News Ticker
  • DICARI Dua Anak Gadis Hilang !!!
  • Media-Media di Indonesia Dikuasai 13 Perusahaan Konglomerasi
  • Besok, SKK Migas Bersama JOB PPEJ Gelar Mediasi Dengan Warga Desa Rahayu
  • Tahun Ini Target Penyerapan Bulog Bojonegoro Dipatok 100 Ribu Ton
  • PT KAI Daop 8 Surabaya Terapkan Aturan Baru Khusus Penumpang Ibu Hamil
  • Komisi A: Kelola Sumur Tua, BUMD Harus Jadi Payung Para Penambang
  • Parkir Seputaran Alun-Alun Bojonegoro Akan Dikelola Swasta
  • Tergabung di Grup A, Persibo Bojonegoro Hari Ini Lakoni Laga Perdana
  • Malam Ini Forkopimda Kembali Gelar Mediasi Sengketa Kepengurusan TITD Hok Swie Bio
  • Prihatin, Kuswiyanto Sambangi Korban Kebakaran di Ngunut Dander
  • Pemuda Gangguan Jiwa di Kedewan, Serang dan Cekik Leher Ayahnya
  • Median Jalan Veteran akan Dihilangkan
  • Sekda Berharap Pramuka Semakin Berdaya
  • Beasiswa untuk Mahasiswa dari Keluarga Kurang Mampu
  • Pemenang Fotografi Banyuurip 2017 Diumumkan
  • Warga Desa Ngringinrejo Digegerkan Kobaran Api dari Pembakaran Sampah
  • Gadis Yang Dilaporkan Meninggalkan Rumah, Telah Ditemukan di Sugihwaras
  • Kios Pasar Kalitidu Diperjual-belikan, DPRD Bakal Panggil PD Pasar
  • Sakit Kambuh, Seorang Perempuan Buruh Tani Meninggal di Sawah
  • Kapolres Sampaikan Terima Kasih Kepada Semua Pihak yang terlibat Apel Besar Saka Bhayangkara

Program Penyediaan Air Bersih ExxonMobil Cepu Limited

Ada HIPPAM, Kini Air Bersih Tercukupi

Ada HIPPAM, Kini Air Bersih Tercukupi

 *Oleh Imam Nurcahyo

AIR sebagai sumber kehidupan sangat penting bagi masyarakat. Selain mendukung terciptanya lingkungan sehat, juga menopang pengembangan ekonomi masyarakat. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyadari hal ini dengan mewujudkannya dalam Program Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Jamban Sehat Berbasis Masyarakat, serta Penguatan Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Program Pendukung Operasi (PPO) yang telah disetujui SKK Migas ini telah dilaksanakan sejak 2008 di kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.

Suhadak masih ingat beberapa tahun yang lalu setiap menjelang pertengahan tahun, dirinya dan warga lain di Desa Campurejo, Bojonegoro selalu was-was. Pasalnya, setiap pertengahan tahun, kekeringan dan kekurangan air kerap melanda wilayahnya. “Beberapa tahun yang lalu kami sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” kenangnya.

Suhadak mengisahkan, ketika memasuki musim kemarau, sumur bor yang biasa mereka gunakan kering. Tidak ada air yang keluar. “Rata-rata warga mempunyai sumur dengan kedalaman sekitar 24 hingga 30 meter. Ketika kemarau, sudah tidak bisa mengeluarkan air,” tuturnya.

Kini suasana seperti itu telah sirna setelah adanya Program Pendukung Operasi EMCL di desa tersebut. EMCL bersama masyarakat dan mitra LSM telah melaksanakan Program Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Jamban Sehat Berbasis Masyarakat, serta penguatan bagi Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Keberadaan HIPPAM sangat penting untuk menjamin kemandirian dan keberlanjutan program penyediaan air bersih bagi masyarakat desa tersebut.

Di Desa Campurejo dan 19 desa lain yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora, EMCL membangun fasilitas air bersih berupa sumur dan menara air serta salurannya ke setiap rumah. Sejak tahun 2008, program ini telah membantu masyarakat sekitar wilayah Blok Cepu mengatasi masalah kekeringan dan kekurangan air bersih.

Warga Desa Campurejo dan Suhadak mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih tersebut, karena bisa mencukupi kebutuhan air sehari-hari selama musim kemarau. “Alhamdulillah sangat terbantu. Air itu kebutuhan utama dalam hidup, selain untuk memasak, juga untuk keperluan mandi dan mencuci,” kata warga dari RT 11 itu.

Dengan jenis pompa air lebih canggih, yang mampu mencapai sumber air lebih dalam, ketersediaan air di wilayahnya akan terus tercukupi. “Sistemnya otomatis. Jika airnya berkurang akan langsung mengisi dan jika sudah penuh akan mati sendiri,” jelas Suhadak.

