News Ticker
  • Jaga Kerukunan, Danramil 0813-08 Kedungadem Beri Wawasan Kebangsaan Anggota Pencak Silat
  • Peringati Hari Bumi, FPAB Bagi Bibit Ke Masyarakat
  • Scoopy Seruduk Becak di Kapas, 3 Orang Alami Luka-luka
  • Dugaan Korupsi Mantan Kades Pragelan, Ini Kata Komisi A
  • I Putu Gede: Memang Kita Belum Melatih Finishing
  • CEO Persema: Mungkin Pemain Demam Panggung Dihadapan Ribuan Suporter
  • Penjualan Produk Di Galeri UKM Capai Jutaan Rupiah
  • Setelah Digrebek Warga, Pasangan Selingkuh di Sekar ini Dibawa ke Kantor Polisi
  • Honda Revo Seruduk Suzuki Satria di Baureno, Pengendara Revo Luka-Luka
  • Warga Keluarahan Jetak Temukan Mayat Tanpa Identitas, Mengapung di Bengawan Solo
  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bantaran Sungai Bengawan Solol, Kecamatan Rengel
  • Persibo Berhasil Menang Tipis 1-0 Atas Persema
  • 35 Anak SD/MI Ikuti Lomba Baca Puisi Pekan Buku Kampung Ilmu 2017
  • Berikut Para Pemain Inti Laskar Angling Dharma Sore Ini
  • Antusisasme Pendukung Persibo di Stadion Letjend H Soedirman
  • Kurang Konsentrasi, Vario Sruduk Truk di Margomulyo, Pengendara Patah Kaki
  • Ketahuan Malak di Sekolah, 3 Pelajar Ini Diberi Pembinaan Oleh Polisi
  • Disdik Mulai Bahas Mekanisme PPDB
  • Perseman Lakukan Uji Coba Stadion Pagi Ini 
  • Dana Pinjaman Usaha Tembakau Macet Rp 21 Miliar

Program Penyediaan Air Bersih ExxonMobil Cepu Limited

Ada HIPPAM, Kini Air Bersih Tercukupi

Ada HIPPAM, Kini Air Bersih Tercukupi

 *Oleh Imam Nurcahyo

AIR sebagai sumber kehidupan sangat penting bagi masyarakat. Selain mendukung terciptanya lingkungan sehat, juga menopang pengembangan ekonomi masyarakat. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyadari hal ini dengan mewujudkannya dalam Program Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Jamban Sehat Berbasis Masyarakat, serta Penguatan Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Program Pendukung Operasi (PPO) yang telah disetujui SKK Migas ini telah dilaksanakan sejak 2008 di kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.

Suhadak masih ingat beberapa tahun yang lalu setiap menjelang pertengahan tahun, dirinya dan warga lain di Desa Campurejo, Bojonegoro selalu was-was. Pasalnya, setiap pertengahan tahun, kekeringan dan kekurangan air kerap melanda wilayahnya. “Beberapa tahun yang lalu kami sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” kenangnya.

Suhadak mengisahkan, ketika memasuki musim kemarau, sumur bor yang biasa mereka gunakan kering. Tidak ada air yang keluar. “Rata-rata warga mempunyai sumur dengan kedalaman sekitar 24 hingga 30 meter. Ketika kemarau, sudah tidak bisa mengeluarkan air,” tuturnya.

Kini suasana seperti itu telah sirna setelah adanya Program Pendukung Operasi EMCL di desa tersebut. EMCL bersama masyarakat dan mitra LSM telah melaksanakan Program Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Jamban Sehat Berbasis Masyarakat, serta penguatan bagi Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Keberadaan HIPPAM sangat penting untuk menjamin kemandirian dan keberlanjutan program penyediaan air bersih bagi masyarakat desa tersebut.

Di Desa Campurejo dan 19 desa lain yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora, EMCL membangun fasilitas air bersih berupa sumur dan menara air serta salurannya ke setiap rumah. Sejak tahun 2008, program ini telah membantu masyarakat sekitar wilayah Blok Cepu mengatasi masalah kekeringan dan kekurangan air bersih.

Warga Desa Campurejo dan Suhadak mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih tersebut, karena bisa mencukupi kebutuhan air sehari-hari selama musim kemarau. “Alhamdulillah sangat terbantu. Air itu kebutuhan utama dalam hidup, selain untuk memasak, juga untuk keperluan mandi dan mencuci,” kata warga dari RT 11 itu.

Dengan jenis pompa air lebih canggih, yang mampu mencapai sumber air lebih dalam, ketersediaan air di wilayahnya akan terus tercukupi. “Sistemnya otomatis. Jika airnya berkurang akan langsung mengisi dan jika sudah penuh akan mati sendiri,” jelas Suhadak.

Selain itu, dia memaparkan, dengan sumber lebih dalam, air yang dikeluarkan dari fasilitas itu lebih bersih. “Airnya jernih dan lebih aman untuk keperluan air minum dan memasak,” imbuhnya. Kini tidak ada lagi keluhan air berkapur.

