News Ticker
  • Jalan Penghubung Desa di Blora Ambles
  • Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar, Satlantas Polres Bojonegoro Optimalkan Patroli Malam
  • Antisipasi Peredaran Narkoba BNNP Jateng Kosek Hiburan Malam Di Cepu
  • Jelang Peringatan Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Bojonegoro Adakan Rakor Lintas Sektoral
  • Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Belajar Industri Hulu Migas
  • PEPC Terima Persetujuan Desain Proyek JTB dari Ditjen Migas
  • Polres Blora Operasi Pasar Menjelang Natal dan Tahun Baru
  • Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Fieldtrip ke Seloliman
  • Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip
  • Tim Buser Sat Reskrim Polres Blora Amankan Komplotan Pelaku Spesialis Curanmor
  • Pemkab Blora Berikan Tunjangan Kesejahteraan Bagi Guru Madin dan TPQ
  • Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos Jabat Dandim 0721/Blora
  • Dua Pasangan Diciduk Saat Berduaan di Rumah Kos
  • Kader Posyandu Kecamatan Gayam Ikuti Diskusi dan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
  • Gerakan Koperasi Gelar Studi Lapangan di Banyuurip
  • Avanza Tabrak Viar di Tuban, Pengendara Viar Meninggal Dunia
  • Jelang Pilkada 2018, Polres Bojonegoro Gelar Pembinaan Tiga Pilar se Kabupaten Bojonegoro
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo
  • Supra X 125 Tubruk Supra Fit, Seorang Pengendara Luka-Luka
  • Dewan Pers : Setiap Tahun Ada 600 Aduan Terkait Masalah Pers

Note from Kang Yoto

Apa Yang Akan Membuat Anak-anak Gagal Hidup?

Apa Yang Akan Membuat Anak-anak Gagal Hidup?

*Oleh Kang Yoto

ANAK-ANAK diciptakan dengan segala potensi, namun apabila tidak dikembangkan dan berkembang dengan maksimal sangat mungkin kelak menjadi manusia yang gagal. Manusia gagal itu adalah mereka yang tidak mampu hidup mandiri, tidak mendapatkan pendapatan karena tidak mampu berkontribusi memberi manfaat terhadap sesama. Disebut manusia gagal total kalau hidupnya merugikan pihak lain.

Mungkin ada yang bertanya bukankah mereka masih mungkin hidup di kebunnya sendiri, makan dari apa yang dihasilkannya. Pertanyaan ini tidak perlu dijawab, sebab hampir sudah tidak ada lagi manusia bojonegoro yang akan hidup seperti itu.

Kelangsungan hidup manusia saat ini, apalagi di masa mendatang ditentukan oleh seberapa besar kontribusinya dalam kehidupan. Dalam bahasa ekonomi, kontribusi itu bisa berupa karya barang, pikiran, seni dan jasa. Semakin besar kontribusinya maka semakin besar apa yang akan didapatkan: tahta, harta, cinta dan kata pujian.

Untuk inilah sebagai orang tua, pendidik dan Pemerintah yang mendapatkan amanah undang undang menyiapkan kesiapan hidup generasi mendatang, maka harus dilakukan apa saja yang membantu anak anak bisa tumbuh berkembang semaksimal mungkin. Inilah beberapa hal yang penting untuk kita lakukan.

A.Personal anak: Inilah sasaran pendidikan. Minimal ada tujuh ketrampilan hidup yang harus dimiliki anak anak: 1. Trampil berniat baik; 2. Trampil merencanakan dan memproduksi apa yang akan diproduksi untuk dikontribusikan bagi kehidupan; 3. Trampil berkomunikasi; 4. Trampil kerkolaborasi; 5. Trampil berpikir kritis; 6. Trampil berinovasi dan 7. Trampil mengelola hidup yang berbahagia: ridho, syukur, sabar, mujahadah dan ikhlas.
Tujuh ketrampilan ini sangat relevan agar mampu hidup ditengah kompetisi ekonomi, kemoderenan dan kebhinekaan.
 
