News Ticker
  • Kasus Pungli Tidak Harus Dilanjutkan Pidana Jika Kerugiannya Kecil
  • Tim Teknis dan Komersial Pertamina Masih Lakukan Kajian untuk Negosiasi Dengan EMCL
  • Banyak Hambatan, PEPC Masih Berharap Proyek EPC-GPF JTB Bisa Mulai Tahun Ini
  • Puskesmas Tetap Buka Selama Cuti Lebaran
  • Bupati Salat Id di Sugihwaras, Wabup di Masjid Darussalam
  • Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017
  • HMI-KAHMI Bojonegoro Bagikan 3200 Takjil dalam Sebulan untuk Penunggu Pasien Rumah Sakit
  • Hati - Hati Pengguna Kartu Indosat, Nomor Anda Bisa Jadi Dobel Kalau Hal Ini Terjadi
  • Seorang Balita Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Sukosewu
  • Dinkes Bojonegoro Sediakan Ratusan Petugas Kesehatan Layani Pemudik
  • Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap
  • H-1 Lebaran Ratusan Masyarakat Serbu Pusat Perbelanjaan
  • Anggota Sat Reskrim Polres Bojonegoro Tangkap 2 Orang Penombok Judi Dadu
  • Sat Reskrim Polres Bojonegoro Tangkap Satu Dari Dua DPO Kasus Curat di Gayam
  • Pemudik Diharap Hati-Hati di Pasar Tumpah
  • Hendak Pulang Kampung, Motor Warga Kalitidu Terbakar di Perempatan Sumberrejo
  • Kemenhub akan Kunjungi Blora untuk Reaktifasi Bandara Ngloram
  • Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso
  • Kapolres Blora Imbau Pemudik Waspada Kriminalitas di Tempat Umum
  • Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

Dari Gelap Menuju Cahaya, Dari Kritis Sinis Menuju Kritis Reflektif

*Oleh Kang Yoto

MARI tinggalkan sinisme dan mari perkuat daya kritis dan reflektif. Sinisme, bermula dari upaya mengagungkan apa yang kita yakini, lalu merendahkan milik orang lain. Sikap sinis kadang dibungkus dengan gaya objektif. Padahal sinisme selalu berusaha membangun opini lewat perasaan, bukan dengan logika dan fakta. Menganggap atau menghakimi sebagai kurang, salah dan tidak tepat atas pendapat atau perbuatan pihak lain, sungguh berbeda dengan mempertanyakan logika dan efektifitas perbuatan pihak lain, dalam menyelesaikan masalah. Sikap pertama disebut sinis, sementara yang di kedua disebut kritis. Jika kritis disertai dengan rasa hormat dan apresiatif hasilnya langkah maju bersama. Sementara sinisme menghasilkan kebencian.

Sinisme mendorong kita menutup hati, pikiran dan melemahkan niat baik. Karena itu sinisme mengajarkan kita untuk memilah informasi atau fakta berdasarkan apa yang kita suka. Dengan kata lain sinisme cenderung hanya mengafirmasi apa yang sudah kita yakini. Bayangkan jika ternyata apa yang kita yakini tidak tepat, maka sekian lama kita akan berada dalam situasi kegelapan itu.

Berbeda dengan sikap sinis, sikap kritis mendorong kita terus mencari yang terbaik dan paling tepat. Ibaratnya kita berada dalam gelap lalu mengejar cahaya. Jika semangat ini dilandasi dengan niat baik untuk sesama maka hasilnya adalah perubahan perbaikan secara berkelanjutan pada diri sendiri, dan jika hal ini menjadi aksi bersama maka akan terjadi gerakan transformasi kehidupan bersama secara berkelanjutan.