Senada dengan Suhadak, Matraji mengaku juga sangat terbantu dengan adanya program EMCL ini. Rumahnya yang tidak jauh dari lokasi menara air, juga memanfaatkan fasilitas tersebut. Meski di rumahnya ada sumur dan pompa listrik sendiri, dia mengaku lebih memilih menggunakan air dari HIPPAM dengan alasan bisa menghemat biaya listrik.

“Alhamdulillah dengan adanya air dari program ini bisa mengurangi beban listrik di rumah saya,” ungkap Matraji.

Setali tiga uang dengan warga Kecamatan Gayam. Sukoco, warga Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam mengaku tidak pernah cemas dengan kebutuhan air bersih. Di Desa Gayam, kata dia, sudah ada 4 menara air dan lebih dari 400 Sambungan Rumah (SR) terpasang. Karena tergolong daerah rendah, Gayam mengambil sebagian sumber airnya dari desa tetangga, Ringin Tunggal. “Desa Gayam cukup luas, makanya kita sedang mengupayakan untuk memperluas jaringannya lagi,” ucap ketua HIPPAM Desa Gayam ini.

Hal yang sama dirasakan warga Mojodelik dan Bonorejo. Di Mojodelik, terdapat 2 menara penampungan air dengan 2 rumah pompa untuk mengalirkan air dengan jaringan pipa sepanjang 4.933 meter bagi 246 Sambungan Rumah. Di Desa ini juga telah dibangun 772 jamban sehat dan terdapat 70 kader sanitasi yang telah terlatih. Sedangkan di Desa Bonorejo, telah dibangun 2 menara tendon dengan satu rumah pompa yang menyalurkan air ke 246 rumah melalui jaringan pipa sepanjang 3.564 meter. Dalam program ini, 10 kader sanitasi bersama masyarakat Bonorejo membangun 287 jamban sehat.

Di Kecamatan Gayam sendiri, sudah dibangun 8 menara air, 24.275 meter saluran pipa, dan sudah digunakan oleh 1.334 rumah. Meliputi Desa Mojodelik, Gayam, Begadon, Ringin Tunggal, Beged, dan Bonorejo. Selain air bersih, di wilayah terdekat operasi EMCL ini, sudah dibangun 3.365 jamban sehat. Selain infrastruktur penunjang kesehatan, juga terdapat 220 kader sanitasi yang dilatih untuk mengkampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat. Tak heran jika pada tahun 2015 lalu, Kecamatan Gayam mendapatkan penghargaan sebagai wilayah bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.  

Masyarakat Merasa Memiliki

Sejak tahun 2008, EMCL bersama-sama masyarakat telah membangun fasilitas air bersih dan jamban sehat di 20 desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora. Fasilitas tersebut meliputi 27 menara air dengan jaringan pipa sepanjang lebih dari 64,7 km dan dimanfaatkan oleh 5.684 sambungan rumah.

Dalam pelaksanaannya EMCL bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kompeten di bidangnya. Program yang telah disetujui SKK Migas serta mitra Blok Cepu: Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu ini dimulai dengan pembentukan Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM). Beranggotakan masyarakat, HIPPAM berperan sebagai lembaga penggerak program, mulai dari pembentukan sampai pengelolaan jangka panjang.

Setelah terbentuk kepengurusan HIPPAM, dilanjutkan dengan penguatan kelembagaan dan peran HIPPAM dengan memberikan pelatihan manajemen organisasi dan keuangan, pembuatan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) lembaga, Peraturan Desa tentang air bersih, akta notaris lembaga, bantuan sarana dan prasarana berupa laptop dan perangkat lunak sistem keuangan, renovasi kantor serta pendirian koperasi.

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno mengungkapkan rasa terima kasih atas program penyediaan fasilitas air bersih di desanya, tepatnya di Dusun Ploso Lanang. Selama ini saat musim kemarau warga sangat kesulitan air dan hanya mengandalkan persediaan air dari tangki. “Keberadaan program ini dengan adanya tower air di RT 11 mampu mencukupi kebutuhan air di 4 RT, yakni di RT 10, 11, 16 dan 29,” paparnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Setyo Yuliono mengapresiasi EMCL yang telah membantu mengatasi kekurangan air bersih di Bojonegoro.  “Dengan partisipasi dari EMCL, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merasa terbantu dalam penanggulangan masalah kekeringan,” ujar dia.

Juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya mengatakan, program ini merupakan wujud dari gotong royong dengan didasari rasa saling percaya untuk bersama-sama menyelesaikan masalah warga. “Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan dilakukan warga. Program ini milik masyarakat,” katanya.

Program ini merupakan komitmen industri hulu migas untuk berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. EMCL sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dibawah pengawasan SKK Migas mewujudkannya sebagai sebuah sinergi dengan semua pihak. Buktinya, dalam pelaksanaan program, EMCL bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, yakni Dinas Kesehatan, BAPPEDA, dan Dinas Pekerjaan Umum.  “Kerja sama ini merupakan bentuk sinkronisasi dengan program pemerintah,” pungkas Rexy. (*/inc)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Oleh Vera Astanti Lelaki yang sudah tak muda itu asyik melayani setiap permintaan dan pertanyaan dari anak-anak yang datang di ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Depresi, Ayo Curhat

Hari Kesehatan Sedunia

Depresi, Ayo Curhat

Oleh dr Achmad Budi Karyono TANGGAL 7 April ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Sedunia. Di era medsos ini dunia kesehatan mengangkat ...

