Google Rilis Fitur Baru yang Izinkan Pengguna Ubah Alamat Username Gmail Tanpa Kehilangan Data
Sabtu, 16 Mei 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Kabar gembira datang bagi para pemilik akun Google yang selama ini merasa kurang nyaman dengan alamat surat elektronik pertama mereka yang dibuat beberapa tahun silam. Perusahaan teknologi raksasa Google kini secara resmi memperbolehkan para pengguna setianya untuk mengganti nama identitas atau username yang tertera tepat sebelum domain utama layanan surel mereka.
Melalui kebijakan teranyar ini, masyarakat tidak perlu lagi melalui proses rumit seperti membuat akun baru dari awal atau mengkhawatirkan hilangnya dokumen penting yang tersimpan di dalam ruang penyimpanan digital. Kebijakan pembaruan sistem operasional tersebut diterapkan oleh pihak manajemen secara berjenjang dan berkala kepada publik di berbagai belahan dunia.
"Sekarang Anda dapat mengubah username Google Account (bagian sebelum @gmail.com), yang Anda gunakan untuk masuk ke aplikasi dan layanan seperti Gmail, Photos, Drive, dan lain-lain," tulis Google dalam pengumumannya beberapa waktu lalu.
Mengenai mekanisme teknis pergantiannya, masyarakat cukup mengakses menu pengaturan profil pada aplikasi, lalu menuju pada bagian informasi personal untuk memproses modifikasi nama akun baru sesuai dengan preferensi masing-masing. Setelah nama baru berhasil terpasang di sistem, identitas akun yang lama secara otomatis akan dialihkan fungsinya oleh Google menjadi alamat kontak alternatif saja, sehingga proses masuk ke platform tetap bisa menggunakan kedua nama tersebut.
Namun, korporasi global ini menerapkan aturan yang cukup ketat terkait frekuensi perubahan identitas digital ini, di mana batas pergantian dibatasi hanya satu kali dalam kurun waktu satu tahun penuh. Selain itu, terdapat batas maksimal kuota pembuatan nama baru sebanyak tiga kali perubahan di luar nama asli yang pertama kali didaftarkan oleh pengguna.
Walaupun peluncuran awal ini secara formal baru ditujukan untuk kawasan Amerika Serikat, laporan dari beberapa pengamat teknologi di wilayah Asia seperti India mengonfirmasi bahwa menu pembaruan ini sudah mulai dapat dioperasikan di sana. Kondisi tersebut memunculkan sinyal positif bahwa perluasan akses global akan segera merata ke negara-negara lainnya dalam waktu dekat.
Langkah inovasi yang diambil oleh Google ini diprediksi akan sangat membantu efisiensi pengelolaan administrasi digital masyarakat modern, terutama bagi mereka yang membutuhkan nama akun yang lebih formal untuk keperluan pekerjaan profesional. Kehadiran opsi ini juga meminimalkan tumpukan akun mati yang tidak terpakai hanya karena alasan perubahan nama identitas surel.(red/toh)






































