News Ticker
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Bubulan Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Bojonegoro Kota
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kanor Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Malo Bojonegoro
  • Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro
  • DPC PKB Blora Bangga Kadernya Diusung PDIP dalam Pilkada 2020
  • DPP PKB Usung Pasangan Arief Rohman - Etyk, dalam Pilkada Blora 2020
  • Situasi Pemungutan Suara Pilkades Serentak di Kabupaten Bojonegoro Berlangsung Aman
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Temayang Bojonegoro Meninggal saat Nyoblos di TPS Pilkades
  • Tinjau Tanggul Jebol, Bupati Bojonegoro Instruksikan Segera Dilakukan Penanggulangan
  • Elevasi Tinggi Muka Air Bengawan Solo di Bojonegoro Kota Terus Alami Penurunan
  • Pemkab Bojonegoro Harap Kepala Desa Gunakan DD Secara Maksimal, Efektif dan Efisien
  • Tanggul Kali Ingas di Kanor Bojonegoro Jebol, Belasan Hektare Sawah Tergenang
  • Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, Pemkab Bojonegoro Harap Masyarakat Ikuti SPO
  • Bengawan Solo di Bojonegoro Kota Masuk Siaga Hijau, Masyarakat Diminta Waspada
  • Bupati Bojonegoro Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak 2020
  • Sub Denpom Blora Laksanakan Sidak ke Markas Kodim Blora
  • Humas Polres Blora Ajak Warga Waspada Penyebaran Hoaks
  • Banjir Genangan di Dalam Kota Bojonegoro
  • Banjir Genangan di Kota Bojonegoro, Sesaat Jadi Arena Bermain Anak-Anak
  • Tahap Masa Tenang Pilkades Serentak di Bojonegoro, Polisi Intensifkan Patroli
  • Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial
  • Stabilitas Keamanan Jelang Pilkades Jadi Prioritas 3 Pucuk Pimpinan di Bojonegoro
  • Tabrakan Motor di Kalitidu Bojonegoro Seorang Pengendara Luka-Luka

Wahyu Budianto Toak, Fotografer Bojonegoro

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Oleh Vera Astanti 

Lelaki itu sibuk menangkap momen. Bukan hanya dengan mata, tetapi juga dengan sebuah kamera yang tercengkeram erat di tangannya. Bagaikan sebuah mesin yang terpasang otomatis, antara jemari dan biji matanya dan setiap langkahnya bergerak perlahan mengikuti instingnya untuk membidik sebuah objek dengan cermat. 

Namanya Wahyu Budianto. Tapi lebih sering dipanggil Toak. Toak bukanlah minuman memabukkan dari pohon aren, katanya. Tetapi akronim dari kata tabah dan optimis akan kehidupan. Dan kemudian menjadi filosofi yang dia anut sampai sekarang.  

Menjadi seorang fotografer sekarang ini memang prestisius, menenteng kamera slr, dan terlihat keren bagi para muda-mudi yang hobi foto dan diwadahi oleh media sosial. Sebab kamera slr seperti harganya mahal. Belum lagi printilan-printilan seperti lighting, lensa, dan lainnya, bila ditotal harganya bisa melebihi harga sepeda motor.

Tetapi bagi lulusan Universitas Negeri Surabaya jurusan Sastra Indonesia ini menjadi fotografer adalah sebuah keterpaksaan yang kemudian diseriusi. Semenjak keluar dari kantor lamanya, dia iseng mencoba mengambil foto dengan kamera warisan dari kakaknya yang tidak terpakai. Kamera dslr lawas yang menjadi saksi perjalanannya sampai sekarang.

"Karena semua teman-teman hobi fotografi, sehingga saya pun ikut mencoba. Berbekal kamera lawas dslr milik kakak. Itu terjadi skeitar tahun 2012," ujar lelaki tiga puluhan ini yang menjabat ketua KFI Bojonegoro ini.

Setahun kemudian dia mencoba diri menjadi wartawan foto di Lombok. Di sebuah media online tentang pariwisata Lombok. Namun hanya dua bulan dia bertahan di sana, kemudian kembali ke Bojonegoro. Di masa tidak ada job, biasanya dia menyetok foto untuk dijual ke pabrik kalender. Biasanya per foto dihargai Rp200ribu. 

Tetapi meski demikian, Toak menyenangi pekerjaannya. Bahkan salah fotonya pernah diikutkan pameran di Irak, yang bertemakan tentang perdamaian. Dia mengambil foto embun yang di dalamnya ada sepeda. 

"Untuk mengambil foto itu pagi buta sudah berangkat ke Menilo. Waktu itu bersama Mas Kawan. Di sana kami bersabar menangkap momen-momen yang menarik untuk dijepret," katanya.

Pada pameran International Exibition 4th tahun 2014 tersebut, dari Indonesia hanya lima orang yang lolos seleksi. Dan Toak menjadi salah satunya, sesuatu yang membuatnya bangga. Apalagi hasil pameran tersebut digunakan untuk donasi kemanusiaan. 

"Melalui foto, bisa mendeskripsikan banyak hal yang tidak bisa dituliskan," katanya.

Meski demikian, kadangkala dia jengkel ketika mengetahui fotonya diplagiat oleh sekelompok orang. Katanya, foto itu juga hasil karya yang memiliki hak cipta dan hak paten. "Kami berusaha menyelesaikan urusan plagiat itu secara kekeluargaan," katanya.

Pengagum karya foto Henri Cartier Bresson memahami bahwa menghasilkan karya foto tidaklah gampang. Susahnya adalah dari harga kamera dan printilannya yang cukup mahal, dan yang kedua adalah menangkap momen. (ver/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Kalender Event Bojonegoro 2020 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (31/01/2020) malam, bertempat di Taman Lokomotif, melaunching Kalender Event Bojonegoro 2020, ...

Berita Video

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid dan Gubernur ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

DALAM 10 tahun terakhir, kita ramai mendapat peristilahan baru pada masalah gizi, yaitu istilah stunting, yang seolah-olah istilah baru di ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (19/02/2020) hari ini, digelar di 233 desa di ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Wisata

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah benar-benar ingin memajukan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya ...

Hiburan

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Rabu (04/12/2019) malam, mengajak sejumlah pelajar, netizen dan awak ...

Statistik

Hari ini

2.949 kunjungan

6.206 halaman dibuka

828 pengunjung online

Bulan ini

197.415 kunjungan

288.495 halaman dibuka

Tahun ini

461.981 kunjungan

652.967 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 578.502

Indonesia: 9.789

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1582154669.5477 at start, 1582154669.7592 at end, 0.21157884597778 sec elapsed