Blora Serahkan 16 Unit Mobil Operasional Untuk Koramil
  • Bupati Bojonegoro Beri Pembinaan Takmir Masjid Kecamatan Sukosewu dan Sugihwaras
  • 47 Anggota DPRD Bojonegoro Belum Lapor LHKPN, Terendah di Wilayah Bakorwil Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Pimpim Serijab 4 Kapolsek Jajaran yang Baru Dimutasi
  • Untuk Pertama Kalinya, Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang Khusus Perempuan
  • Diduga Akibat Kompor Gas, Rumah Warga Padangan, Bojonegoro, Ludes Terbakar
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Kalitidu, Bojonegoro, Terbakar
  • Dampak COVID-19, Pengusaha Handicraft Asal Trucuk, Bojonegoro, Fokus Produksi Buket Bunga
  • Sejak Sekolah, Pemuda Asal Kapas, Bojonegoro, Tekuni Bisnis Bibit dan Pupuk Jamur
  • Terdampak Pandemi COVID-19, Perajin Gerabah Malo, Bojonegoro, Berusaha Tetap Bertahan
  • Petani di Desa Sudah, Malo, Bojonegoro, Keluhkan Harga Gabah yang Terus Anjlok
  • Diserang Hama, Puluhan Hektare Padi Petani Desa Rendeng, Malo, Bojonegoro, Gagal Panen
  • Di Usia Senja, Nenek Asal Trucuk, Bojonegoro Ini Masih Semangat Membuat Tempe
  • Sejak Kuliah, Pemuda Asal Dander, Bojonegoro Ini Geluti Usaha Dekorasi
  • Dampak COVID-19, Pengusaha Angkringan di Bojonegoro Berusaha Tetap Bertahan
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Sertifikasi Kompetensi Petugas Reproduksi Sapi
  • Harga Cabai di Tuban Naik Tajam, Cabai Busuk dan Kering Jadi Alternatif
  • Kapolres Bojonegoro Resmikan Operasional Gedung Satpas Meliwis 2000
  • Tiga Keuntungan Memiliki Akun ShopeePay yang Telah Terverifikasi
  • Kecelakaan di Sugihwaras, Bojonegoro, Seorang Pengendara Motor Luka Berat
  • Perempuan Asal Sukosewu, Bojonegoro, Tekuni Usaha Kerajinan Rajut
  • Kreatif, Ibu Rumah Tangga Asal Sukorejo, Bojonegoro Kota Ini Sulap Limbah Jadi Rupiah

Sosok

Cerita Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia, Anak Pedangang Sayur di Blora

Blora - Pemain muda klub Liga 1 PSIS Semarang asal Kabupaten Blora, Pratama Arhan Alif Rifai, mendapat beberapa kesempatan baru saat ia mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia beberapa bulan terakhir ini.
Tak hanya berkesempatan bermain untuk skuat Garuda Muda, pemain kelahiran Blora 21 Desember 2001 ini juga berkesempatan menjadi kapten Timnas Indonesia U-19.
 
Pratama Arhan Alif Rifai, atau bisa di panggil Arho, lahir dari pasangan suami istri Sutrisno dan Surati. Sang ibu setiap harinya bekerja sebagai penjual sayur keliling. Di rumah yang terbilang sangat sedarhana, berdinding kayu dan berlantai tanah tersebut menjadi saksi lahirnya pemain Timnas U-19 dari Blora ini.
 
 
Pratama Arhan Alif Rifai, tinggal di Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, atau berjarak 17 kilometer dari pusat kota Blora, namun hal tersebut tidak menyurutkan cita-cita Arho untuk menjadi pemain bola dengan profesional.
 
Di dinding kayu rumahnya, berjejer foto Arho, panggilan akrabnya sejak kecil. Foto sejak dia pertama kali tercatat sebagai pemain SSB Putra Mustika Blora sampai foto sebagai pemain timnas U-19. Sejumlah medali yang dikemas dalam pigura juga tampak rapi menggantung di dinding kayu.
 
Ternyata, darah sepak bola yang dimiliki Arho turun dari kakaknya yang juga pemain bola di SSB Putra Mustika, dan pernah membela club sepak bola kebanggaan warga blora yaitu Persikaba.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia saat ditemui awak media ini di rumahnya di Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Kamis (12/11/20200

 
Dari SSB Putra Mustika, Arho memulai karirnya sebagai pemain sepak bola. Saat itu, Arho masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Selepas lulus sekolah dasar, Arho mencoba peruntungan dengan mendaftar di Akademi Terang Bangsa Semarang.
 
