News Ticker
  • Dalam Grebeg Berkah Jonegaran, Kapolres Bojonegoro Terima Penghargaan dari Bupati
  • Bus Pariwisata Ziarah Wali Songo Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Tuban
  • Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor di Kalitidu Babak Belur
  • 7 Ribu Kupon Makanan Gratis Diserbu Warga
  • Seorang Kakek Warga Desa Pacul Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi
  • Komunitas Difabel Blora Semangat Membuat Batik
  • Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api
  • Satpol PP Tertibkan Dua Minimarket Bodong
  • Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Desa Sembung Kecamatan Kapas
  • Siswa SMPN 1 Gayam Antusias Ikuti Belajar Energi Migas
  • Gempabumi 3,8 Skala Richter Guncang Wilayah Tuban
  • AJI Bojonegoro Gelar Diskusi Laporan Hasil Investigasi Open Data
  • Buat Laporan Kebakaran Palsu, Seorang Remaja Asal Soko Diamankan Polisi
  • Polisi Lakukan Olah TKP Laka-Lantas di Baureno Yang Akibatkan Korban Jiwa
  • Tiga Peserta Lolos Seleksi Calon Kades PAW Desa Beged, Diumumkan
  • Anggota Polres Blora Jalani Tes Psikologi Pengguna Senjata Api
  • Tabrakan Motor di Margomulyo Seorang Pembonceng Alami Patah Kaki
  • Lagi, Kapolres Bojonegoro Santuni Warga Kurang Mampu
  • Tabrak Truk, Pengendara Motor di Sugihwaras Patah Kaki
  • DPMD Lakukan Tes Bakal Calon Kades PAW Desa Beged

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

*Oleh Kang Yoto

MARI tinggalkan sinisme dan mari perkuat daya kritis dan reflektif. Sinisme, bermula dari upaya mengagungkan apa yang kita yakini, lalu merendahkan milik orang lain. Sikap sinis kadang dibungkus dengan gaya objektif. Padahal sinisme selalu berusaha membangun opini lewat perasaan, bukan dengan logika dan fakta. Menganggap atau menghakimi sebagai kurang, salah dan tidak tepat atas pendapat atau perbuatan pihak lain, sungguh berbeda dengan mempertanyakan logika dan efektifitas perbuatan pihak lain, dalam menyelesaikan masalah. Sikap pertama disebut sinis, sementara yang di kedua disebut kritis. Jika kritis disertai dengan rasa hormat dan apresiatif hasilnya langkah maju bersama. Sementara sinisme menghasilkan kebencian.

Sinisme mendorong kita menutup hati, pikiran dan melemahkan niat baik. Karena itu sinisme mengajarkan kita untuk memilah informasi atau fakta berdasarkan apa yang kita suka. Dengan kata lain sinisme cenderung hanya mengafirmasi apa yang sudah kita yakini. Bayangkan jika ternyata apa yang kita yakini tidak tepat, maka sekian lama kita akan berada dalam situasi kegelapan itu.

Berbeda dengan sikap sinis, sikap kritis mendorong kita terus mencari yang terbaik dan paling tepat. Ibaratnya kita berada dalam gelap lalu mengejar cahaya. Jika semangat ini dilandasi dengan niat baik untuk sesama maka hasilnya adalah perubahan perbaikan secara berkelanjutan pada diri sendiri, dan jika hal ini menjadi aksi bersama maka akan terjadi gerakan transformasi kehidupan bersama secara berkelanjutan.

Mengapa kritis masih belum cukup? Karena kritis itu hanyalah alat untuk mencari lalu untuk apanya harus dibimbing oleh nilai kebajikan sosial, kebajikan transendental dan kebajikan universal, untuk inilah diperlukan kemampuan refleksi. Refleksi adalah kemampuan seseorang dalam melihat diri sendiri dan lingkungannya secara kritis lalu menimbangnya dengan nilai kebajikan tersebut. Karena itu hanya dengan kemampuan refleksi maka daya kritis akan bermanfaat.

Kalau melihat perjalanan membangun Indonesia, kini kita perlu menguatkan atau menonjolkan daya kritis reflektif dan meninggalkan kritis sinis.

Sejak reformasi kita semua telah memproduksi trilyunan kata lalu menumpahkan ke pihak lain. Mari kita terus memproduksi kata dan karya tapi dengan semangat kritis reflektif.

Buatlah kata kata itu lewat opini, lewat gambar, lewat lagu, puisi, pidato, slogan atau semboyan. Tapi kata-kata yang menggerakkan hati, pikiran dan niat baik. Kata yang dihasilkan oleh daya kritis reflektif. Sekali lagi bukan kata hasil olahan kritis sinis.

Selamat menyambut puasa bagi yang muslim, semoga semakin taqwa, semakin Trampil kritis reflektifnya.
 
#manusiaproduktif
#gerakanrefleksiIndonesia
#jatimproduktif

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Oleh Drs H Suyoto MSi INDONESIA mendapatkan berkah demokrasi sejak reformasi. Bahkan, sejauh demokrasi itu diartikan sebagai ruang publik sebagaimana ...

Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Indahnya kerlap-kerlip lampu Go-fun Bojonegoro menambah gelora semangat malam itu pada puncak acara Sparkling Night Run ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Sukosewu) - Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi menghadiri pengajian umum Jamaah Tahlil, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Jumat, 20 Oktober 2017

Berita Foto

Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api

Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Ngasem) - Prosesi pengambilan Api Abadi sebagai rangkaian Hari jadi Bojonegoro (HJB) ke 340, dilaksanakan di ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Film Pengabdi Setan (2017)

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Oleh Vera Astanti DI RUMAH itu ada seorang pembantu misterius berwajah cantik tapi menyeramkan. Ditambah lagi, rumah tersebut baru kehilangan ...

Feature

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Oleh Imam Nurcahyo Blora - Jalan Desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terlihat lengang. Namun, setelah melintas balai desa setempat, ...

Teras

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

*Oleh Imam Nurcahyo SATU lagi, warga Bojonegoro dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan atau pencemaran nama ...

Statistik

Hari ini

2.568 pengunjung

5.076 halaman dibuka

245 pengunjung online

Bulan ini

77.373 pengunjung

227.607 halaman dibuka

Tahun ini

871.179 pengunjung

3.446.805 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.638

Indonesia: 12.147

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015