Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal
Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Bermuatan Ayam di Kapas Bojonegoro Terperosok di Bahu Jalan
Selasa, 15 Desember 2020 09:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Kecelakaan lalu-lintas tunggal terjadi pada Selasa (15/12/2020) pukul 06.30 WIB, di jalan nasional jurusan Bojonegoro-Babat, turut wilayah Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.
Truk Mitsubishi bermuatan ayam potong, nomor polisi N 8779 TJ, yang dikemudikan Agung Santoso (35), berpenumpang David (30) dan Roni (28), ketiganya warga Desa Gununggangsir Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan, yang melaju dengan kecepatan tinggi, diduga pengemudinya mengantuk sehingga truk tersebut kehilangan kendali hingga akhirnya oleng ke kanan dan terperosok serta terguling di sisi kanan jalan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengemudi truk berikut 2 orang penumpangnya mengalami luka ringan, namun truk tersebut mengalami kerusakan material.
Saat ini, truk tersebut telah berhasil dievakuasi, namun sehubungan lokasi kecelakaan tersebut berada di jalan nasional, saat proses evakuasi arus lalu-lintas di jalur tersebut sempat mengalami kemacetan.
Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu-lintas di jalan nasional jurusan Bojonegoro-Babat, Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Selasa (15/12/2020) (foto: Istimewa)
Informasi yang didapat awak media ini dari Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), Sat Lantas Polres Bojonegoro, Inspektur Dua (Ipda) Luluk Sulistiono SH, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya kendaraan truk Mithsubishi nomor polisi N 8779 TJ berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi.
Sesampai di lokasi kejadian, truk tersebut hendak mendahului kendaraan lain yang berjalan searah di depannya dengan cara mengambil haluan ke kanan hingga melebihi as jalan, namun diduga pengemudi kendaraan tersebut mengantuk sehingga terjadilah laka lantas tersebut.
"Menurut pengakuan pengemudi kendaraan tersebut, saat mendahului mengantuk sehingga kehilangan kendali hingga akhirnya oleng ke kanan dan terperosok serta terguling di bahu jalan di sisi kanan jalan atau sebelah selatan jalan." kata Ipda Luluk Sulistiono SH.
Akibat dari kejadian laka lantas tersebut, lanjut Ipda Luluk, pengemudi dan penumpangnya mengalami luka ringan. dan kendaraan truk mengalami kerusakan dan kerugian material.
"Korban jiwa nihil. Truk mengalami kerusakan dan kerugian material," kata Ipda Luluk.
Melalui media ini, Ipda Luluk Sulistiono kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara di jalan raya, untuk berhati-hati dalam berlalu-lintas. Patuhi rambu-rabu lalu-lintas dan marka jalan, perhatikan arus lalu-lintas di sekitar, serta perhatikan juga batas kecepatan kendaraan. Karena seringkali kecelakaan lalu-lintas diawali dari adanya pelangggaran.
"Jika lelah, mengantuk atau bahkan sedang sakit, beristirahat lebih dulu," tuturnya berpesan. (red/imm)