News Ticker
  • Perbandingan Gizi Ikan Lele dan Ikan Salmon sebagai Sumber Protein
  • Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan Percepat Sertifikasi Tanah di Jatim
  • Prakiraan Cuaca 12 April di Bojonegoro
  • 12 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Minggu 12 April 2026, Detail Weton Minggu Pon dan Jumlah Neptu 13
  • Dapur SPPG di Kedungadem, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin
  • Kepemimpinan SMSI Bojonegoro Berganti, Kustaji Siap Perkuat Profesionalisme Media
  • Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur
  • Mengungkap Jejak Pesantren Kuno Guyangan di Balik Mbah Kintir atau Kiai Januddin
  • Punya UMKM? Ini Mindset yang Wajib Kamu Punya Biar Bisnismu Naik Kelas
  • Teror Labirin Ingatan dan Trauma dalam Film Legenda Kelam Malin Kundang
  • Pemprov Jatim Perkuat Kerjasama Multisektor dengan Tiongkok
  • BPBD Bojonegoro Petakan Titik Rawan Kekeringan, Warga Diminta Proaktif Lapor
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan Datangi Bojonegoro, Pastikan Ketersediaan Stok dan Percepatan MBG
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Poli Onkologi Guna Mudahkan Akses Pengobatan Kanker di Bojonegoro
  • TPA Banjarsari Bojonegoro Kembangkan Drum Komposter Guna Tekan Volume Sampah Rumah Tangga
  • Gandeng Akademisi dan Periset, Pemkab Bojonegoro Perkuat Kebijakan Berbasis Data dan Antisipasi Dampak Kemarau
  • Prakiraan Cuaca 11 April 2026 di Bojonegoro
  • 11 April dalam Sejarah
  • Diterjang Angin, Atap Bangunan Gudang Pupuk di Gayam, Bojonegoro Rusak
  • Kalender Jawa Hari Ini, Sabtu 11 April 2026, Detail Weton Sabtu Pon dan Jumlah Neptu 16
  • Pemprov Jatim akan Jemput Bola Pengurusan NIB bagi UMKM Agar Bisa Jual Beli LPG
  • Siswa SD dan SMP di Bojonegoro Kota Kini Masuk Pukul 06.30 WIB
  • ASN Pemkab Bojonegoro Harus Jadi Contoh Hemat BBM di Masyarakat
Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

*Oleh Kang Yoto

MARI tinggalkan sinisme dan mari perkuat daya kritis dan reflektif. Sinisme, bermula dari upaya mengagungkan apa yang kita yakini, lalu merendahkan milik orang lain. Sikap sinis kadang dibungkus dengan gaya objektif. Padahal sinisme selalu berusaha membangun opini lewat perasaan, bukan dengan logika dan fakta. Menganggap atau menghakimi sebagai kurang, salah dan tidak tepat atas pendapat atau perbuatan pihak lain, sungguh berbeda dengan mempertanyakan logika dan efektifitas perbuatan pihak lain, dalam menyelesaikan masalah. Sikap pertama disebut sinis, sementara yang di kedua disebut kritis. Jika kritis disertai dengan rasa hormat dan apresiatif hasilnya langkah maju bersama. Sementara sinisme menghasilkan kebencian.

Sinisme mendorong kita menutup hati, pikiran dan melemahkan niat baik. Karena itu sinisme mengajarkan kita untuk memilah informasi atau fakta berdasarkan apa yang kita suka. Dengan kata lain sinisme cenderung hanya mengafirmasi apa yang sudah kita yakini. Bayangkan jika ternyata apa yang kita yakini tidak tepat, maka sekian lama kita akan berada dalam situasi kegelapan itu.

Berbeda dengan sikap sinis, sikap kritis mendorong kita terus mencari yang terbaik dan paling tepat. Ibaratnya kita berada dalam gelap lalu mengejar cahaya. Jika semangat ini dilandasi dengan niat baik untuk sesama maka hasilnya adalah perubahan perbaikan secara berkelanjutan pada diri sendiri, dan jika hal ini menjadi aksi bersama maka akan terjadi gerakan transformasi kehidupan bersama secara berkelanjutan.

Mengapa kritis masih belum cukup? Karena kritis itu hanyalah alat untuk mencari lalu untuk apanya harus dibimbing oleh nilai kebajikan sosial, kebajikan transendental dan kebajikan universal, untuk inilah diperlukan kemampuan refleksi. Refleksi adalah kemampuan seseorang dalam melihat diri sendiri dan lingkungannya secara kritis lalu menimbangnya dengan nilai kebajikan tersebut. Karena itu hanya dengan kemampuan refleksi maka daya kritis akan bermanfaat.

Kalau melihat perjalanan membangun Indonesia, kini kita perlu menguatkan atau menonjolkan daya kritis reflektif dan meninggalkan kritis sinis.

Sejak reformasi kita semua telah memproduksi trilyunan kata lalu menumpahkan ke pihak lain. Mari kita terus memproduksi kata dan karya tapi dengan semangat kritis reflektif.

Buatlah kata kata itu lewat opini, lewat gambar, lewat lagu, puisi, pidato, slogan atau semboyan. Tapi kata-kata yang menggerakkan hati, pikiran dan niat baik. Kata yang dihasilkan oleh daya kritis reflektif. Sekali lagi bukan kata hasil olahan kritis sinis.

Selamat menyambut puasa bagi yang muslim, semoga semakin taqwa, semakin Trampil kritis reflektifnya.
 
#manusiaproduktif
#gerakanrefleksiIndonesia
#jatimproduktif

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Terkait
  • Proses

  • Apa yang Terlihat

  • Cerita Kehidupan

  • Sering Kali

  • Apa yang Dicari

  • Kemauan

  • Kadang

  • Dahsyatnya Cinta

  • Istirahat

  • Perlu Contoh

  • Peduli

  • Kehormatan

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Teror Labirin Ingatan dan Trauma dalam Film Legenda Kelam Malin Kundang

Teror Labirin Ingatan dan Trauma dalam Film Legenda Kelam Malin Kundang

Film Legenda Kelam Malin Kundang hadir sebagai sebuah tawaran segar yang merombak pemahaman terhadap pakem cerita rakyat yang selama ini ...

1775966991.3013 at start, 1775966991.9578 at end, 0.65651202201843 sec elapsed