News Ticker
  • Pemkab Gandeng 'Selebgram' dan Konten Kreator untuk Promosikan Blora
  • Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)
  • Puluhan Orang di Bojonegoro Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan COVID-19
  • Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Penutupan Pelatihan Batik di BLK Blora
  • Masjid Baitunnur Blora Akan Gelar Salat Idulfitri 1442 H dengan Protokol Kesehatan Ketat
  • Polisi Bojonegoro Gelar Ikrar dan Tanda Tangani Komitmen Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
  • Kapolres Bojonegoro Serahkan Hadiah Pemenang Lomba TikTok Larangan Mudik
  • Pedagang Pasar Temayang, Bojonegoro, Terima Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu
  • EMCL Santuni Ratusan Anak Yatim dan Bagikan Seribu Paket Sembako di Bojonegoro
  • Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #1)
  • Persoalan Stunting Menjadi Perhatian Khusus DPRD dan Sejumlah Elemen di Bojonegoro
  • Diduga Lupa Matikan Kompor dan Ditinggal ke Pasar, Dapur Milik Warga Bojonegoro Kota, Terbakar
  • Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor Gas, Rumah Warga Dander, Bojonegoro, Ludes Terbakar
  • 2 Unit Bangunan Toko di Ngraho, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 45 Juta
  • Kapolres Blora Cek Pos Penyekatan di Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur
  • Eratkan Silaturahmi Bersama Masyarakat di Wilayah Operasi, PEPC Berbagi di Bulan Suci Ramadan
  • Kapolres Bojonegoro Tegaskan Petugas Akan Meminta Kendaraan Pemudik untuk Putar Balik
  • Hukum Puasa Ramadan bagi Orang yang Sudah Sangat Tua dan Uzur
  • Safari Ramadan, Pertamina EP Sukowati Field Distribusikan Bantuan Paket Sembako
  • Jelang Idulfitri, Bupati Blora Minta Posko PPKM Skala Mikro Tingkat Desa Dimaksimalkan
  • Bupati dan Wakil Bupati Blora Serahkan Zakat untuk Warga Kurang Mampu
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Penyekatan Larangan Mudik di Perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah
  • Karyawan Pabrik Sepatu di Bojonegoro Gelar Aksi Demo
  • Hari Kedua Larangan Mudik Lebaran, Terminal Rajekwesi Bojonegoro Sepi

Sosok

Cerita Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia, Anak Pedangang Sayur di Blora

Blora - Pemain muda klub Liga 1 PSIS Semarang asal Kabupaten Blora, Pratama Arhan Alif Rifai, mendapat beberapa kesempatan baru saat ia mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia beberapa bulan terakhir ini.
Tak hanya berkesempatan bermain untuk skuat Garuda Muda, pemain kelahiran Blora 21 Desember 2001 ini juga berkesempatan menjadi kapten Timnas Indonesia U-19.
 
Pratama Arhan Alif Rifai, atau bisa di panggil Arho, lahir dari pasangan suami istri Sutrisno dan Surati. Sang ibu setiap harinya bekerja sebagai penjual sayur keliling. Di rumah yang terbilang sangat sedarhana, berdinding kayu dan berlantai tanah tersebut menjadi saksi lahirnya pemain Timnas U-19 dari Blora ini.
 
 
Pratama Arhan Alif Rifai, tinggal di Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, atau berjarak 17 kilometer dari pusat kota Blora, namun hal tersebut tidak menyurutkan cita-cita Arho untuk menjadi pemain bola dengan profesional.
 
Di dinding kayu rumahnya, berjejer foto Arho, panggilan akrabnya sejak kecil. Foto sejak dia pertama kali tercatat sebagai pemain SSB Putra Mustika Blora sampai foto sebagai pemain timnas U-19. Sejumlah medali yang dikemas dalam pigura juga tampak rapi menggantung di dinding kayu.
 
Ternyata, darah sepak bola yang dimiliki Arho turun dari kakaknya yang juga pemain bola di SSB Putra Mustika, dan pernah membela club sepak bola kebanggaan warga blora yaitu Persikaba.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia saat ditemui awak media ini di rumahnya di Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Kamis (12/11/20200

 
Dari SSB Putra Mustika, Arho memulai karirnya sebagai pemain sepak bola. Saat itu, Arho masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Selepas lulus sekolah dasar, Arho mencoba peruntungan dengan mendaftar di Akademi Terang Bangsa Semarang.
 
