News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Berencana Bangun 'Frontage Road' dan 'Flyover' Jalur Kereta Api
  • Resmi Jadi Tersangka, Satu 'Reseller' Investasi Bodong asal Tuban Terancam 3,5 Tahun Penjara
  • Diduga Rem Blong, Truk di Bojonegoro Masuk Jurang, 1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka-luka
  • Kisah Nostalgia Toko 'Oen', Bisnis Legendaris asal Semarang yang Sukses Lalui Tantangan Zaman dan Pandemi
  • Menikmati Wisata Petik Buah Durian di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro
  • Demo Warga di Kilang Minyak GRR Tuban Sempat Memanas, Kades Wadung Marah hingga Ancam Lapor Ahok
  • Warga Jenu, Tuban Gelar Demo, Tuntut Rekrutmen Kerja di Kilang Minyak Grass Root Refinery
  • Selama Januari 2022, Sat Lantas Polres Blora Tindak 497 Pelanggaran Knalpot Brong
  • Kisah Sukses Bandeng Juwana Elrina, dari Usaha Keluarga hingga Dikenal Luas di Indonesia
  • Aparat bersama Warga di Bojonegoro Perbaiki Tanggul Kali Ingas yang Jebol
  • Usai 6 Orang di Cepu Tewas Akibat Pesta Miras, Polisi Blora Sita Ratusan Liter Miras
  • Suwandi Terpilih Jadi Ketua PWI Tuban Periode 2022-2025 Gantikan Pipiet Wibawanto
  • Bupati Bojonegoro Harap Penanganan Tanggul Kali Ingas yang Jebol Dilakukan secara Permanen
  • Tanggul Kali Ingas di Kanor, Bojonegoro Jebol, Ratusan Hektare Tanaman Padi Tergenang
  • Pertamina EP Sukowati Field Launching Produk UMKM Desa Ngampel
  • Pembelajaran Tatap Muka Berlangsung, Lakukan Empat Tips Ini Agar Anak Tetap 'Happy!'
  • Berikut Ini Nama 30 ASN Pemkab Bojonegoro yang Baru Dimutasi dan Dilantik Bupati
  • Bupati Lantik 30 ASN di Lingkungan Pemkab Bojonegoro yang Baru Dimutasi
  • Kebijakan Minyak Goreng Satu harga Rp 14.000 per Liter Belum Diikuti Semua Toko di Tuban
  • Bupati Blora Harap Tahapan Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko Segera Disepakati
  • Polres Bojonegoro Ungkap 3 Kasus Narkoba dengan 5 Orang Tersangka
  • Polres Bojonegoro Tangkap 9 Tersangka Kasus Pengeroyokan, 5 Orang Masih DPO
  • 5 Kali Setubuhi Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur, Pria di Bojonegoro Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bertambah Lagi, Korban Tewas Pesta Minuman Keras di Cepu, Blora Jadi 6 Orang

Oase Ramadan

Hukum Puasa Ramadan bagi Orang yang Sudah Sangat Tua dan Uzur

Bapak Mansjur usianya sudah 76 tahun. Karena usianya sudah tergolong tua dan sedang dalam kondisi kurang sehat, ia merasa berat menjalani ibadah puasa Ramadan tahun ini. Bapak Mansjur tidak lagi mampu menahan lapar serta haus di siang hari, walaupun pada masa sehat, puasa bagi dirinya sudah sangat biasa. Tidak hanya puasa wajib tapi puasa sunah terbiasa dilakukan. 
 
 
Terhadap kasus tersebut Islam memberi solusi bahwa walaupun ibadah puasa Ramadan wajib dijalankan semua umat Islam, terdapat beberapa golongan yang dikecualikan boleh tidak melaksanakan ibadah ini. Di antara kelompok tersebut adalah orang tua renta yang uzur dan tidak lagi mampu menahan lapar serta haus di siang hari.
 
 
Pada muasalnya, hukum ibadah puasa Ramadan wajib dilaksanakan karena merupakan bagian dari rukun Islam. Kewajiban melaksanakan puasa termaktub dalam Q.S. Albaqarah ayat 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
 
Akan tetapi, salah satu syarat wajib puasa adalah kemampuan menunaikannya. Jumhur ulama bersepakat bahwa orang tua yang tidak kuat lagi berpuasa, boleh tidak berpuasa, dan tidak ada qada (berpuasa di waktu lain) selepasnya.
 
Namun sebagai gantinya, orang yang sudah tua itu harus membayar fidiah sesuai dengan jumlah hari yang ia tinggalkan puasanya. Hal ini dirujuk dari firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 184, "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidiah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.”
 
 
 
 
Jika demikian, lantas berapa besaran fidiah yang wajib dibayarkan bagi orang tua renta tidak mampu lagi berpuasa?
 
