News Ticker
  • Dana Hibah Rp 9,2 Miliar, untuk Infrasruktur Pendidikan di Bojonegoro Belum Terserap
  • Jembatan Trucuk Dipastikan Selesai Agustus 2018
  • Terkait Pengelolaan Parkir di Bojonegoro, Komisi A Beri Beberapa Rekomendasi
  • Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu Raih Predikat 100 Desa Terbaik Nasional
  • Sat Lantas Polres Blora Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas di Sekolah
  • Kebakaran Hutan Terjadi di Kecamatan Trucuk Bojonegoro
  • Nasehat
  • Mahasiswa UNY KKN di Blora, Bupati Harap Mahasiswa Bantu Maksimalkan Potensi Desa
  • Polres Bojonegoro Ungkap 2 Kasus Pencurian, 3 Orang Pelaku Diamankan
  • Setubuhi 2 Orang Gadis, Lelaki Asal Ngasem Bojonegoro Ditangkap Polisi
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Pengedar Narkotika Jenis Sabu
  • Polres Bojonegoro Rilis Ungkap Kasus Bulan Juli 2018
  • Antisipasi Tindak Kriminalitas, Sat Shabara Polres Blora Latihan Bongkar Pasang Senjata
  • Pembangunan Masjid Agung Baitunnur Blora Mulai Dikerjakan
  • Berpikir
  • Harga Telur Ayam Broiler di Bojonegoro Melambung
  • Tim Geopark Bojonegoro Hadiri Konferensi Nasional Geopark Indonesia
  • Refreshing
  • Diserempet Motor, Pengayuh Sepeda di Sugihwaras Bojonegoro Luka-Luka
  • Sudah Belasan Hektare Hutan Jati di Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Manusia

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

*Oleh Kang Yoto

MARI tinggalkan sinisme dan mari perkuat daya kritis dan reflektif. Sinisme, bermula dari upaya mengagungkan apa yang kita yakini, lalu merendahkan milik orang lain. Sikap sinis kadang dibungkus dengan gaya objektif. Padahal sinisme selalu berusaha membangun opini lewat perasaan, bukan dengan logika dan fakta. Menganggap atau menghakimi sebagai kurang, salah dan tidak tepat atas pendapat atau perbuatan pihak lain, sungguh berbeda dengan mempertanyakan logika dan efektifitas perbuatan pihak lain, dalam menyelesaikan masalah. Sikap pertama disebut sinis, sementara yang di kedua disebut kritis. Jika kritis disertai dengan rasa hormat dan apresiatif hasilnya langkah maju bersama. Sementara sinisme menghasilkan kebencian.

Sinisme mendorong kita menutup hati, pikiran dan melemahkan niat baik. Karena itu sinisme mengajarkan kita untuk memilah informasi atau fakta berdasarkan apa yang kita suka. Dengan kata lain sinisme cenderung hanya mengafirmasi apa yang sudah kita yakini. Bayangkan jika ternyata apa yang kita yakini tidak tepat, maka sekian lama kita akan berada dalam situasi kegelapan itu.

Berbeda dengan sikap sinis, sikap kritis mendorong kita terus mencari yang terbaik dan paling tepat. Ibaratnya kita berada dalam gelap lalu mengejar cahaya. Jika semangat ini dilandasi dengan niat baik untuk sesama maka hasilnya adalah perubahan perbaikan secara berkelanjutan pada diri sendiri, dan jika hal ini menjadi aksi bersama maka akan terjadi gerakan transformasi kehidupan bersama secara berkelanjutan.

Mengapa kritis masih belum cukup? Karena kritis itu hanyalah alat untuk mencari lalu untuk apanya harus dibimbing oleh nilai kebajikan sosial, kebajikan transendental dan kebajikan universal, untuk inilah diperlukan kemampuan refleksi. Refleksi adalah kemampuan seseorang dalam melihat diri sendiri dan lingkungannya secara kritis lalu menimbangnya dengan nilai kebajikan tersebut. Karena itu hanya dengan kemampuan refleksi maka daya kritis akan bermanfaat.

Kalau melihat perjalanan membangun Indonesia, kini kita perlu menguatkan atau menonjolkan daya kritis reflektif dan meninggalkan kritis sinis.

Sejak reformasi kita semua telah memproduksi trilyunan kata lalu menumpahkan ke pihak lain. Mari kita terus memproduksi kata dan karya tapi dengan semangat kritis reflektif.

Buatlah kata kata itu lewat opini, lewat gambar, lewat lagu, puisi, pidato, slogan atau semboyan. Tapi kata-kata yang menggerakkan hati, pikiran dan niat baik. Kata yang dihasilkan oleh daya kritis reflektif. Sekali lagi bukan kata hasil olahan kritis sinis.

Selamat menyambut puasa bagi yang muslim, semoga semakin taqwa, semakin Trampil kritis reflektifnya.
 
#manusiaproduktif
#gerakanrefleksiIndonesia
#jatimproduktif

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro Apa yang dilakukan oleh Kang Yoto, sapaan Suyoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008-2013 dan ...

Opini

Manajemen Pelayanan Publik

Manajemen Pelayanan Publik

*Oleh Moh. Lutfi PELAYANAN publik merupakan suatu pelayanan yang wajib dilakukan oleh pemerintah sebagai manivestasi keperdulian kepada masyarakatnya. Pelayanan publik ...

Quote

Nasehat

Nasehat

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Nasehat memiliki arti murni, suci, bersih, ajaran kebaikan, agar selalu pada jalan kebenaran. Sebagai ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Oleh Priyo Spd BLORA- Prestasi membanggakan diukir musisi asal Blora, dia adalah Sarasta Adi Cahyono, yang meraih rekor dunia versi ...

Religi

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri. Berikut ini beberapa nukilan yang ...

Berita Foto

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Pilkada Serentak 2018

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Perjuangan mengawal logistik pilkada serentak 2018 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat ...

Feature

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Berawal dari ketakutan pada matematika dan kerisauan akan budaya yang semakin terkikis, tiga mahasiswa Universitas ...

Resensi

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur Oleh Muhammad Roqib Bagaimana bila khutbah yang dilakukan setiap hari Jumat ditulis dalam sebuah buku?. ...

Pelesir

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

Oleh Imam Nurcahyo SEDANG berada di Banyuwangi dan bingung harus berkunjung ke mana saja selama di sana? Anda tidak perlu ...

Statistik

Hari ini

875 kunjungan

1.598 halaman dibuka

134 pengunjung online

Bulan ini

59.545 kunjungan

102.215 halaman dibuka

Tahun ini

772.560 kunjungan

1.352.527 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 639.783

Indonesia: 13.144

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015