News Ticker
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • Perebutan Emas Cabor Futsal dan Bola Tangan Rampung, MMA Jadi Penutup Porkab II Bojonegoro 2026 Hari Ini
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

*Oleh Kang Yoto

MARI tinggalkan sinisme dan mari perkuat daya kritis dan reflektif. Sinisme, bermula dari upaya mengagungkan apa yang kita yakini, lalu merendahkan milik orang lain. Sikap sinis kadang dibungkus dengan gaya objektif. Padahal sinisme selalu berusaha membangun opini lewat perasaan, bukan dengan logika dan fakta. Menganggap atau menghakimi sebagai kurang, salah dan tidak tepat atas pendapat atau perbuatan pihak lain, sungguh berbeda dengan mempertanyakan logika dan efektifitas perbuatan pihak lain, dalam menyelesaikan masalah. Sikap pertama disebut sinis, sementara yang di kedua disebut kritis. Jika kritis disertai dengan rasa hormat dan apresiatif hasilnya langkah maju bersama. Sementara sinisme menghasilkan kebencian.

Sinisme mendorong kita menutup hati, pikiran dan melemahkan niat baik. Karena itu sinisme mengajarkan kita untuk memilah informasi atau fakta berdasarkan apa yang kita suka. Dengan kata lain sinisme cenderung hanya mengafirmasi apa yang sudah kita yakini. Bayangkan jika ternyata apa yang kita yakini tidak tepat, maka sekian lama kita akan berada dalam situasi kegelapan itu.

Berbeda dengan sikap sinis, sikap kritis mendorong kita terus mencari yang terbaik dan paling tepat. Ibaratnya kita berada dalam gelap lalu mengejar cahaya. Jika semangat ini dilandasi dengan niat baik untuk sesama maka hasilnya adalah perubahan perbaikan secara berkelanjutan pada diri sendiri, dan jika hal ini menjadi aksi bersama maka akan terjadi gerakan transformasi kehidupan bersama secara berkelanjutan.

Mengapa kritis masih belum cukup? Karena kritis itu hanyalah alat untuk mencari lalu untuk apanya harus dibimbing oleh nilai kebajikan sosial, kebajikan transendental dan kebajikan universal, untuk inilah diperlukan kemampuan refleksi. Refleksi adalah kemampuan seseorang dalam melihat diri sendiri dan lingkungannya secara kritis lalu menimbangnya dengan nilai kebajikan tersebut. Karena itu hanya dengan kemampuan refleksi maka daya kritis akan bermanfaat.

Kalau melihat perjalanan membangun Indonesia, kini kita perlu menguatkan atau menonjolkan daya kritis reflektif dan meninggalkan kritis sinis.

Sejak reformasi kita semua telah memproduksi trilyunan kata lalu menumpahkan ke pihak lain. Mari kita terus memproduksi kata dan karya tapi dengan semangat kritis reflektif.

Buatlah kata kata itu lewat opini, lewat gambar, lewat lagu, puisi, pidato, slogan atau semboyan. Tapi kata-kata yang menggerakkan hati, pikiran dan niat baik. Kata yang dihasilkan oleh daya kritis reflektif. Sekali lagi bukan kata hasil olahan kritis sinis.

Selamat menyambut puasa bagi yang muslim, semoga semakin taqwa, semakin Trampil kritis reflektifnya.
 
#manusiaproduktif
#gerakanrefleksiIndonesia
#jatimproduktif

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Terkait
  • Proses

  • Apa yang Terlihat

  • Cerita Kehidupan

  • Sering Kali

  • Apa yang Dicari

  • Kemauan

  • Kadang

  • Dahsyatnya Cinta

  • Istirahat

  • Perlu Contoh

  • Peduli

  • Kehormatan

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783782273.1255 at start, 1783782273.7552 at end, 0.62967896461487 sec elapsed