Diriwayatkan dari Nafi’, bahwa Ibnu Umar RA, pernah ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya (jika puasa). Beliau menjawab, "Dia boleh berbuka dan memberi makan orang miskin dengan satu mud gandum halus sebanyak hari yang dia tinggalkan." (H.R Baihaqi).
 
Hadis tersebut di atas menerangkan bahwa takaran fidiah yang dibebankan bagi orang yang tidak mampu berpuasa adalah sebanyak satu mud atau setengah sha'. Pernyataan gandum di atas merupakan bentuk makanan pokok yang lazim dikonsumsi masyarakat saat itu. Sementara di wilayah lain, pembayaran fidiah disesuaikan dengan makanan pokok dan selayaknya ditambahkan dengan lauk pauk yang lazim dikonsumsi masyarakat bersangkutan (setempat).
 
Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub MA, dalam bukunya Ramadan Bersama Ali Mustafa Yaqub (2010) menjelaskan bahwa pembayaran fidiah satu mud atau setengah sha' dapat diberikan dalam bentuk satu kilogram beras dan lauk pauk jika disesuaikan dengan masyarakat Indonesia.
 
 
 
 
Lalu bagaimana jika fidiah ingin dibayarkan dalam bentuk uang tunai?
 
Menurut Madzhab Hanafiyah, fidiah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku. Apalagi jika dipandang bahwa uang tunai lebih dibutuhkan dan bermanfaat bagi penerima fidiah. Adapun jika ingin dibayarkan dalam bentuk uang, dalam ukuran orang Indonesia dengan harga sekarang satu kali makan rata-rata bila dikonversi ke nilai rupiah sekali makan sebesar Rp 25.000. Jika dikalikan menjadi 30 hari dalam satu bulan, maka orang yang sangat tua wajib membayar sebesar Rp 750.000 bagi yang tidak mampu lagi menunaikan puasa.
 
Akan tetapi, berdasarkan pendapat dari mayoritas ulama, mulai dari Syafiiyah, Malikiyah, dan Hanabilah, fidiah tidak boleh dibayarkan dalam bentuk uang. Ia harus diberikan dalam bentuk makanan pokok. Pendapat kedua ini didasari oleh dalil syar’i dari ayat disebutkan di atas, yakni: “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankanya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidiah, yaitu memberi makan seorang miskin.” (Q.S. Al-Baqarah: 184).
 
Adapun tata cara pembayaran fidiah dirangkum oleh al-Imam Syihabuddin Abu al-Abbas Ahmad bin Hamzah al-Ramli al-Anshari (957H) dalam Fatawa al-Ramli fi Furu' al-Fiqh al-Syafi'i (2011) yang menurut Madzhab Syafi'i dapat dilakukan dalam tiga cara.
 
Pertama, fidiah cukup dibayarkan sekali sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggalkan; Kedua, fidiah sebaiknya diberikan setelah terbit fajar. Bagi orang tua yang tak bisa berpuasa sejak hari pertama Ramadan, dimulai dari selepas fajar pertama Ramadan, fidiah dapat dibayarkan. Ketiga, fidiah dapat dibayarkan sekaligus atau dicicil setiap harinya hingga tuntas sebagaimana jumlah hari-hari puasa yang ia ditinggalkan. (*/imm)
 
 
Penulis: Drs H Sholikhin Jamik SH MH [Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro]
 
SKK Migas - Pertamina EP
Berita Terkait

Videotorial

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Video

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Opini: Cegah Stroke dengan Makanan Sehat

Opini: Cegah Stroke dengan Makanan Sehat

Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day diperingati pada tanggal 29 Oktober 2021. Peringatan tersebut diprakarsai oleh World Stroke Organization ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Eksis

Siswa SMAN 1 Bojonegoro Raih Medali Perak di Ajang Kompetisi Sains Nasional 2021

Farryzki Noor Thoriq

Siswa SMAN 1 Bojonegoro Raih Medali Perak di Ajang Kompetisi Sains Nasional 2021

Bojonegoro - Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bojonegoro, kembali meraih prestasi yang sangat membanggakan sekaligus mengharumkan sekolah di ...

Infotorial

PEPC JTB Kuatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

PEPC JTB Kuatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Bojonegoro - Pembangunan berkelanjutan saat ini dipandang sebagai sebuah DNA bagi keberadaan perusahaan migas. Komitmen pembangunan berkelanjutan menjadi suatu keniscayaan ...

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Bojonegoro - Senior Production Engineer Pertamina EP Sukowati Field, Hafis Anshari, di dalam waktu senggangnya Kamis (22/7/2021), bercengkrama dengan petani ...

Religi

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Bojonegoro - Jemaah atau warga Muhammadiyah di Kota Bojonegoro, pada Rabu (26/05/2021) malam atau usai sala magrib, menggelar salat gerhana ...

1643271777.3911 at start, 1643271777.5285 at end, 0.13735914230347 sec elapsed