News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Gerobak Baru Bagi Para Pedagang Serabi
  • Polres Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wahono Beri Kejutan Tumpeng
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Perkuat Pelayanan Publik Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2026
  • Integricast, Podcast tentang Integritas Pelayanan Publik oleh Inspektorat Bojonegoro
  • Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Resmi Beroperasi
  • Riset Buktikan Golongan Darah O Miliki Perisai Alami Lebih Kebal dari Risiko Gangguan Jantung
  • 01 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 Juli 2026
  • Pengusaha Keluhkan Rumitnya Perizinan di Bojonegoro, DPRD Minta Pelayanan Dievaluasi
  • Ekonomi Tumbuh 5,96 Persen dan Produsen Padi Terbesar Nasional, Khofifah Sebut Capaian Jatim Hasil Kolaborasi Berkelanjutan
  • Sambut Milad ke-40, STIT Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Seminar Nasional tentang Pendidikan
  • Mie Ayam Brutal Rahayu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Kuliner dengan Banyak Pilihan Menu
  • Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Pelayanan Informasi Publik yang Responsif di Media Sosial OPD Bojonegoro
  • DLH Blora dan Pertamina EP Cepu Bangun Polinator Garden, Jaga Ekosistem Kupu Kupu Lokal
  • Wujudkan Kemandirian Pangan Pemkab Bojonegoro Luncurkan Beras Premium Merek Rojo Nogo
  • 30 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Juni 2026
  • Polres Blora Amankan Maling Motor di Todanan, Beraksi Saat Rumah Korban Kosong
  • DMI Bojonegoro Gelar Musda Lima Tahunan, Evaluasi Kepengurusan dan Siapkan Regenerasi
  • Jaga Keandalan Jalur Rel, PT KAI Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan Sebidang Bayeman Baureno
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman
  • Cara Mudah Membedakan Batuk Flu Biasa dengan Gejala Awal TBC Menurut Praktisi Kesehatan
Hari Ini Earth Hour, Ayo Matikan Lampu Satu Jam Saja

Hari Ini Earth Hour, Ayo Matikan Lampu Satu Jam Saja

Oleh Vera Astanti

Kota - Gema gerakan Earth Hour di Indonesia mulai muncul di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Banyak perorangan maupun komunitas ikut menggencarkan sosialisasi Earth Hour yang jatuh tepat pada hari ini, Sabtu (19/03), dengan ajakan untuk lampu selama satu jam secara serentak pada pukul 20.30 sampai 21.30 WIB

Earth Hour sendiri merupakan kegiatan global yang digagas oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada 19 Maret 2016. Kegiatan earth hour ini dimulai di Syney Australia pada tahun 2007. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. Selengkapnya bisa dimak di https://www.earthhour.org/

Di Bojonegoro, Komunitas Margomulyo Youth Movement (MYM) juga turut menyemarakkan sosialisasi kepada masyarakat untuk satu jam mematikan lampu. Mereka menamai kegiatan itu dengan Margomulyo Peteng.

Ketua MYM, Wintari, memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), aksi memadamkan lampu selama satu jam tapi serempak tersebut sepintas lalu nampak sepele, namu besar manfaatnya.

"Aksi ini terasa kecil dan sederhana sekali bagi satu orang atau satu rumah. Tetapi jika dilakukan bersama-sama secara kompak di satu Kecamatan, satu Kabupaten, satu Provinsi, dan satu Negara apalagi sedunia, efeknya dalam aksi nyata melawan perubahan iklim pasti dahsyat," kata Wintari menjelaskan.

Selain itu, imbuh Wintari, kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak. Bahkan menjadi projek Kecamatan mulai dari Pemerintah Kecamatan, Polsek, Koramil, dan BKPH.

Hal serupa juga dilakukan oleh Ranitya Nurlita, seorang aktivis lingkungan yang nama dan aktivitasnya sudah meroket bukan hanya di Indonesia saja.  Sebagai aktivis lingkungan, bersama beberapa komunitas pecinta lingkungan lainnya, perempuan asli Bojonegoro tersebut dengan antusias menyebarkan ajakan untuk menyukseskan Earth Hour ini.

"Penggunaan energi listrik di dunia sangat boros. Misalnya saat ngecharge HP, setelah selesai adaptornya tidak dilepas dari listrik. Ada juga waktu siang malah menyalakan lampu. Padahal kegiatan tersebut itu tergolong boros listrik," ungkap Lita, sapaan Ranitya Nurlita, kepada BBC.

Lebih lanjut, Lita menambahkan bahwa Earth Hour ini mengajarkan bagaimana menggunakan energi listrik secara bijak. "Harapannya dari satu jam mematikan lampu ini menjadi kebiasaan dalam menggunakan energi listrik secara bijak untuk seterusnya,” tukas Lita. (ver/moha)

Foto ilustrasi senarai.com

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782949422.8507 at start, 1782949423.2525 at end, 0.40175414085388 sec elapsed