News Ticker
  • Lagi, Akibat Diterjang Angin, Atap Bengkel Milik Warga Baureno Bojonegoro Runtuh
  • Akibat Diterjang Angin, Rumah Warga Kanor Bojonegoro Roboh
  • Diterjang Angin, 3 Dapur dan 1 Rumah Warga Baureno Bojonegoro Roboh
  • Pembangunan Perumahan Polri Bhayangkara Angling Dharma Residence di Bojonegoro Dimulai
  • Angkut Kayu Jati Tanpa Disertai Dokumen, Seorang Warga Ngasem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • YKIB Adakan Konsultasi dan Pemeriksaan Gigi Gratis bagi Siswa
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 Oktober 2019
  • Sejumlah Desa di Sumberrejo Bojonegoro Laksanakan Pembentukan Panitia Pilkades
  • Rumah Warga Bojonegoro Terbakar, 2 Balita Berhasil Diselamatkan Petugas Damkar
  • 68 Desa di 19 Kecamatan di Bojonegoro Krisis Air Bersih, BPBD Droping 928 Tangki Air Bersih
  • Dinas Pertanian Bojonegoro Gelar Rakor Upsus Percepatan Swasembada Pajale
  • Antisipasi Peredaran Narkoba di Lapas, Petugas Lapas Blora Jalani Tes Urine
  • Tahapan Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Bojonegoro Dimulai Hari Ini
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 14 Oktober 2019
  • Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019
  • Masyarakat Bojonegoro Cinta Damai Gelar Aksi 'Damailah Indonesiaku, Bojonegoro Untuk Indonesia'
  • Bojonegoro, City of Bougenville
  • Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro
  • 2 Unit Rumah Warga Sumberrejo Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 70 Juta
  • Usai Pilkades, Wakil Bupati Bojonegoro Ajak Warga Jaga Kerukunan
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 13 Oktober 2019
  • Kebakaran Semak Kembali Terjadi di Bojonegoro, Ini Kebakaran Semak Kedua Hari Ini
  • Hadiri Lokakarya Anti Radikalisme, Kapolres Bojonegoro Ajak Waspadai Paham Radikalisme
  • Akibat Pembakaran Sampah, Semak di Ledokkulon Bojonegoro Terbakar
  • Perwosi Bojonegoro Gelar Sosialisai Senam Kesegaran Jasmani di Gayam

Zona Keselamatan Fasilitas Kapal Alir Muat Terapung FSO Gagak Rimang

Melaut Aman, Keluarga Nyaman

“Ojo parek-parek, luwih adoh luwih aman,” teriak seorang nelayan kepada temannya yang melaut dekat Kapal Alir Muat Terapung (Floating Storage & Offloading/FSO) Gagak Rimang. Nelayan yang lain menimpali, “Kenopo? Ga ono opo-opo kok nok kene.” “Kapal iku duwe aturan zona keamanan dan keselamatan yang harus kita taati,” jawabnya.

 

Percakapan dua nelayan ini merupakan cuplikan dialog dalam desain kaos yang dipakai para nelayan di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Kaos yang telah digunakan nelayan sejak 2015 tersebut merupakan bagian dari kampanye keselamatan di area fasilitas kapal alir muat terapung minyak mentah dari Lapangan minyak dan gas Banyu Urip Blok Cepu. Sebuah proyek negara yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). “EMCL bersama kami dan pemerintah bekerjasama dalam menyukseskan upaya ini,” ungkap Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tuban, Muslih.

Menurut Muslih, fasilitas Kapal Alir Muat Terapung Gagak Rimang yang ada di laut lepas, cukup menarik perhatian para nelayan ketika melaut karena banyaknya ikan di area tersebut. Dia menduga, penerangan di sekitar fasilitas tersebut cukup terang sehingga menarik ikan untuk berkumpul. Hal inilah yang membuat para nelayan ingin menangkap ikan di area sekitar Gagak Rimang. “Tapi kita harus tahu batasan keselamatan di area fasilitas tersebut,” ujar pria yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari hasil laut itu.

