Seorang Perempuan Tua Ditemukan Meninggal di Pasar Kota Bojonegoro
Jumat, 19 Februari 2016 12:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Para pedagang dan pembeli di Pasar Kota Bojonegoro, Jumat (19/02) pagi tadi, geger. Pasalnya, di depan salah satu toko di pasar sebelah barat ditemukan sosok perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Sosok perempuan itu diketahui bernama Suminten (65), warga Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Selama ini perempuan tersebut dikenal sebagai gelandangan yang kerap tidur di pasar.
Kondisi meninggalnya Suminten diketahui pertama kali oleh Rusdi, seorang pekerja pasar, sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu dia bermaksud membangunkan Suminten, karena hari sudah beranjak terang dan pembeli mulai ramai. Agar tidak mengganggu pemilik toko, maka Rusdi membangunkan Suminten.
Semula dia menyangka Suminten tertidur pulas. Karena saat dipanggil dengan suara keras dia tetap tak bangun. Akhirnya, dia beranikan diri menepuk dan menggoyang-goyangkan badan Suminten. Tapi apa yang didapat, perempuan itu tetap juga tak bangun. Karena curiga, dia mulai mengecek dan melihat lebih seksama. Dia langsung kaget, ternyata Suminten sudah tidak bernapas lagi alias sudah meninggal.
Dengan sedikit ketakutan, Rusdi lalu meminta tolong warga pasar yang lalu-lalang di sekitarnya. Mendengar ada orang meninggal situasi pasar pun berubah gaduh. Tak butuh waktu lama, warga pasar pun menyemut di depan toko tempat meninggalnya Suminten. Mereka berebut ingin memastikan siapa yang meninggal dunia.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian. Sekitar pukul 10.00 WIB, Tim Identifikasi Polres Bojonegoro mendatangi lokasi. Jenazah langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan dr Sarjono, selaku dokter jaga kamar jenazah RSUD, di tubuh Suminten tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan atau tindak kekerasan. Menurut perkiraan, meninggalnya Suminten karena sakit.
"Kematian Suminten karena sakit dan kelaparan. Rencananya sore ini langsung dimakamkan di tempat pemakaman Desa Kauman," ujar dr Sarjono. (mol/tap)
*) Foto jenazah suminten di kamar jenazah RSUD