Terang Bangsa membuat karir Arho kian mentereng setelah akhirnya dia didapuk dalam kesebelasan PSIS U-18. Kualitasnya yang tidak diragukan akhirnya dia diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni PSIS U-20. Arho tidak menyangka, di sela-sela kesibukannya sebagai pemain PSIS, rupanya dia mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas U-19 di Cikarang.
 
"Tiba-tiba ada pemanggilan TC Timnas di Cikarang waktu itu saya agak minder. Saingannya pemain sudah berpengalaman juga," ujar Arho, Kamis (12/11/2020)
 
Kemudian Arho diterbangkan ke Thailand untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas U-19. Sepulang dari situ, Arho juga sempat dipanggil untuk turut serta dalam latihan timnas senior pada Februari 2020.
 
"Ada pemanggilan timnas senior saya dipanggil lagi alhamdulillah. Terkejut kaget juga waktu itu," ujarnya.
 
Kemudian, Arho kembali harus menjalani pemusatan pelatihan timnas U-19 di Kroasia. Bek kiri andalan Shin Tae-yong selama dua bulan latihan di sana.
 
"Banyak sparing antarnegara terus friendly match dengan tim kuat di sana di Kroasia," ujarnya.
 
 
 
Banyak asam garam yang mampu dipetik Arho selama di Kroasia. Selain dicecar latihan yang disiplin, dia juga berkesempatan tanding melawan sejumlah tim dari berbagai negara. Dari situ Arho menunjukkan kualitasnya.
 
"Kalau itu pertama main (di luar negeri) agak punya pikiran minder. Tapi berjalannya waktu, oh ternyata sama saja. Cuma kalah postur saja. Kita harus lebih kerja keras agar lebih unggul," ujarnya.
 
Meski didapuk sebagai pemain belakang, dia juga kuat dalam menyerang. Terbukti dia mampu mencetak satu gol dan dua assist selama pemusatan di Kroasia. Selain itu, Arho juga dikenal memiliki lemparan yang kencang. Pada uji coba melawan Qatar di Korasia, Arho mampu mencetak assist lewat lemparan kencangnya yang disambut Saddam Gaffar.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia asal Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, dalam sebuah pertandingan.

 
Lemparan superkencang yang dimiliki Arho tidak sedikit pecinta sepak bola Indonesia berdecak kagum karenanya. Lemparan itu tidak ubahnya seperti tendangan. Beberapa kali terbukti, Arho mampu membuat assist yang berujung gol dari lemparannya.
 
Tidak ada teknik khusus bagi Arho dalam melakukan lemparan. Dia baru sadar kalau lemparannya begitu kencang saat tergabung di Terang Bangsa Semarang. Saat itu, dia tengah menjalani laga Piala Gubernur di Purwokerto.
 
"Waktu itu saya coba ternyata bisa. Tidak ada teknik khusus. Saya lempar ya lempar saja, seperti orang lain lempar," katanya.
 
Karir Pratama Arhan hingga moncer seperti saat ini tak luput dari dukungan keluarga, sejak kecil keluarga sangat mendukung cita-cita Arho menjadi pemain sepak bola.
 
Tidak ada yang bisa diandalkan selain doa dan harapan sebagai orangtua bagi Surati. Dia juga tidak menyangka jika kini anaknya memperkuat timnas. Yang pasti, sejak Arho mulai mengenal sepak bola, sejak saat itu juga Surati menaruh harapan berikut dukungan penuh.
 
“Kedua anak saya sangat saya banggakan, Arho dulu setiap main pasti saya terus mendukung, dan menonton secara langsung, tapi sekarang hanya menonton dari teve karena jauh, namun begitu saya terus berdoa untuk kelancarannya “ tutur Surati, sang ibu.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia asal Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, dalam sebuah latihan.

 
Sutrisno, sebagai seorang ayah dia tidak bisa berbuat banyak selain hanya dukungan dan doa. Lebih dari 20 tahun Sutrisno mengidap penyakit dalam. Terkahir dia divonis mengalami gangguan liver dan jantung. Hal itulah yang membuat Sutrisno tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa berharap dan berdoa.
 
"Alhamdulillah masih diberi usia panjang. Bisa melihat anak-anak besar," kata Sutrisno.
 
