News Ticker
  • Inovatif Layani Publik, Kapolres Bojonegoro Terima Penghargaan dari Menpan RB
  • Investor Siapkan Dana Rp 72 Miliar Untuk Membangun Pasar Desa Ngampel
  • Cegah Konflik Tambang Pasir, Kapolsek Kanor Koordinasi dengan Kapolsek Rengel
  • Pengamanan Sigap, Pilkades PAW Berjalan Lancar dan Aman
  • Generasi Muda Harus Melek Politik
  • 5 Rumah Warga Sukosewu Terancam Longsor
  • Perbub Tentang Toko Modern Masih Tunggu Rekomendasi Disdag dan Pasar
  • Elf Serempet Mio, Pengendara Mio Terluka
  • Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang
  • Pemkab Gelar Diklat untuk Ciptakan Gaya Kepemimpinan Inovatif
  • Maraknya Isu Pemberitaan Penculikan Anak, Kapolres Bojonegoro Imbau Masyarakat Tetap Tenang
  • Sunarso, Terpilih Jadi Kepala Desa Sekaran Kecamatan Kasiman
  • H Abdul Manan Terpilih Jadi Kepala Desa Sumberagung Kecamatan Dander
  • Mulyono Terpilih Jadi Kepala Desa Deru Kecamatan Sumberrejo
  • Bersama IdFos, EMCL Deklarasikan Kader Kelompok Rumah Tangga Pilah Sampah
  • Tiga Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Pertigaan Sidobandung Balen
  • Dari 10 Raperda, Baru Dua yang Sudah Turun dari Gubernur
  • Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu
  • Kapolres Pantau Langsung Pelaksanaan Pilkades Pergantian Antar Waktu

Hary Tanoe : Perputaran Ekonomi Menumpuk di Kota Besar

Hary Tanoe : Perputaran Ekonomi Menumpuk di Kota Besar

Oleh Heriyanto

Bojonegoro – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, mengatakan Indonesia terlalu cepat menganut pasar bebas dan menerapkan sistem ekonomi kapitalisme. Akibatnya, perputaran ekonomi menumpuk di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

“Coba lihat perputaran uang di Indonesia itu sekitar 50 persen berada di Jakarta dan sekitar 20 persen di Surabaya,” ujar HT, sapaan Hary Tanoesoedibjo, saat memberi sambutan dalam pelantikan 433 DPRt Partai Perindo Kabupaten Bojonegoro di gedung Serba Guna Kota Bojonegoro, sore tadi, Rabu (11/01/2017).

Menurutnya, karena pertumbuhan ekonomi terkonsentrasi di kota besar maka dampaknya terjadi kesenjangan antara kota besar dan daerah, ketimpangan kesejahteraan ekonomi penduduk kota besar dengan penduduk di daerah.

Setelah 71 tahun Indonesia merdeka, kata Hary, Indonesia masih saja menjadi negara berkembang dan belum beranjak menjadi negara maju. Dari sisi kemakmuran, kata dia, hanya 30 persen dan untuk menjadi negara maju perlu waktu yang lama sekali.

“Dari sisi pendidikan di Indonesia lulusan perguruan tinggi itu hanya 10 persen dari total jumlah penduduk. Banyak permasalahan yang tidak terselesaikan,” ujarnya.

Menurutnya, tahun lalu Indonesia kekurangan pendapatan sekitar Rp200 triliun. Untuk menutupnya maka pemerintah terpaksa utang luar negeri. Tetapi, kata dia, kalau terus menerus utang maka pemerintah akan kedodoran terus.

Untuk menumbuhkan dan memajukan perekonomian Indonesia, kata dia, perlu ada pemerataan. Pertumbuhan ekonomi bukan hanya terpusat di kota besar melainkan juga bisa merata di setiap daerah, bukan di Jawa saja tetapi juga di luar Jawa.

Selain itu, kata dia, perlu ada keberpihakan atau proteksi bagi pelaku usaha kecil. Dengan demikian, usaha kecil bisa tumbuh dan berkembang serta menciptakan banyak lapangan kerja. “Partai Perindo hadir untuk memajukan Indonesia dan mensejahterakan masyarakat Indonesia,” ujarnya. (her/kik)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Oleh Vera Astanti Lelaki yang sudah tak muda itu asyik melayani setiap permintaan dan pertanyaan dari anak-anak yang datang di ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Oleh Mashudi Sabtu kemarin, 11 Maret, saya menghadiri penyambutan mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di Queensland, Australia. Penyambutan ...

Eksis

Natasya, Penyuka Nasi Goreng yang Ingin Fokus Mengurus Anak

Natasya, Penyuka Nasi Goreng yang Ingin Fokus Mengurus Anak

Oleh Suci Novita Sari dan Vera Astanti Bisa masuk di jurusan Multimedia, Natasya merasa sangat bersyukur. Pasalnya dia memang menyenangi ...

Pelesir

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Oleh Natasya dan Vera Astanti Tuban - Wisata alam Tuban memang banyak yang belum dieksplore. Kali ini tim BeritaBojonegoro.com pada ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Pos Sholat

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota - Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, pada Kamis (23/02/2017) mulai pukul 08.30 WIB pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Jumat, 24 Maret 2017

Berita Foto

Toyota Innova Seruduk Teras Rumah dan Motor Parkir di Ngraho

Berita Foto

Toyota Innova Seruduk Teras Rumah dan Motor Parkir di Ngraho

Oleh Heriyanto Ngraho - Dilaporkan sebuah mobil Toyota Kijang Innova nomor polisi DK 18 BK, pada Selasa (21/03/2017) sekira pukul ...

Infotorial

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

Oleh Heriyanto Bojonegoro ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) menyelenggarakan program magang siswa SMK ...

Resensi

Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang

Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang

Oleh Heriyanto Buku ini berkisah tentang kehidupan sebuah keluarga Afghan di Kabul, Sultan Khan sang kepala keluarga. Dia anak laki-laki ...

Feature

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Sekitar seratus anak begitu antusias ketika masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati berganti membacakan ...

Teras

Awas, Monster Mengincar Anak-Anak Kita

Awas, Monster Mengincar Anak-Anak Kita

Oleh Vera Astanti Dunia maya digemparkan dengan pemberitaan telah terungkapnya grup facebook yang berisikan konten pornografi khusus anak di bawah ...