B.Dimensi instrumental, yaitu:
1.Kesungguhan pendidikan melaksanakan pendidikan dengan standart kompetesi,
2.Orang tua yang sangat peduli dalam menyiapkan anaknya agar sehat, cerdas, produktif dan bahagia.
3.Lingkungan sosial yang kondusif dan mendukung proses belajar baik di rumah, masyarakat maupun sekolah.
4.Sarana dan prasarana yang diperlukan baik di sekolah, jalan, sarana publik, kantor, tempat ibadah yang diperlukan untuk mendukung proses belajar.
 
C.Dimensi situasional: tekad semua warga untuk mendukung proses belajar generasi muda lewat keteladanan, norma dan aturan yang menguatkan, situasi dan kebiasaan yang mendukung.
Untuk ini mari menjadi tekad bersama di keluarga dan lingkungan RT bahwa mulai jam 17.30 sampai dengan 21.00 dipastikan anak anak menikmati suasana belajar di keluarga dan lingkungan warga. Pastikan tidak ada TV hidup yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan belajar anak anak. Pastikan tidak ada orang tua yang sibuk dengan handphonenya.
 
D.Prototype: praktik pendidikan yang memungkinkan pertumbuhan maksimal tujuh ketrampilan hidup tidak cukup dilaksanakan di kelas, apalagi hanya dengan pendidikan klasikal. Untuk ini diperlukan model pembelajaran projek: terutama projek projek yang langsung berhubungan dengan bagaimana hidup ini berlangsung: pertanian, pengelolaan lingkungan sehat produktif, pengelolaan pemerintahan desa, industri pembuatan sarana kehidupan dan seterusnya. Dalam belajar protoype ini maka diharapkan seluruh ketrampilan hidup dapat dievaluasi dan dikembangkan.

Ingat pesan luhur nenek moyang:

"Yen nandur bakal panen mburine, Yen ora obah yo ora bakal Mamah, Ning ojo obah sing medeni bocah"

Kembali ke pertanyaan judul tulisan ini: kapan anak anak akan gagal hidupnya? 
Jawabnya: anak anak akan gagal hidupnya bila mereka gagal menguasai, mengembangkan dan mengoptimalkan  tujuh ketrampilan hidup tersebut.

Apakah kita akan menjadi bagian dari orang tua, pendidik dan pejabat Pemerintah yang gagal menyiapkan anak anak, mungkin ya mungkin tidak. Semua kembali ke kita. (*/inc)

 

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Catatan Dahlan Iskan

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

*Oleh Dahlan Iskan TOLONGLAH saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau ...

Opini

AIDS Masihkah Mengerikan?

Hari AIDS Sedunia

AIDS Masihkah Mengerikan?

*Oleh dr Achmad Budi Karyono HARI ini 1 Desember merupakan hari yang cukup menakutkan bagi setiap warga yang mengetahui tentang ...

Eksis

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

Polisi Inovatif

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Banyak cara untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang anggota Korps Bhayangkara. Bripka Juhair ...

Pelesir

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Temayang) Sebuah warung sederhana berdiri di ujung selatan Kabupatan Bojonegoro di dekat jembatan Kedungjati turut Desa ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Sabtu, 16 Desember 2017

Berita Foto

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Oleh Vera Astanti Malo - Sebuah jembatan di Desa Sumberrejo Kecamatan Malo tersumbat tumpukan sampah saat hujan deras sore tadi, ...

Infotorial

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

Program Pengembangan Sekolah SKK Migas - EMCL

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

*Oleh Imam Nurcahyo SUASANA tenang dan asri sangat terasa saat memasuki pintu masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gayam, ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Oleh Priyo Spd Blora- Siapa yang tidak mengenal Dokter Jamil?dia adalah Dokter asal Kecamatan Kunduran dengan nama lengkap dr. Muhammad ...

Teras

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

*Oleh Imam Nurcahyo Lindungi anak-anak dari pornografi! SEJUMLAH media pada Minggu (05/11/2017) ramai memberitakan adanya unsur pornografi yang terdapat pada ...

Statistik

Hari ini

285 pengunjung

629 halaman dibuka

49 pengunjung online

Bulan ini

40.869 pengunjung

125.003 halaman dibuka

Tahun ini

1.000.655 pengunjung

3.992.033 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 580.212

Indonesia: 12.062

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015