News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Angkutan Pelajar Gratis Kembali Beroperasi Pasca-Lebaran 2026
  • Kemenkes Percepat Kedokteran Presisi Lewat BGSI: Tekan Biaya Kesehatan Penyakit Kronis dengan Genomik Personal
  • Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili: Semoga Bawa Kedamaian dan Keadilan Sosial
  • BI Jatim Ingatkan Warga Waspadai Penukaran Uang Palsu Jelang Lebaran
  • Mitos Populer Berkeringat Banyak Berarti Sudah Olahraga Maksimal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Turun Rp 22.000 jadi Rp 2.918.000 per Gram
  • 17 Februari dalam Sejarah
  • Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan karena Banjir di Jalur Karangjati–Gubug, PT KAI Minta Maaf
  • Seorang Pemuda Terduga Pelaku Curanmor asal Lamongan Diamankan Warga Kepohbaru, Bojonegoro
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
  • Pemprov Jatim Pererat Kerja Sama dengan Swedia, Fokus Transportasi hingga Beasiswa Kedokteran
  • Review Film The Secret Agent, Menziarahi Kabut Sejarah dalam Kesunyian
  • Tingkatkan Literasi Global, Dispusip Bojonegoro Jajaki Kerjasama Program ‘English Corner’ dengan Konsulat AS
  • Tak Lagi Bakar Jerami, Petani Luwihaji Bojonegoro Kini Racik Dekomposer Sendiri demi Kesuburan Tanah
  • Indonesia-Norwegia Buka Kran Pendanaan Lingkungan Fase 4: Rakyat Kini Bisa Jadi Aktor Utama Mitigasi Iklim
  • Pentingnya Edukasi Seksual Sejak Dini Jadi, Lindungi Remaja dari Risiko Digital
  • Inilah Langkah Medis dan Alami untuk Membersihkan Paru-Paru bagi Mantan Perokok
  • 15 Februari dalam Sejarah
  • Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit
  • Dipimpin Bupati Wahono, Pemkab Bojonegoro Gelar Bersih-Bersih Serentak Wujudkan Lingkungan ASRI
  • Naik Rp 50.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 2.954.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro dan BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Inovasi Strategis untuk Pembangunan Daerah
  • Tabrakan Motor di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-Luka
  • Kemenhut Amankan Tersangka Pemilik Satwa Dilindungi di Sulawesi
Usai Beredarnya Video Perkelahian di Orkes Dangdut, Dua Pemuda di Blora Ditemukan Tewas di Sungai

Usai Beredarnya Video Perkelahian di Orkes Dangdut, Dua Pemuda di Blora Ditemukan Tewas di Sungai

Blora - Dua pemuda warga Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang, pada Selasa (07/12/2021) sekira pukul 14.15 WIB, ditemukan tewas tenggelam di dasar sungai.
 
Kedua korban yaitu Bagas (17) dan Eko (18), ditemukan tenggelam di sungai Desa Dologan, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.
 
Sehari sebelumnya, sempat beredar video perkelahian atau pengeroyokan saat ada konser dangdut di Desa Dologan, yang viral di media sosial, dan kedua korban diduga terlibat dalam perkelahian tersebut.
 
 
Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, dikonfirmasi awak media ini Kamis (07/12/2021) mengungkapkan bahwa dari hasil visum petugas kesehatan, kedua korban tewas akibat tenggelam dan kekurangan oksigen.
 
"Memang dari dua jenazah yang ditemukan hasil visum dokter itu menyampaikan bahwa kematiannya diakibatkan tenggelam, kekurangan oksigen," tutur AKBP Wiraga. Kamis (09/12/2021)
 
Kapolres mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait benturan benda tumpul yang ada di tubuh korban.
 
"Ada juga benturan benda tumpul, itu kita masih melakukan penyelidikan, apakah benda tumpul itu dipukulkan saat sebelum meninggal atau sesudah meninggal akibat benturan di sungai," tutur AKBP Wiraga.
 