Eksis

Membagi Bibit Pohon, Mengajak Masyarakat Menanam Pohon Agar Terhindar Bencana Alam

Niko Fatkuria

Membagi Bibit Pohon, Mengajak Masyarakat Menanam Pohon Agar Terhindar Bencana Alam

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Kejadian bencana alam yang terjadi bisa membawa perubahan yang besar bagi kehidupan seseorang. Hal inilah ...

Pelesir

Bakso Beranak dalam Mangkuk di Temayang, Nyam Nyam

Kuliner

Bakso Beranak dalam Mangkuk di Temayang, Nyam Nyam

Oleh Muliyanto Temayang Makanan popular ini banyak diperbincangkan di media sosial akhir akhir ini. Rasa penasaran yang berawal dari perbincangan ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Pos Sholat

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota - Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, pada Kamis (23/02/2017) mulai pukul 08.30 WIB pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 24 April 2017

  • Giat Seleksi Mencari Bakat Calon Atlit PSHT

    Ds. Sranak Kec. Trucuk Kab. Bojonegoro - Pukul 00:00 WIB

  • Pramuka / Festival Wirakarya

    Lapangan Ds. Sumberarum Kec. Dander Kab. B - Pukul 07:00 WIB

  • Penatas Lumba Lumba

    jl. veteran Bojonegoro - Pukul 09:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds. Kalisumber Kec. Tambakrejo Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds/Kec. Ngambon Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Turnamen Bola Voli Dander Cup II

    lapangan kantor Perhutani ( BKPH ) Dander Kab. Bojonegoro - Pukul 19:00 WIB

  • Electune

    Ds. Pandantoyo Kec. Temayang Kab. Bojonegoro - Pukul 19:30 WIB

  • Pengajian Umum

    Ds. Pejok kec. Kepohbaru kab. Bojonegoro - Pukul 19:30 WIB

  • Electune

    Ds. siwalan kec. Sugihwaras kab. Bojonegoro - Pukul 20:00 WIB

  • Electune

    Ds. Sitiaji Kec. Sukosewu Kab. Bojonegoro - Pukul 20:00 WIB

  • Electune

    Ds. Panemon Kec. Sugihwaras Kab. Bojonegoro - Pukul 20:00 WIB

  • Electune

    Ds. Balongrejo kec. Sugihwaras kab. Bojonegoro - Pukul 20:00 WIB

  • Wayang Thengul

    Ds/Kec. Kanor Kab. Bojonegoro - Pukul 21:00 WIB

  • Reog SINGO GUNTUR BAWONO

    Ds/Kec. Ngasem Kab. Bojonegoro - Pukul 21:00 WIB

Berita Foto

Antusisasme Pendukung Persibo di Stadion Letjend H Soedirman

Antusisasme Pendukung Persibo di Stadion Letjend H Soedirman

Oleh Piping Dian Permadi Bojonegoro Kota - Antusiasme pendukung Persibo Bojonegoro sangat tinggi. Terlihat ribuan suporter berdatangan untuk melihat Laskar ...

Infotorial

Bintang Toedjoe Apresiasi Kaum Muda Bojonegoro Dalam Gerakan 50k Kantong Darah

Ngeblend No Fear!

Bintang Toedjoe Apresiasi Kaum Muda Bojonegoro Dalam Gerakan 50k Kantong Darah

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro Kota - PT Bintang Toedjoe selaku produsen Extra Joss Blend, telah berhasil melaksanakan aksi kemanusiaan dengan ...

Resensi

Membaca Kitab Sukses Bong Chandra

Unlimited Wealth Bong Chandra

Membaca Kitab Sukses Bong Chandra

Oleh Muliyanto BONG Chandra, namanya sudah melambung sebagai seorang motivator ulung Indonesia. Bukunya juga laris manis di pasaran menjadi pegangan ...

Feature

Mbah Masripah, 25 Tahun Membuat Kue Serabi dan Berjualan di Telon Tobo

Mbah Masripah, 25 Tahun Membuat Kue Serabi dan Berjualan di Telon Tobo

Oleh Heriyanto Bojonegoro Pagi-pagi enaknya menyantap serabi sambil menyesap teh atau menyeruput kopi. Kue tradisional itu tidak semua orang bisa ...

Teras

Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Terungkapnya grup facebook yang berisikan konten pornografi anak-anak tentu membuat siapapun, khususnya orangtua bergidik ngeri. ...

Statistik

Hari ini

5.317 pengunjung

12.158 halaman dibuka

307 pengunjung online

Bulan ini

72.913 pengunjung

257.946 halaman dibuka

Tahun ini

324.025 pengunjung

1.403.845 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 544.770

Indonesia: 13.209

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

\