News Ticker
  • Bus Pariwisata Ziarah Wali Songo Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Tuban
  • Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor di Kalitidu Babak Belur
  • 7 Ribu Kupon Makanan Gratis Diserbu Warga
  • Seorang Kakek Warga Desa Pacul Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi
  • Komunitas Difabel Blora Semangat Membuat Batik
  • Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api
  • Satpol PP Tertibkan Dua Minimarket Bodong
  • Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Desa Sembung Kecamatan Kapas
  • Siswa SMPN 1 Gayam Antusias Ikuti Belajar Energi Migas
  • Gempabumi 3,8 Skala Richter Guncang Wilayah Tuban
  • AJI Bojonegoro Gelar Diskusi Laporan Hasil Investigasi Open Data
  • Buat Laporan Kebakaran Palsu, Seorang Remaja Asal Soko Diamankan Polisi
  • Polisi Lakukan Olah TKP Laka-Lantas di Baureno Yang Akibatkan Korban Jiwa
  • Tiga Peserta Lolos Seleksi Calon Kades PAW Desa Beged, Diumumkan
  • Anggota Polres Blora Jalani Tes Psikologi Pengguna Senjata Api
  • Tabrakan Motor di Margomulyo Seorang Pembonceng Alami Patah Kaki
  • Lagi, Kapolres Bojonegoro Santuni Warga Kurang Mampu
  • Tabrak Truk, Pengendara Motor di Sugihwaras Patah Kaki
  • DPMD Lakukan Tes Bakal Calon Kades PAW Desa Beged
  • Kunjungan PKK ke Lapangan Banyu Urip

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

 

Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd

 

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh

Yang saya cintai, seluruh hadirin jamaah solat Idul Adha, bapak-bapak, ibu-ibu, para pemuda, pemudi dan anak-anakku semua.

Syukur alhamdulilah, pagi ini kita dapat hadir di tempat yang Inshaa Allah diberkati oleh Allah Subhanahu Wataala. Di bulan Agustus ini, kita semua baru saja mengenang peristiwa penting berbangsa dan bernegara, melaui perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-72. Suasana perayaan kemerdekaan itu masih terasa di berbagai tempat, di seluruh pelosok nusantara dan juga di seluruh desa bahkan dusun di Bojonegoro.

Dari kemerdekaan kita mendapatkan kesempatan untuk mengelola kehidupan secara mandiri, mari kita ingat bahwa jatuh bangunnya bangsa, kabupaten dan desa, terletak di tangan kita sendiri.  Seluruh masalah yang ada pada keluarga, lingkungan desa dan negeri ini sepenuhnya terserah kita sendiri. Kita tidak lagi bisa merengek meminta tolong kepada pihak lain, apalagi hanya menyalahkan pihak lain. Menjadi orang merdeka, berarti menjadi orang yang berani bertanggung-jawab atas masalah sendiri dan masa depan bersama yang lebih baik.

Dari peristiwa Idul Adha yang pagi ini kita berkumpul di sini, kita semua mendapatkan tauladan yang luar biasa dari Nabi junjungan kita Ibrahim Alaihis Salam. Sejarah mencatat Ibrahimlah yang mengajarkan tauhid, loyalitas yang tinggi kepada Allah, kesediaan untuk mengorbankan kepentingan diri sendiri mengikuti perintah Allah. Ibrahim juga mengajarkan pentingnya kepedulian dan perhatian terhadap masalah umat manusia dan tanggung-jawab mendidik generasi muda, agar lebih tangguh dan sanggup menghadirkan masa depan yang lebih baik.

 

Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd

Hadirin yang saya muliakan,

Dalam kesempatan yang baik ini saya ingin mengajak bapak-ibu, saudara-saudaraku dan anak-anakku yang saya cintai, untuk mengisi kemerdekaan dengan meneladani Nabiyullah Ibrahim Alaihis Salam!

Pertama: mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wataaala, dengan cara meningkatkan tali kemanusiaan terhadap sesama kita. Mari kita wujudkan kesalehan ritual dan kesalehan sosial terhadap sesama manusia dan alam sekitar kita.

