Pekerja di TPI Baureno Meninggal Tanpa Sebab
Senin, 25 Januari 2016 20:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Baureno - Para pekerja gudang penampungan ikan di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Senin (25/01) sore, digegerkan kematian salah satu rekan kerjanya secara mendadak.
Pekerja yang meninggal itu diketahui bernama Aspandi (52), warga Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Korban tiba-tiba tersungkur tanpa sebab jelas, hingga kemudian diketahui sudah meninggal dunia.
Kejadian bermula ketika Senin sore tadi, sekira pukul 16.00 WIB, korban sedang mengobrol dengan Suharno dan Basudi, dua rekan kerjanya, di depan gudang penampungan ikan milik H Sujak (55), di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno.
Pada saat mengobrol itulah, tiba-tiba korban Aspandi tersungkur di lantai tanpa sebab yang jelas. Kedua pekerja yang melihat Aspandi tersungkur pun terkejut dan berusaha menolong.
"Tidak tahu kenapa, korban tiba-tiba ambruk, kemudian saya tolong bersama teman-teman," ujar Suharno saat memberikan keterangan kepada petugas Polsek Baureno.
Suharno dan Basudi berusaha menolong dengan membawa korban ke tempat teduh. Namun nahas, ketika diperiksa detak jantung dan denyut nadi korban diketahui sudah tidak ada. Keduanya pun panik dan melapor kepada petugas kepolisian.
Kapolsek Baureno Ajun Komisaris Mashadi, berserta anggota dan tim medis dari Puskesmas Baureno segera mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr Yunus, hasilnya menjelaskan bahwa kematian korban kemungkinan besar karena serangan jantung.
"Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Diduga kematian korban akibat serangan jantung," terang Mashadi kepada beritabojonegoro.com. (lyn/tap)
*) Foto tim medis puskesmas baureno sedang memeriksa jenazah Aspandi