News Ticker
  • Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi dan Hilirisasi Pertanian Jatim
  • Rangkaian HJB ke-349, Bupati Setyo Wahono Ziarah ke Makam Haryo Matahun dan Raden Sumantri
  • 17 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Oktober 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
  • Komnas Pengendalian Tembakau Minta Pemerintah Waspadai Narasi Vape Bebas Diabetes
  • Nakhodai Akuatik Bojonegoro 2026–2030, Emy Setiowati Targetkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan dan Edukasi Gizi
  • Antisipasi Antrean BBM di Jatim, Pemprov Berkoordinasi Intensif dengan Pertamina Jatimbalinus
  • Berawal dari Empat Ekor Sapi, Kelompok Trik Lembu Suro Kedewan Sabet Juara II Tingkat Jawa Timur
  • Dukung Hilirisasi Medis, BPOM dan Kemenkes Kawal Uji Klinis Terapi Sel Buatan Dalam Negeri untuk Osteoarthritis
  • Wujudkan SDM Cerdas dan Berakhlak, Pemkab Bojonegoro Wacanakan Hafalan Juz Amma Syarat Lulus SD
  • Catatan Sejarah 16 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Oktober 2026
  • Cara Kafein "Menipu" Otak Kita
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi, Truk di Kedungadem, Bojonegoro Tabrak Portal Pembatas Jalan
  • Perkuat Tata Kelola PAUD, 150 Kepala Sekolah Yayasan DWP Bojonegoro Resmi Dikukuhkan
  • Gandeng Fasilitator Lintas Provinsi, PMI Bojonegoro Petakan Potensi Bencana Desa Mulyorejo dan Sumbangtimun
  • 15 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Kamis 15 Oktober 2026
  • Pengurus Baru PBG Bojonegoro Dikukuhkan, Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pembelajaran
  • Adopsi Roadmap Zero Waste, TPS3R Sudu, Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
  • UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Gelar MULMEDFEST #1, Luncurkan Buku Puisi dan 4 Film Pendek
  • Dukung Jatim Lumbung Pangan Nasional, Kementan Bakal Bangun Fasilitas GPS di Jawa Timur
Warung Kopi Kotok Mak Ruk, Bertahan Hingga Generasi Ketiga

Warung Kopi Kotok Mak Ruk, Bertahan Hingga Generasi Ketiga

Oleh Nasruli Chusna

Purwosari – Bagi para penikmat kopi tentu sudah mengenal kopi kotok. Ada yang bilang kopi kotok itu berasal dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Namun, ada yang bilang juga kopi kotok itu berasal dari Padangan dan Purwosari, Bojonegoro. Memang agak sulit menelusuri sejarah asal mula kopi kotok di Bojonegoro. Tetapi, tak usahlah mendebat asal mula kopi kotok itu dan akan lebih baik apabila mari menikmati saja kopi khas Bojonegoro itu.

Salah satu warung kopi kotok yang cukup terkenal di daerah barat Bojonegoro yaitu Kopi Kotok Mak Ruk. Warung kopi ini letaknya strategis yaitu di dekat pertigaan Tobo, tepatnya di Dusun Korgan, Desa/Kecamatan Purwosari. Ada banyak deretan warung kopi di sebelah utara jalan raya Bojonegoro-Cepu ini.

Warung Kopi Mak Ruk ini letaknya juga berada dekat dengan Pasar Tobo Purwosari. Mulai pagi hingga malam warung kopi ini selalu dipenuhi pelanggannya. Tukang ojek, tukang becak, kuli angkut beras, pemuda pengangguran, sampai kiai biasa nongkrong di warung kopi ini. Mereka meramaikan khasanah perkopian. Pesan kopinya boleh hanya satu cingkir tapi nongkrongnya bisa berjam-jam.

Warung Kopi Mak Ruk ini berdiri sejak tahun 1980-an. Dulu yang membuka warung pertama kali adalah Mbah Gimin dan istrinya, Mbah Mi. Kemudian, dilanjutkan generasi kedua diteruskan oleh Rukmini atau biasa disapa Mak Ruk. Nah, Mak Ruk ini lalu jadi ikon warung kopi ini. Sekarang usaha warung ini dikelola oleh Mbak Erna, generasi ketiga, anaknya Mak Ruk. Warung Kopi Mak Ruk ini sudah jadi legenda.

Apa bedanya kopi kotok dengan kopi lainnya?. Kopi kotok punya ciri khas tersendiri. Yang membedakan adalah cara memasaknya yakni bubuk kopi langsung dimasukkan ke air mendidih yang digodok di ceret. Begitu pula gulanya dimasukkan lalu diaduk hingga mendidih. Aroma khas kopi yang mendidih akan tercium harum dan mencocok hidung. Setelah itu, kopi dituangkan ke cingkir. Kopinya terlihat kental dan baunya harum. Kalau ingin kopi pahit maka komposisinya bubuk satu sendok dan gula dua sendok.

Selain itu, rahasia nikmatnya kopi kotok juga dari bahan bakar yang dipakainya. Warung ini sejak dulu selalu memakai arang untuk menggodok air di ceret. Dengan begitu, bau kopi akan tercium harum. Berbeda dengan memasak memakai elpiji yang akan tercium bau gas.

Menurut Mbak Erna, pelanggannya kebanyakan adalah warga sekitar mulai pedagang, tukang ojek, tukang becak, karyawan proyek, sampai para kiai. “Mereka bisa betah berlama-lama ngobrol di warung ini sambil menyeruput kopi kotok,” ujarnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Selasa (18/08).

Menurutnya, dulu di daerah Tobo ini belum terlalu banyak warung kopi. Tetapi belakangan banyak berdiri deretan warung kopi dan juga warung makan. Selain itu, juga banyak pertokoan yang didirikan oleh para pedagang. Setiap hari kawasan di sekitar Pasar Tobo Purwosari ini memang selalu ramai oleh para pedagang sayur-sayuran dan hasil bumi dari daerah Purwosari, Kasiman, Gayam, Padangan, dan sekitarnya.

Sementara itu menurut Adang, 48, pelanggan kopi di Warung Kopi Mak Ruk, sehari ia bisa ngopi sampai dua kali yaitu pagi hari dan sore hari. Sehari saja kalau tidak ngopi, kata dia, rasanya kepalanya pusing. “Kalau sudah ngopi di sini, rasanya pekerjaan seberat apa pun di depan mata terasa ringan,” ujar pemilik studio foto itu sambil tertawa lebar.

Menurut Adang, ia pernah mencoba berbagai macam kopi di Cepu dan Kalitidu. Ia pernah mencoba kopi yang dicampur dengan arang di Cepu. Tetapi, kata dia, setelah minum kopi itu perutnya jadi kembung. “Yang paling enak ya kopi kotok ini,” ujarnya sambil menyeruput kopi panas di lepek. (rul/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberikan semangat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, membangun lingkaran pertemanan yang positif tidak ...

1792214383.6087 at start, 1792214384.4169 at end, 0.80820202827454 sec elapsed