Hendak Salip Truk, Pengendara Mega Pro Tewas di Jalan Raya Kalitidu
Rabu, 22 Juni 2016 20:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kalitidu-Kecelakaan maut terjadi di jalur Bojonegoro-Padangan, tepatnya turut Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, sore hari ini, Rabu (22/06) sekira pukul 15.30 WIB. Seorang pemuda pengendara motor tewas di tempat kejadian dalam kecelakaan tersebut, saat bermaksud mendahului sebuah truk tronton.
Bermula saat pengendara sepeda motor Honda Mega Pro bernomor Polisi S 5689 HP, yakni Siswanto (22) warga Desa Sumberagung Kecamatan Dander melaju dari barat ke timur. Setibanya di tempat kejadian, tepatnya turut perempatan Ngujo, Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, pengendara motor hendak mendahului kendaraan truk Varia Usaha bernomor polisi S 8026 UF yang dikemudikan oleh Sukarno (46) warga Desa Mojoranu Kecamatan Dander.
Nah, saat motor sudah berjalan beriringan dengan truk, tiba-tiba motor mengalami oleng ke kanan hingga terjatuh dan tubuh pengendaranya, Siswanto, masuk ke kolong truk. Karena parahnya luka yang dialami, korban langsung meninggal di tempat. Sementara itu motor korban terseret oleh truk hingga sekitar 30 meter sampai terbakar.
Peristiwa tersebut ditangani oleh Polsek Kalitidu untuk tahap awal dan diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Bojonegoro untuk tahap lebih lanjut.
Kanit Lakalantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Mukari memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), penyebab oleng dan jatuhnya korban saat mencoba mendahului truk adalah diduga karena jalan yang bergelombang. “Jalan bergelombang. Korban tak bisa menguasai kendaraan lalu olen ke kiri hingga masuk ke kolong roda belakang truk sebelah kanan. Korban tewas di tempat, sementara motornya terseret hingga sekitar 30 meter,” kata Ipda Mukari.
Korban mengalami luka cukup serius hingga meninggal. Korban langsung dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo untuk dilakukan visum et revertum. Sementara kendaraan korban, sepeda motor Honda Mega Pro, mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi senilai Rp 3 juta.
Ipda Mukari berpesan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, melalui BBC, agar meningkatkan kewaspadaannya saat berkendara di jalan raya. ‘Tidak ada yang menginginkan kecelakaan. Kejadian ini sekali lagi menjadi pelajaran bagi kita agar benar-benar memperhatikan pentingnya berkendara dengan baik. Tingkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya, itu sangat penting. Nomor satukan keselamatan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” kata Ipda Mukari serius. (her/moha)