Untuk menjaga keselamatan para nelayan, Muslih sebagai penggerak organisasi nelayan, telah berkonsultasi dengan pihak Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) bersama Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Tuban serta EMCL. Kemudian beberapa diskusi dan sosialisasi dilakukan kepada para nelayan. Kini masyarakat tahu, bahwa radius 500 meter dari fasilitas tersebut merupakan area terlarang. Di zona terlarang, semua jenis kapal tidak diperbolehkan melintas. Sedangkan radius 1.250 meter dari zona terlarang itu menjadi wilayah terbatas. Di zona terbatas, kapal masih boleh melintas, tapi tidak menurunkan sauh atau jangkar. “Pembagian zona ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2010 tentang kenavigasian,” ucap dia.

Muslih menambahkan, untuk memperjelas batas zona tersebut, dengan dukungan EMCL, pihaknya memasang tanda batas laut (buoy). Dia menuturkan, dengan adanya buoy, nelayan akan tenang berlayar tanpa khawatir melewati batas zona aman. “Kita semua faham bahwa peraturan tersebut dibuat untuk keselamatan kita,” ungkap dia.

Sementara itu, External Affairs Manager EMCL, Dave A Seta mengungkapkan, EMCL terus bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Tuban melalui dinas-dinas terkait, pihak kecamatan, hingga desa. EMCL sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) pemerintah di bawah pengawasan SKK Migas, memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan taraf hidup masyarakat Kabupaten Tuban.

Pipa minyak sepanjang 72 km dari Lapangan Minyak dan Gas Banyu Urip di Bojonegoro hingga bibir pantai Tuban, melewati 32 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Tuban. Ditambah pipa bawah laut sepanjang 23 km hingga menara tambat fasilitas Kapal Alir Muat Terapung Gagak Rimang. “Kami mengapresiasi semua dukungan dari masyarakat selama ini sehingga operasi kami berjalan aman dan efisien,” ucap dia.

Keselamatan, kata Dave, merupakan nilai yang dijunjung tinggi oleh EMCL dalam menjalankan operasinya. EMCL berusaha keras untuk selalu menjaga keselamatan bagi pekerja, masyarakat sekitar, dan lingkungan. Dalam hal ini, keselamatan bagi para nelayan di sekitar Gagak Rimang menjadi bagian dari prioritas EMCL.

Dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, tutur Dave, EMCL memprakarsai berbagai program kemasyarakatan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. Atas persetujuan SKK Migas dan dukungan mitra Blok Cepu: Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu, EMCL telah membangun tambat labuh di Desa Glodok dan Karangagung Kecamatan Palang, mendirikan pos jaga nelayan di depan Tempat Pelelangan Ikan Karangagung, memberikan bantuan 112 terumbu karang, alat tangkap ikan kepada para nelayan, program peningkatan mata pencaharian serta melaksanakan program pemberdayaan istri nelayan di Desa Glodok, Leran Kulon, dan Desa Karangagung. “Selama program, EMCL berkejasama dengan LSM dan melibatkan masyarakat dalam setiap pelaksanaan kegiatannya,” tukas Dave.

Tentang Gagak Rimang

Untuk mengalirkan minyak yang diproses dari Fasilitas Pusat Pengolahan (Central Processing Facility / CPF) menuju ke Pantai Palang, Tuban, EMCL membangun pipa darat yang ditanam sepanjang 72 kilometer. Empat rumah katup ditempatkan di sepanjang jalur pipa berdiameter 20 inci dan berinsulasi tersebut.

Dari Pantai Palang, Tuban, pipa darat tersambung dengan pipa bawah laut sepanjang 23 kilometer menuju menara tambat. Menara tambat seberat 1.200 ton ini ditanam di dasar laut pada kedalaman 33 meter. Konstruksi menara dibuat sedemikian rupa sehingga Fasilitas Penyimpanan dan Alir-Muat Terapung (Floating Storage and Offloading/FSO) yang dikaitkan dapat berputar 360 derajat, menyesuaikan arah dengan angin atau ombak dan arus laut tanpa mengganggu aliran minyak ke kapal tersebut.