Mengapa kritis masih belum cukup? Karena kritis itu hanyalah alat untuk mencari lalu untuk apanya harus dibimbing oleh nilai kebajikan sosial, kebajikan transendental dan kebajikan universal, untuk inilah diperlukan kemampuan refleksi. Refleksi adalah kemampuan seseorang dalam melihat diri sendiri dan lingkungannya secara kritis lalu menimbangnya dengan nilai kebajikan tersebut. Karena itu hanya dengan kemampuan refleksi maka daya kritis akan bermanfaat.

Kalau melihat perjalanan membangun Indonesia, kini kita perlu menguatkan atau menonjolkan daya kritis reflektif dan meninggalkan kritis sinis.

Sejak reformasi kita semua telah memproduksi trilyunan kata lalu menumpahkan ke pihak lain. Mari kita terus memproduksi kata dan karya tapi dengan semangat kritis reflektif.

Buatlah kata kata itu lewat opini, lewat gambar, lewat lagu, puisi, pidato, slogan atau semboyan. Tapi kata-kata yang menggerakkan hati, pikiran dan niat baik. Kata yang dihasilkan oleh daya kritis reflektif. Sekali lagi bukan kata hasil olahan kritis sinis.

Selamat menyambut puasa bagi yang muslim, semoga semakin taqwa, semakin Trampil kritis reflektifnya.
 
#manusiaproduktif
#gerakanrefleksiIndonesia
#jatimproduktif

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Berita TerkiniBerita Poluler

Sosok

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Wahyu Budianto Toak, Fotografer Bojonegoro

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Oleh Vera Astanti Lelaki itu sibuk menangkap momen. Bukan hanya dengan mata, tetapi juga dengan sebuah kamera yang tercengkeram erat ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H/ 2017 "Bersatu Melangkah Maju" Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakaatuh. Alhamdullilahiribbil alamin wasolatubwassakamu ala Asrofil mursalin ...

Opini

Pendaftaran Siswa Baru dengan Sistem Baru

Opini

Pendaftaran Siswa Baru dengan Sistem Baru

*Oleh Totok Sujatmiko PADA Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun sebelumnya, sistem yang dipergunakan adalah system online berbeda dengan tahun ...

Eksis

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Oleh Vera Astanti Untuk mencari lokasi rumahnya, tidak begitu sulit. Di jalan raya Bojonegoro Padangan, saya masuk Desa Pungpungan Kecamatan ...

Pelesir

Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso

Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso

Oleh Vera Astanti Kapas - Baik di sisi kiri maupun kanan jalan sudah berderet ratusan nyala obor. Lampu listrik di ...

Religi

Puasa Tanpa Jiwa

Puasa Tanpa Jiwa

Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH PADA suatu hari seseorang menemui Nabi Syuaib dan berkata, Allah SWT telah melihat semua ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Minggu, 25 Juni 2017

Berita Foto

Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap

Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap

Oleh Piping Dian Permadi RATUSAN warga terlihat mengantri berdesakan dalam pembagian zakat fitrah di depan masjid At-Taqwa jalan Teuku Umar ...

Infotorial

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Program PHBS dan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama pemerintah terus melakukan berbagai ...

Resensi

Cerita Penuh Hikmah Selama Seribu Satu Malam

Cerita Penuh Hikmah Selama Seribu Satu Malam

Oleh Vera Astanti BUKU ini adalah legenda. Namanya akrab dan melekat di benak masyarakat dunia. Cerita cerita di dalamnya tak ...

Feature

Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Cerita Mudik Unik Hatning Natalia Maindra (36)

Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Oleh Priyo Spd Blora Menempuh perjalanan ribuan kilometer saat mudik lebaran dengan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor atau ...

Teras

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Oleh Heriyanto Bojonegoro Wajah Kota Surabaya kini banyak berubah. Tidak seperti dulu. Dulu Kota Pahlawan itu kesannya seperti lagunya Franky, ...

Statistik

Hari ini

2.297 pengunjung

4.561 halaman dibuka

137 pengunjung online

Bulan ini

112.034 pengunjung

330.510 halaman dibuka

Tahun ini

536.323 pengunjung

2.204.736 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 578.884

Indonesia: 9.221

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

\