Seorang Petani Ditemukan Tewas Tenggelam di Embung Wotan Sumberrejo
Senin, 11 Juli 2016 13:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Sumberrejo - Seorang petani bernama Padi (45), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di embung Dusun Laut RT 10 RW 03 Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (11/07) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban yang berasal dari Dusun Megal RT 7 RW 2 Desa Kedungrejo Kecamatan Sumberrejo, itu diduga terpeleset saat hendak buang air besar, lalu tercebur ke dalam embung, dan tenggelam karena tak bisa berenang.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, awalnya korban bersama empat temannya, yaitu Rais (40) dan Sunoto (35), keduanya warga Dusun Ngembes RT 15 RW 5 Desa Kedungrejo, dan dua orang lainnya lagi, sama-sama melakukan kerja panen padi (ngedos) di sawah sekitar embung. Kemudian korban minta izin untuk buang air besar kepada temannya di embung. Hingga cukup lama, korban tidak kunjung kembali ke sawah. Dihubungi lewat telepon juga tidak ada jawaban.
"Karena tidak ada jawaban, maka kami pun memutuskan mencarinya di sekitar embung. Saat itu hanya ditemukan tas dan HP-nya saja di pinggir embung, juga ada bekas jejak kaki orang terpeleset," tutur Rais (40), teman kerja korban.
Teman-teman kerjanya pun kaget. Muncul dugaan korban tenggelam di embung. Kejadian ini lalu dilaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjut ke Posek Sumberrejo dan BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Selanjutnya dilakukan pencarian ke dalam embung dengan kedalaman 3 meter. Tak butuh waktu lama, korban pun ditemukan tenggelam di dasar embung, saat diangkat ke darat sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Kapolsek Sumberrejo AKP Nur Zjaen saat dihubungi beritabojonegoro.com, membenarkan kejadian tersebut. Usai menerima laporan adanya orang tenggelam, dirinya bersama AIPTU Suyatno, AIPDA Saat Fadelan, BRIPKA Kastum, dan petugas medis Puskesmas Pembantu Desa Kedungrejo Nurul Indahyati Amd Keb, mendatangi lokasi kejadian dan langsung memeriksa korban.
"Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Korban diduga kuat meninggal karena tenggelam," ujar AKP Nur Zjaen.
Selanjutnya bersama warga, korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Kedungrejo dan diserahkan kepada keluarganya untuk segera dimakamkan. Namun sebelumnya, pihak keluarga disarankan untuk memberikan surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut siapa pun.
Secara terpisah, Kasi Kesiapsiagaan Sukirno BPBD Kabupaten Bojonegoro Sukirno, menuturkan, pihaknya menerima informasi adanya orang tenggelam di embung Desa Wotan sekitar pukul 09.00 WIB dari Sujono, selaku Kasi Tramtib Kecamatan Sumberrejo.
"Ya, korban diketahui tenggelam ketika teman-temannya mencari di sekitar embung, dan menemukan kaos serta celana korban di pinggir embung. Selain itu juga ada bekas kaki terpeleset," ungkapnya. (ver/tap)