Kapal FSO Gagak Rimang dapat menampung 1,7 juta barel minyak mentah yang dialirkan lewat pipa darat dan laut dari CPF. Kapal ini berukuran 327 meter atau kira-kira setara dengan 3 kali panjang lapangan sepak bola. Kapal FSO tanpa muatan memiliki berat bersih 46.500 ton atau setara berat 60.000 gajah.

Nama Gagak Rimang diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 19 Agustus 2014. Nama tersebut diambil dari nama kuda legendaris milik Arya Penangsang, adipati Jipang pada abad ke XVI yang wilayah kekuasaannya diyakini meliputi daerah Cepu, Blora, Bojonegoro dan Tuban. Nama tersebut dipilih untuk mengambil filosofi kekuatan dan kehandalan tersebut. [*/inc]

Berita Terkait

Videotorial

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342 Ketua Umum pengurus Besar Nahdlatur Ulama (PBNU), Prof Dr ...

Berita Video

Bojonegoro, City of Bougenville

Berita Video

Bojonegoro, City of Bougenville

Bojonegoro, City of Bougenville Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah bersama empat orang model, saat menabadikan momen indahnya bunga bugenvil, ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

PAGI sangat cerah, seperti hari-hari sebelumnya. Tapi saat tengah menikmati kopi panas, beberapa pesan masuk berantai dengan disertai gambar tulisan ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Surabaya - Nurul, perajut asal Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (13/10/2019), turut hadir membawa nama Bojonegoro di ...

Eksis

Batik Nimas Barokah Blora, Terima Sertifikat Batik dari Presiden Jokowi

Batik Nimas Barokah Blora, Terima Sertifikat Batik dari Presiden Jokowi

Blora - Peringatan Hari Batik Nasional ke 10, di Pura Mangkunegaran, Surakarta pada Rabu (2/10/2019), yang dihadiri Presiden Joko Widodo, ...

Infotorial

Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri

Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri

SINAR matahari pagi membakar semangat peserta upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 di Lapangan Minyak Banyu ...

Berita Foto

Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro

Bojonegoro, City of Bougenville

Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro

Bojonegoro - Saat musim kemarau ini, di sepanjang jalan nasional, baik jalur Bojonegoro - Babat, maupun jalur Bojonegoro - Cepu, ...

Feature

Soto Ayam Dr Soetomo Bojonegoro, Kelezatannya Karena Pertahankan Resep Keluarga

Kuliner

Soto Ayam Dr Soetomo Bojonegoro, Kelezatannya Karena Pertahankan Resep Keluarga

Bojonegoro - Bagi anda yang hobi kuliner, anda wajib mencoba dan merasakan sensasi Soto Ayam kampung yang satu ini, 'Soto ...

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Ribuan jemaah pada Minggu (06/10/2019) siang, tumpah ruah berdatangan ke Alun-alun Kota Bojonegoro, untuk menghadiri acara Gema Salawat ...

Pelesir

Blora Punya Objek Wisata Dinding Sungai Purba Kalinanas Yang Eksotis

Wisata

Blora Punya Objek Wisata Dinding Sungai Purba Kalinanas Yang Eksotis

Blora - Keindahan potensi alam kelokan dinding Sungai Purba Kalinanas yang eksotis, tepat di bawah Jembatan Merah di Desa Kalinanas ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 Oktober 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 Oktober 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (15/10/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu: Pukul 17.00 WIB s/d Selesai Tempat: Lapangan ...

Statistik

Hari ini

5.907 kunjungan

8.678 halaman dibuka

206 pengunjung online

Bulan ini

122.311 kunjungan

176.207 halaman dibuka

Tahun ini

1.647.432 kunjungan

2.586.370 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015