Terang Bangsa membuat karir Arho kian mentereng setelah akhirnya dia didapuk dalam kesebelasan PSIS U-18. Kualitasnya yang tidak diragukan akhirnya dia diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni PSIS U-20. Arho tidak menyangka, di sela-sela kesibukannya sebagai pemain PSIS, rupanya dia mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas U-19 di Cikarang.
 
"Tiba-tiba ada pemanggilan TC Timnas di Cikarang waktu itu saya agak minder. Saingannya pemain sudah berpengalaman juga," ujar Arho, Kamis (12/11/2020)
 
Kemudian Arho diterbangkan ke Thailand untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas U-19. Sepulang dari situ, Arho juga sempat dipanggil untuk turut serta dalam latihan timnas senior pada Februari 2020.
 
"Ada pemanggilan timnas senior saya dipanggil lagi alhamdulillah. Terkejut kaget juga waktu itu," ujarnya.
 
Kemudian, Arho kembali harus menjalani pemusatan pelatihan timnas U-19 di Kroasia. Bek kiri andalan Shin Tae-yong selama dua bulan latihan di sana.
 
"Banyak sparing antarnegara terus friendly match dengan tim kuat di sana di Kroasia," ujarnya.
 
 
 
Banyak asam garam yang mampu dipetik Arho selama di Kroasia. Selain dicecar latihan yang disiplin, dia juga berkesempatan tanding melawan sejumlah tim dari berbagai negara. Dari situ Arho menunjukkan kualitasnya.
 
"Kalau itu pertama main (di luar negeri) agak punya pikiran minder. Tapi berjalannya waktu, oh ternyata sama saja. Cuma kalah postur saja. Kita harus lebih kerja keras agar lebih unggul," ujarnya.
 
Meski didapuk sebagai pemain belakang, dia juga kuat dalam menyerang. Terbukti dia mampu mencetak satu gol dan dua assist selama pemusatan di Kroasia. Selain itu, Arho juga dikenal memiliki lemparan yang kencang. Pada uji coba melawan Qatar di Korasia, Arho mampu mencetak assist lewat lemparan kencangnya yang disambut Saddam Gaffar.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia asal Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, dalam sebuah pertandingan.

 
Lemparan superkencang yang dimiliki Arho tidak sedikit pecinta sepak bola Indonesia berdecak kagum karenanya. Lemparan itu tidak ubahnya seperti tendangan. Beberapa kali terbukti, Arho mampu membuat assist yang berujung gol dari lemparannya.
 
Tidak ada teknik khusus bagi Arho dalam melakukan lemparan. Dia baru sadar kalau lemparannya begitu kencang saat tergabung di Terang Bangsa Semarang. Saat itu, dia tengah menjalani laga Piala Gubernur di Purwokerto.
 
"Waktu itu saya coba ternyata bisa. Tidak ada teknik khusus. Saya lempar ya lempar saja, seperti orang lain lempar," katanya.
 
Karir Pratama Arhan hingga moncer seperti saat ini tak luput dari dukungan keluarga, sejak kecil keluarga sangat mendukung cita-cita Arho menjadi pemain sepak bola.
 
Tidak ada yang bisa diandalkan selain doa dan harapan sebagai orangtua bagi Surati. Dia juga tidak menyangka jika kini anaknya memperkuat timnas. Yang pasti, sejak Arho mulai mengenal sepak bola, sejak saat itu juga Surati menaruh harapan berikut dukungan penuh.
 
“Kedua anak saya sangat saya banggakan, Arho dulu setiap main pasti saya terus mendukung, dan menonton secara langsung, tapi sekarang hanya menonton dari teve karena jauh, namun begitu saya terus berdoa untuk kelancarannya “ tutur Surati, sang ibu.
 
 
 

Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia asal Dukuh Karangnongo Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, dalam sebuah latihan.

