Seorang Pelajar di Tuban Tewas Disenggol Truk Gandeng
Senin, 23 Mei 2016 17:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Tuban - Tak henti-hentinya kecerobohan di jalan raya mengakibatkan korban jiwa. Pada Senin (23/05) siang tadi sekira pukul 12.30 WIB, seorang pelajar asal Kelurahan Latsari Kecamatan/Kabupaten Tuban, harus meregang nyawa karena disenggol truk gandeng di jalan Dr Wahidin tepatnya depan SMA Negeri 2 Tuban.
Sebagaimana disampaikan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Tuban IPTU Nungki Sembodo kepada beritabojonegoro.com, kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha R 15 nomor polisi W 4567 LM yang dikendarai Aye Zamarta (16), pelajar berdomisili di Perumdin Semen Gresik Kecamatan Tuban, berboncengan dengan Cinthiya Ayu Aprilia (16), pelajar berdomisili di Jalan Walisongo No. 26 Kelurahan Latsari RT 004 RW 002 Kecamatan/Kabupaten Tuban, dengan truk gandeng nomor polisi L 8567 US yang dikemudikan Suyoto (41), warga Desa Geneng RT 002 RW 003 Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Ada pun kronologi kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha R 15 yang dikendarai oleh Aye Zamarta berjalan di jalan Dr Wahidin Tuban dari arah timur ke barat. Ketika sampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan SMA Negeri 2 Tuban, pengendara motor berusaha mendahului dari sisi sebelah kiri kendaraan truk gandeng yang dikemudikan Suyoto.
Pada saat mendahului truk gandeng dari sisi sebelah kiri tersebut, berjalan searah di depannya becak yang tidak diketahui identitasnya. Patut disayangkan, meski ruang tidak cukup, pengemudi motor tetap memaksakan masuk mendahului becak tersebut. Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut. Diduga pembonceng tertabrak bak bagian sisi kiri truk gandeng.
"Akibat kecelakaan tersebut, pembonceng bernama Cinthiya Ayu Aprilia meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Tuban," terang IPTU Nungki Sembodo.
Selanjutnya untuk proses lebih lanjut, kecelakaan ini ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tuban. Demikian juga, barang bukti untuk sementara waktu diamankan di Satlantas Polres Tuban.
Melalui media ini, IPTU Nungki menyampaikan himbauan kepada masyarakat pengguna jalan, hendaklah berhati-hati saat berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu-lintas dan perhatikan arus lalu-lintas di sekitar termasuk juga perhatikan kecepatan kendaraan.
Lebih lanjut, AKP Nungki menerangkan, kecelakaan lalu lintas seringkali terjadi disebabkan oleh kelalaian pengendara atau human error dan selalu diawali dengan pelanggaran, apakah pelanggaran rambu, marka jalan, maupun pelanggaran batas kecepatan. (her/tap)