News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Oktober 2026
  • Komnas Pengendalian Tembakau Minta Pemerintah Waspadai Narasi Vape Bebas Diabetes
  • Nakhodai Akuatik Bojonegoro 2026–2030, Emy Setiowati Targetkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan dan Edukasi Gizi
  • Antisipasi Antrean BBM di Jatim, Pemprov Berkoordinasi Intensif dengan Pertamina Jatimbalinus
  • Berawal dari Empat Ekor Sapi, Kelompok Trik Lembu Suro Kedewan Sabet Juara II Tingkat Jawa Timur
  • Dukung Hilirisasi Medis, BPOM dan Kemenkes Kawal Uji Klinis Terapi Sel Buatan Dalam Negeri untuk Osteoarthritis
  • Wujudkan SDM Cerdas dan Berakhlak, Pemkab Bojonegoro Wacanakan Hafalan Juz Amma Syarat Lulus SD
  • Catatan Sejarah 16 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Oktober 2026
  • Cara Kafein "Menipu" Otak Kita
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi, Truk di Kedungadem, Bojonegoro Tabrak Portal Pembatas Jalan
  • Perkuat Tata Kelola PAUD, 150 Kepala Sekolah Yayasan DWP Bojonegoro Resmi Dikukuhkan
  • Gandeng Fasilitator Lintas Provinsi, PMI Bojonegoro Petakan Potensi Bencana Desa Mulyorejo dan Sumbangtimun
  • 15 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Kamis 15 Oktober 2026
  • Pengurus Baru PBG Bojonegoro Dikukuhkan, Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pembelajaran
  • Adopsi Roadmap Zero Waste, TPS3R Sudu, Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
  • UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Gelar MULMEDFEST #1, Luncurkan Buku Puisi dan 4 Film Pendek
  • Dukung Jatim Lumbung Pangan Nasional, Kementan Bakal Bangun Fasilitas GPS di Jawa Timur
  • Jangan Lewatkan Minum Air Putih di Pagi Hari, Ini Dampak Buruk Dehidrasi bagi Kesehatan Tubuh
  • 14 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Rabu 14 Oktober 2026
  • 14 Oktober dalam Sejarah
Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Bojonegoro - Sebanyak 50 lukisan hasil karya seni 16 pelukis perempuan Bojonegoro dan 5 pelukis perempuan dari Solo, Surabaya, dan Nganjuk, menghiasi ruang pamer Jambonesia Art Space yang berada di Jalan Lettu Suwolo nomor 115 Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Pameran karya seni lukis bertajuk "Perempuan" yang difasilitasi Komunitas Sangrupa tersebut digelar mulai Sabtu (10/04/2021) hingga Jumat (30/04/2021), dalam rangka memperingati Hari Kartini 2021.
 
 
Ketua Panitia pameran, Renny kepada awak media ini Sabtu (10/04/2021) menuturkan bahwa pameran tersebut digelar sebagai penanda kebangkitan pelukis perempuan Bojonegoro, sekaligus memperingati Hari Kartini.
 
"Pameran mulai dilaksanakan tanggal 10 April 2021 dan akan ditutup pada tanggal 30 April 2021," tutur Renny.
 
Renny mengatakan bahwa pembukaan pameran akan dilakukan oleh tokoh perempuan Bojonegoro yang dinilai mampu menginspirasi, namun tidak harus dilakukan oleh pejabat formal, tetapi bisa saja dilakukan oleh masyarakat biasa, tetapi mempunyai kapasitas dan produktivitas yang menginspirasi.
 
"Memang pembukaan pameran nanti dilakukan oleh tokoh non formal, tetapi nanti pada tanggal 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini. Menurut rencana akan ada pidato kebudayaan dari Ibu Bupati Bojonegoro," kata Renny.
 
Ditambahksn Renny, pada tanggal kelahiran Raden Ajeng Kartini itu juga ada penampilan tari bertemakan tentang perempuan oleh sanggar Anglingdarma Bojonegoro.
 
 

Lukisan hasil karya seni pelukis perempuan yang menghiasi ruang pamer Jambonesia Art Space yang berada di Jalan Lettu Suwolo nomor 115 Bojonegoro. (foto: istimewa)

 
Sementara itu, Rischa, selaku penanggungjawab acara yang sekaligus juga sebagai salah satu pelukis perempuan yang ikut memamerkan karya lukisannya menambahkan, bahwa pada acara pembukaan juga ada berbagai isian acara, di antaranya penampilan kelompok musik keroncong yang seluruh pemainnya adalah perempuan.
 
Menurutnya, momentum tersebut dimanfaatkan untuk menegaskan eksistensi perempuan di bidang seni dan kreativitas. Selain musik keroncong perempuan, juga ada tari dari sanggar Sayap Jendela.
 
"Dan yang tak kalah penting adalah sosialisasi tentang anti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akan disampaikan oleh Yayasan Kesehatan Perempuan," tutur Rischa.
 
 
 
Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai pendidik ini merasa bersyukur telah bergabung dengan komunitas perupa Bojonegoro Sangrupa. Karena melalui Sangrupa, dirinya dan kawan kawan pelukis perempuan bisa menggelar pameran lukisan khusus perempuan, apalagi juga diikuti oleh pelukis perempuan dari luar kota Bojonegoro.
 
"Saya bangga dan berterima kasih dengan Sangrupa, sebab komunitas perupa satu-satunya di Bojonegoro ini juga memikirkan eksistensi pelukis perempuan," kata Rischa. (*/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberikan semangat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, membangun lingkaran pertemanan yang positif tidak ...

1792202366.1759 at start, 1792202366.8904 at end, 0.71452903747559 sec elapsed