Karena Sutrisno mengalami gangguan kesehatan, kontan yang menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan keluarga adalah Surati. Untuk mencukupi kebutuhan Surati mejadi pedagang sayur keliling di kampungya. Meski begitu, dia selalu menyempatkan diri untuk datang ke lapangan untuk menyaksikan sang anak saat bertanding.
Hanya saja, keterbatasan biaya membuatnya datang menyaksikan pertandingan anaknya selama masih bisa dijangkau olehnya.
 
"Kalau sekarang sudah tidak bisa. Paling kalau main disiarkan teve saya saksikan. Bahkan sampai larut malam pun," ujarnya.
 
 
 
Kini sebagai orangtua, Surati tidak berharap banyak kepada Arho kecuali menjadi anak yang mampu menjaga perilakunya. Di sisi lain, dia juga berpesan agar selalu menjadi pribadi yang rendah hati dalam kondisi dan keadaan apa pun.
 
"Harapan saya ke depan jadi anak yang sukses yang bisa menjaga dirinya, etikanya, tidak lupa salat lima waktu, dan menjadi rendah hati tidak sombong. Semoga terkabul semua impian anak-anak saya," tutur Surati. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Sanksi Hukum Menolak Vaksinasi COVID-19

Opini

Sanksi Hukum Menolak Vaksinasi COVID-19

Pandemi COVID-19 di Indonesia, telah memasuki era vaksinasi. Pemerintah telah mulai melakukan vaksinasi, diawali dengan penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac, yang ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

50 Tahun, Pasutri di Temayang, Bojonegoro Ini Memilih Tinggal di Tengah Hutan

Sosok

50 Tahun, Pasutri di Temayang, Bojonegoro Ini Memilih Tinggal di Tengah Hutan

Bojonegoro - Pasangan suami istri (Pasutri), mbah Pasrum (79) dan Warni (60), warga Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, sejak ...

Eksis

Komunitas Pajero Indonesia Bangun Sebuah Masjid Tidak Layak di Desa Pragelan, Bojonegoro

Komunitas Pajero Indonesia Bangun Sebuah Masjid Tidak Layak di Desa Pragelan, Bojonegoro

Bojonegoro - Komunitas Pajero Indonesia Bersatu (PIB), kembali menggelar bakti sosial dengan melakukan pembangunan sebuah masjid yang kurang layak yang ...

Infotorial

Tiga Keuntungan Memiliki Akun ShopeePay yang Telah Terverifikasi

Tiga Keuntungan Memiliki Akun ShopeePay yang Telah Terverifikasi

MARAKNYA kehadiran aplikasi dan layanan digital mendorong masyarakat untuk lebih sering lagi mengandalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan yang ditawarkan aplikasi ...

Berita Foto

Foto Tembok Jembatan Glendeng, Penghubung Tuban-Bojonegoro yang Alami Retak

Jembatan Glendeng Retak

Foto Tembok Jembatan Glendeng, Penghubung Tuban-Bojonegoro yang Alami Retak

Bojonegoro - Tembok penahan pada Jembatan Glendeng, yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, yang berada di Desa Simo Kecamatan ...

Feature

Di Tengah Pandemi COVID-19, Warung Semok Ikan Gloso Bojonegoro Tetap Ramai Pembeli

Wisata Kuliner

Di Tengah Pandemi COVID-19, Warung Semok Ikan Gloso Bojonegoro Tetap Ramai Pembeli

Bojonegoro - Di Kabupaten Bojonegoro, ada sebuah warung yang cukup fenomenal. Namanya Warung Semok Mbak Sumi, yang menawarkan menu spesial ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Makam Kanjeng Soemantri, Leluhur Tinton Suprapto di Bojonegoro Dijadikan Objek Wisata Religi

Makam Kanjeng Soemantri, Leluhur Tinton Suprapto di Bojonegoro Dijadikan Objek Wisata Religi

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (09/02/2021), meresmikan kompleks pesarean ...

Hiburan

Petani di Desa Sudah, Malo, Bojonegoro, Keluhkan Harga Gabah yang Terus Anjlok

Petani di Desa Sudah, Malo, Bojonegoro, Keluhkan Harga Gabah yang Terus Anjlok

Bojonegoro - Jelang masa panen raya, harga gabah kering panen (GKP) di Kabupaten Bojonegoro anjlok atau terus mengalami penurunan. Seperti ...

Statistik

Hari ini

2.649 kunjungan

3.702 halaman dibuka

46 pengunjung online

Bulan ini

39.291 kunjungan

53.487 halaman dibuka

Tahun ini

263.097 kunjungan

370.835 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 1.395.149

Indonesia: 30.235

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1615219099.6538 at start, 1615219101.1862 at end, 1.5323851108551 sec elapsed