Misi Dagang Jatim-Kaltara Tembus Rp2 Triliun, Pemprov Jatim Perkuat Antarpulau dan Ketahanan Pangan
Kamis, 10 September 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus memperkuat posisinya sebagai hub perdagangan logistik nasional dan penyokong ketahanan pangan antarpulau. Terbaru, gelaran Forum Temu Bisnis Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur bersama Kalimantan Utara (Kaltara) sukses membukukan komitmen transaksi mencapai lebih dari Rp2 triliun di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (08/09/2026).
Capaian nilai transaksi yang memuaskan tersebut membuktikan tingginya keterikatan ekonomi serta kepercayaan para pelaku usaha di Kaltara terhadap kualitas komoditas dan produk olahan asal Jawa Timur.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa Misi Dagang bukan sekadar ajang jual beli produk, melainkan langkah strategis Pemprov Jatim dalam memperluas jejaring konektivitas pasar domestik sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok antardaerah.
Melalui skema kerja sama mutualisme ini, Jawa Timur berkomitmen menyuplai berbagai kebutuhan manufaktur, hasil olahan industri, dan komoditas bahan pokok bagi Kaltara. Sebaliknya, Jatim siap menyerap komoditas mentah maupun produk unggulan lokal Kaltara untuk kebutuhan bahan baku industri di Jawa Timur.
"Misi Dagang ini merupakan wujud nyata penguatan perdagangan dalam negeri. Kita ingin memastikan supply chain dan logistik antarwilayah berjalan lancar, sehingga perekonomian kedua provinsi tumbuh bersama dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," ujar perwakilan Pemprov Jatim.
Ke depan, Pemprov Jatim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan terus mengawal realisasi komitmen transaksi bisnis tersebut agar berdampak nyata pada peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperkokoh iklim investasi daerah.






