 
Sutrisno, sebagai seorang ayah dia tidak bisa berbuat banyak selain hanya dukungan dan doa. Lebih dari 20 tahun Sutrisno mengidap penyakit dalam. Terkahir dia divonis mengalami gangguan liver dan jantung. Hal itulah yang membuat Sutrisno tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa berharap dan berdoa.
 
"Alhamdulillah masih diberi usia panjang. Bisa melihat anak-anak besar," kata Sutrisno.
 
Karena Sutrisno mengalami gangguan kesehatan, kontan yang menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan keluarga adalah Surati. Untuk mencukupi kebutuhan Surati mejadi pedagang sayur keliling di kampungya. Meski begitu, dia selalu menyempatkan diri untuk datang ke lapangan untuk menyaksikan sang anak saat bertanding.
Hanya saja, keterbatasan biaya membuatnya datang menyaksikan pertandingan anaknya selama masih bisa dijangkau olehnya.
 
"Kalau sekarang sudah tidak bisa. Paling kalau main disiarkan teve saya saksikan. Bahkan sampai larut malam pun," ujarnya.
 
 
 
Kini sebagai orangtua, Surati tidak berharap banyak kepada Arho kecuali menjadi anak yang mampu menjaga perilakunya. Di sisi lain, dia juga berpesan agar selalu menjadi pribadi yang rendah hati dalam kondisi dan keadaan apa pun.
 
"Harapan saya ke depan jadi anak yang sukses yang bisa menjaga dirinya, etikanya, tidak lupa salat lima waktu, dan menjadi rendah hati tidak sombong. Semoga terkabul semua impian anak-anak saya," tutur Surati. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

SAYA kali ini mencoba membahas penyakit TBC. Apakah nanti COVID-19 ini akan menjadi penyakit TBC yang sudah ratusan tahun kita ...

Quote

Hakikat Puasa Ramadan

Oase Ramadan

Hakikat Puasa Ramadan

PENGELOMPOKAN tingkatan orang yang berpuasa di Bulan Suci Ramadan menurut Imam al Ghazali, memberi kesan publik seolah-olah ada puasa untuk ...

Sosok

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Surabaya - Budi Sugiharto yang akrab disapa Uglu, pada Selasa (16/03/2021) sekitar pukul 06.00 WIB, tutup usia. Fotografer sekaligus wartawan ...

Eksis

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Blora - Setelah belasan tahun numpang di rumah salah satu anggota, Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) akan segera memiliki kantor ...

Infotorial

4 Film Lokal Ini Wajib Masuk Daftar Tontonan Akhir Pekan Sambil Ngabuburit!

4 Film Lokal Ini Wajib Masuk Daftar Tontonan Akhir Pekan Sambil Ngabuburit!

SETELAH menjalani kegiatan yang padat dari hari Senin hingga Jumat, pikiran dan tenaga harus diistirahatkan sejenak. Meski sebagian orang masih ...

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Bojonegoro - Goa Janggut memang masih belum banyak dikenal orang. Namun goa ini menyimpan keindahan berupa stalaktit dan stalagmit berusia ...

Feature

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Bojonegoro - Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, selama ini dikenal karena memiliki objek wisata air Grogoland. Namun kini, sejumlah ...

Religi

Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)

Oase Ramadan

Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)

IBADAH zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu dan memiliki kelapangan ...

Pelesir

Menikmati Wedang Ronde Khas Bojonegoro di Malam Ramadan

Wisata Kuliner

Menikmati Wedang Ronde Khas Bojonegoro di Malam Ramadan

Bojonegoro - Wedang ronde, mungkin bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Bojonegoro saat ini jarang ditemui, namun di pelosok Bojonegoro bagian ...

Hiburan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Bojonegoro - Sebanyak 50 lukisan hasil karya seni 16 pelukis perempuan Bojonegoro dan 5 pelukis perempuan dari Solo, Surabaya, dan ...

Statistik

Hari ini

407 kunjungan

557 halaman dibuka

46 pengunjung online

Bulan ini

20.662 kunjungan

29.354 halaman dibuka

Tahun ini

451.296 kunjungan

637.281 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 1.372.689

Indonesia: 21.637

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1620697021.4825 at start, 1620697021.6205 at end, 0.13795304298401 sec elapsed