 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, dalam sebuah acara di Blora (foto: priyo/beritabojonegoro)

 
Kapolres menjelaskan, sehari sebelumnya atau pada Senin (06/12/2021), memang terjadi perkelahian atau pengeroyokan antar remaja saat konser dangdut di Desa Dologan, Kecamatan Japah. Diduga kedua pemuda tersebut terlibat perkelahian antar pemuda saat menonton konser.
 
"Belum diketahui penyebab aksi bentrokan tersebut. Masih kita mintai keterangan untuk pemeriksaan. Nanti kalau memang ada unsur pidana di sana, akan tetap kita proses hukum," kata AKBP Wiraga.
 
AKBP Wiraga menuturkan bahwa seluruh remaja yang terlibat aksi pengeroyokan dalam video yang viral di masyarakat akan segera dimintai keterangan.
 
"Yang terlibat perkelahian di video akan kita periksa. Kalau keterangan saksi memang untuk yang meninggal itu salah satunya terlibat perkelahian, kemudian yang satunya tidak terlibat," kata Kapolrs Blora AKBP Wiraga Dimas Tama.
 
 
Salah seorang warga Desa Dologan, Kecamatan Japah, Lasminto (31), mengungkapkan bahwa kedua korban tersebut awalnya terlibat perkelahian antar pemuda saat menonton orkes dangdut yang ada di Desa Dologan, pada hari Senin (06/12/2021).
 
“Senin sore ada orkes dangdut di Desa Dologan. Saat itu terjadi perkelahian antara pemuda Desa Pengkol dan Desa Gaplokan. Keduanya akhirnya lari karena merasa terpojok dan kalah jumlah,” tutur Lasminto.
 
 

Tangkapan layar video perkelahian atau pengeroyokan dalam konser dangdut di Desa Dologan, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Senin (06/12/2021) yang viral di medsos (dok istimewa)

 
Lasminto menerangkan, usai acara tersebut, keduanya tidak ada pulang ke rumah mereka, sehingga dilakukan pencarian, hingga akhirnya keduanya ditemukan meninggal di sungai pada Selasa (07/12/2021) pukul 14.15 WIB.
 
“Korban atas nama Bagas dan Eko, keduanya tidak ada pulang sampai magrib, akhirnya dilakukan pencarian sejak Senin malam hingga Selasa siang. Warga melakukan pencarian melalui jalur darat, jalur gaib, dan lain-lain,” tutur Lasminto..
 
Lasminto menuturkan bahwa pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari beberapa desa sekitar dan dari pihak Kecamatan Japah.
 
“Akhirnya fix ditemukan dua korban berada di dasar kedung sungai dalam keadaan tidak bernyawa. Penemuan sekitar jam 14.15 oleh tim pemuda gabungan Desa Dologan dan Pengkolrejo. Yang menemukan bareng-bareng,” kata Lasminto.
 
 
Hal senada juga disampaikan Perangkat Desa Dologan, Suparwi (53), yang membenarkan kejadian tersebut. Dirinya sat itu juga ikut melakukan pencarian bersama warga dan pihak dari forum komukikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Japah.
 
“Iya, saya juga ikut mencari,” ucapnya.
 
Suparwi mengatakan bahwa dari pihak Desa Pengkolrejo, atau tempat tinggal kedua korban juga ikut mencari. Dan setelah kedua korban ditemukan, selanjutnya mayat keduanya evakuasi di Balai Desa Dologan, yang kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan otopsi.
 
“Kejadian Senin sore sudah dicari, baru Selasa ketemu. Informasinya ada keluarga korban yang tidak terima. Tadi kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas, diotopsi di Puskemas, baru dirujuk ke Blora,” kata Suparwi.
 
 
Dari video yang beredar di media sosial, nampak mayat korban diangkat bersama-sama oleh warga, untuk dievakuasi ke Balai Desa Dologan, yang kemudian dibawa ke Puskesmas Japah, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Edtor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1771378404.2116 at start, 1771378404.5786 at end, 0.36698794364929 sec elapsed