Diduga Sakit Jantung Kabuh, Seorang Warga Kedewan Ditemukan Meninggal di Sawah
Senin, 31 Juli 2017 15:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Kedewan - Seorang pensiunan bernama Pariman (60), warga Desa Beji RT 006 RW 002 Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (31/07/2017) sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi, ditemukan oleh tetangganya tergeletak dan dalam kondisi telah meninggal dunia, di dekat belik (sumur buatan) yang berada di area sawah milik korban. Diduga korban meninggal dunia akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya kabuh. Selain itu korban juga memiliki riwayat menderita penyakit epilepsi.

Menurut keterangan Kapolsek Kedewan, AKP Sukirman, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP serta indentifikasi terhadap jenazah korban, diduga korban meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh, saat korban bekerja di sawah.“Diduga penyakit jantungnya kambuh dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya korban meninggal dunia di sawah,” terang AKP Sukirman.
Selain itu, lanjut Kapolsek, menurut keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat menderita penyakit epilepsi. Sementara berdasarkan identifikasi terhadap jenazah korban, panjang mayat 163 centimeter, korban memakai baju kaos warna abu-abu dan celana warna hijau tua. Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Kedewan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda pengaiayaan,” lanjut Kapolsek.
Adapun kronologi peristiwa meninggalnya korban sebagaimana dikutip dari saksi Dahar (59) dan Nurseto (33) serta saksi Sarpan ((48), ketiganya masih tetangga korban, bahwa pada hari Senin (31/07/2017) sekira pukul 05.30 WIB, korban berangkat ke sawah untuk menyiram cabe. Saat itu, korban sedang mengambil air di Belik Gandri (sumur buatan) yang berada tidak jauh dari sawah milik korban. “Tiba-tiba korban lemas dan tergeletak di samping belik.” terang AKP Sukirman yang dikutip dari keterangn saksi-saksi.
Mengetahui peristiwa tersebut, lanjut Kapolsek, para saksi segera menghampiri korban dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh saksi, korban diketahui telah meninggal dunia dan saksi segera memberitahukan peristiwa tersebut pada warga sekitar.”Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kedewan.” imbuh Kapolsek.
Setelah pihaknya mendapat laporan, anggota Polsek Kedewan segera mendatangi lokasi kejadian, guna guna melakukan olah TKP dan membantu mengevakuasi korban. “Korban dievakuasi ke rumah duka.” imbuk Kapolsek.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, disaksikan oleh perangkat desa setempat. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (inc/imm).





