Selain itu, dia memaparkan, dengan sumber lebih dalam, air yang dikeluarkan dari fasilitas itu lebih bersih. “Airnya jernih dan lebih aman untuk keperluan air minum dan memasak,” imbuhnya. Kini tidak ada lagi keluhan air berkapur.

Senada dengan Suhadak, Matraji mengaku juga sangat terbantu dengan adanya program EMCL ini. Rumahnya yang tidak jauh dari lokasi menara air, juga memanfaatkan fasilitas tersebut. Meski di rumahnya ada sumur dan pompa listrik sendiri, dia mengaku lebih memilih menggunakan air dari HIPPAM dengan alasan bisa menghemat biaya listrik.

“Alhamdulillah dengan adanya air dari program ini bisa mengurangi beban listrik di rumah saya,” ungkap Matraji.

Setali tiga uang dengan warga Kecamatan Gayam. Sukoco, warga Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam mengaku tidak pernah cemas dengan kebutuhan air bersih. Di Desa Gayam, kata dia, sudah ada 4 menara air dan lebih dari 400 Sambungan Rumah (SR) terpasang. Karena tergolong daerah rendah, Gayam mengambil sebagian sumber airnya dari desa tetangga, Ringin Tunggal. “Desa Gayam cukup luas, makanya kita sedang mengupayakan untuk memperluas jaringannya lagi,” ucap ketua HIPPAM Desa Gayam ini.

Hal yang sama dirasakan warga Mojodelik dan Bonorejo. Di Mojodelik, terdapat 2 menara penampungan air dengan 2 rumah pompa untuk mengalirkan air dengan jaringan pipa sepanjang 4.933 meter bagi 246 Sambungan Rumah. Di Desa ini juga telah dibangun 772 jamban sehat dan terdapat 70 kader sanitasi yang telah terlatih. Sedangkan di Desa Bonorejo, telah dibangun 2 menara tendon dengan satu rumah pompa yang menyalurkan air ke 246 rumah melalui jaringan pipa sepanjang 3.564 meter. Dalam program ini, 10 kader sanitasi bersama masyarakat Bonorejo membangun 287 jamban sehat.

Di Kecamatan Gayam sendiri, sudah dibangun 8 menara air, 24.275 meter saluran pipa, dan sudah digunakan oleh 1.334 rumah. Meliputi Desa Mojodelik, Gayam, Begadon, Ringin Tunggal, Beged, dan Bonorejo. Selain air bersih, di wilayah terdekat operasi EMCL ini, sudah dibangun 3.365 jamban sehat. Selain infrastruktur penunjang kesehatan, juga terdapat 220 kader sanitasi yang dilatih untuk mengkampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat. Tak heran jika pada tahun 2015 lalu, Kecamatan Gayam mendapatkan penghargaan sebagai wilayah bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.  

Masyarakat Merasa Memiliki

Sejak tahun 2008, EMCL bersama-sama masyarakat telah membangun fasilitas air bersih dan jamban sehat di 20 desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora. Fasilitas tersebut meliputi 27 menara air dengan jaringan pipa sepanjang lebih dari 64,7 km dan dimanfaatkan oleh 5.684 sambungan rumah.

Dalam pelaksanaannya EMCL bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kompeten di bidangnya. Program yang telah disetujui SKK Migas serta mitra Blok Cepu: Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu ini dimulai dengan pembentukan Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Beranggotakan masyarakat, HIPPAM berperan sebagai lembaga penggerak program, mulai dari pembentukan sampai pengelolaan jangka panjang.

Setelah terbentuk kepengurusan HIPPAM, dilanjutkan dengan penguatan kelembagaan dan peran HIPPAM dengan memberikan pelatihan manajemen organisasi dan keuangan, pembuatan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) lembaga, Peraturan Desa tentang air bersih, akta notaris lembaga, bantuan sarana dan prasarana berupa laptop dan perangkat lunak sistem keuangan, renovasi kantor serta pendirian koperasi.

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno mengungkapkan rasa terima kasih atas program penyediaan fasilitas air bersih di desanya, tepatnya di Dusun Ploso Lanang. Selama ini saat musim kemarau warga sangat kesulitan air dan hanya mengandalkan persediaan air dari tangki. “Keberadaan program ini dengan adanya tower air di RT 11 mampu mencukupi kebutuhan air di 4 RT, yakni di RT 10, 11, 16 dan 29,” paparnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Setyo Yuliono mengapresiasi EMCL yang telah membantu mengatasi kekurangan air bersih di Bojonegoro.  “Dengan partisipasi dari EMCL, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merasa terbantu dalam penanggulangan masalah kekeringan,” ujar dia.

Juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya mengatakan, program ini merupakan wujud dari gotong royong dengan didasari rasa saling percaya untuk bersama-sama menyelesaikan masalah warga. “Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan dilakukan warga. Program ini milik masyarakat,” katanya.

Program ini merupakan komitmen industri hulu migas untuk berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. EMCL sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dibawah pengawasan SKK Migas mewujudkannya sebagai sebuah sinergi dengan semua pihak. Buktinya, dalam pelaksanaan program, EMCL bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, yakni Dinas Kesehatan, BAPPEDA, dan Dinas Pekerjaan Umum.  “Kerja sama ini merupakan bentuk sinkronisasi dengan program pemerintah,” pungkas Rexy. (*/inc)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Yanne, Buruh Migran yang Jadi Model di Hongkong

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Oleh Vera Astanti KEMARIN diberitakan, ada seorang TKW yang saat ini lebih sering disebut Buruh Migran Indonesia akan menggelar fashion ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Promosikan Bojonegoro Melalui Festival

Promosikan Bojonegoro Melalui Festival

*Oleh Asep Fahza BANYAK cara dalam mempromosikan suatu daerah agar para wisatawan terpancing untuk berkunjung ke daerah tersebut. Seperti dengan ...

Eksis

Di Tangan Parni, Limbah Plastik Raup Puluhan Juta Rupiah

Di Tangan Parni, Limbah Plastik Raup Puluhan Juta Rupiah

Oleh Vera Astanti Kapas - Di dalam ruang tamu yang minimalis, beragam model produk tas dan bunga plastik terpajang di ...

Pelesir

Jelajahi Mojodeso Lengkap dengan Wisatanya

Jelajahi Mojodeso Lengkap dengan Wisatanya

Oleh Vera Astanti Kapas - Sektor wisata bisa menjadi upaya untuk mengembangkan potensi alam sekaligus sumber daya manusianya. Seperti yang ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Pos Sholat

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota - Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, pada Kamis (23/02/2017) mulai pukul 08.30 WIB pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 27 Februari 2017

  • Sosial Pengobatan Gratis

    Desa Woro Kec.Kepohbaru Kab.Bojonegoro - Pukul 08:00 WIB

  • Pengajian Umum

    Desa Temayang Kec.Temayang Kab. Bojonegoro - Pukul 13:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds. / Kec. Baureno Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds.Pagerwesi Kec.Trucuk Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Pasar Malam

    Lap Kec.Kalitidu Kab.Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Turnamen Futsal Cup III

    Ds.Plesungan Kec.Kapas Kab.Bojonegoro - Pukul 19:00 WIB

Berita Foto

Foto Apel Besar Saka Bhayangkara di Stadion Letjend H Soedirman

Foto Apel Besar Saka Bhayangkara di Stadion Letjend H Soedirman

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota Apel Besar digelar oleh Saka Bhayangkara se-Jawa Timur di Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro Kota hari ...

Infotorial

Industri Hulu Migas Prioritas Tenaga Kerja Indonesia

Industri Hulu Migas Prioritas Tenaga Kerja Indonesia

*Oleh Imam Nurcahyo PENGOPTIMALAN sumber daya alam minyak dan gas bumi (migas) selalu menyimpan tantangan tersendiri bagi industri hulu migas ...

Resensi

Cinta itu Tak Harus Memiliki

Resensi Film You Are The Apple Of My Eye

Cinta itu Tak Harus Memiliki

Oleh Vera Astanti CINTA pertama semasa SMA memang susah dilupakan. Meski pada akhirnya takdir memutuskan untuk memisahkan, cerita asam manisnya ...

Feature

Curhat ke Kapolres, Berbalas Bea Balik Nama BPKB Gratis

Kisah 3 Anak Yatim Piatu di Malo

Curhat ke Kapolres, Berbalas Bea Balik Nama BPKB Gratis

Oleh Heriyanto Malo - Kemarin Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi bersama Pejabat Utama serta Bhayangkari melaksanakan ...

Teras

Cerita Teman Tentang Amplop Pejabat

Cerita Teman Tentang Amplop Pejabat

Oleh Muliyanto MALAM itu saya bertemu dengan seorang teman di Alun-Alun Kota Bojonegoro. Kami pun berbincang-bincang, tak lupa memesan dua ...

Statistik

Hari ini

9.331 pengunjung

20.543 halaman dibuka

210 pengunjung online

Bulan ini

167.304 pengunjung

376.732 halaman dibuka

Tahun ini

337.466 pengunjung

773.007 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 513.723

Indonesia: 10.265

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015