Kedua: mari kita teladani kecintaan Ibrahim terhadap sesama manusia, terhadap lingkungan dan terhadap generasi muda dengan cara sanggup mengorbankan atau menunda kepentingan dan kenikmatan diri sendiri demi kebaikan semua. Jangan pernah berpikir sedikitpun untuk merugikan pihak lain dan merusak lingkungan. Bila tidak bisa memberi manfaat terhadap orang lain dan lingkungan, maka jangan sekali kali membebani, merusak dan merugikannya.  Sebentar lagi, tahapan pemilihan Gubernur Jatim dan Wakilnya, Bupati Bojonegoro pengganti Kang Yoto dan Wakilnya akan segera dimulai, sambutlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, jadikanlah sebagai sarana belajar, memahami sejarah dan tantangan Bojonegoro. Mari saling mengenal dan ikut bertanggung-jawab memilih calon terbaik, mari menjaga suasana saling menghormati.

Ketiga: mari kita wujudkan hal-hal penting yang harus menjadi prioritas bersama, mendahului kepentingan diri dan kelompok. Hari-hari ini kita sedang fokus mendidik anak-anak agar kelak mereka sanggup berperan dalam kehidupan dan sukses. Untuk ini Pemkab telah mengalokasikan anggaran beasiswa yang cukup besar bagi putra-putri Bojonegoro yang sekolah di SLTA. Mohon ikut memastikan tidak ada anak Bojonegoro yang tidak sekolah.

Kita juga fokus berusaha keras mengentaskan rakyat Bojonegoro keluar dari kemiskinan, di tahun 2000, Bojonegoro masih menjadi kabupaten termiskin di Jatim, tahun 2008 Bojonegoro nomor 3 termiskin di Jatim. Dan tahun 2017, Bojonegoro keluar dari sebutan 10 kabupaten termiskian di Jatim. Untuk ini kita syukuri, namun kita tidak boleh puas, jalan mendaki masih pajang yang harus kita lalui bersama.

Untuk itulah mengapa anggaran yang cukup besar kita keluarkan untuk pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. Kita harus terus menjaga warga Bojonegoro yang tidak mampu jangan sampai bangkrut hanya gara-gara sakit. Karena itulah Pemkab Bojonegoro mengeluarkan kebijakan Puskemas gratis dan menanggung biaya rumah sakit bagi mereka yang tidak mampu.

Dengan program pendidikan dan kesehatan ini maka warga Bojonegoro yang kurang mampu tidak terbelenggu memikirkan biaya sakit dan biaya pendidikan sekolah. Mudah-mudahan Raperda Dana Abadi untuk Beasiswa Abadi dapat segera disahkan oleh DPRD Bojonegoro sehingga kelak beasiswa belajar dapat terus diberikan kepada anak-anak Bojonegoro.

Keempat: mari kita ciptakan lingkungan yang memungkinkan semua warga berkreasi menciptakan pendapatan sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah dan sesama manusia. Untuk inilah mari kita jaga ketertiban, keamanan, kenyamanan dan keindahan lingkungan. Mari kita dukung dan undang siapapun yang membuka usaha di Bojonegoro demi menciptakan lapangan pekerjaan bagi saudara-saudara kita. Mari kita usir kemiskinan dengan menghadirkan banyak industri di Bojonegoro.

 

Hadirin jamaah solat Idul Adha yang saya cintai.

Sebagai penutup sambutan ini, saya ingin mengajak, mari kita semua tak henti-hentinya berdoa memohon kepada Allah, mengikuti doa Nabi Ibrahim: Ya Allah jadikanlah negeri dan lingkungan kami ini aman sentosa, berikanlah warganya kemampuan mendapatkan rezeki yang berlimpah, jadikanlah mereka orang-orang yang senantiasa beriman kepada-Mu. Bimbinglah generasi mudanya meningkatkan ketrampilan hidupnya dengan selalu beriman dan berakhlak mulia. Aamin ya robbal alamin.

Demikian, terimakasih atas segala perhatiannya.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakaatuh

 

Bojonegoro 01 September 2017

Bupati Bojonegoro,

Kang Yoto

*) Disunting ulang oleh Imam Nurcahyo, redaktur beritabojonegoro.com

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Oleh Drs H Suyoto MSi INDONESIA mendapatkan berkah demokrasi sejak reformasi. Bahkan, sejauh demokrasi itu diartikan sebagai ruang publik sebagaimana ...

Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Indahnya kerlap-kerlip lampu Go-fun Bojonegoro menambah gelora semangat malam itu pada puncak acara Sparkling Night Run ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Sukosewu) - Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi menghadiri pengajian umum Jamaah Tahlil, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Jumat, 20 Oktober 2017

Berita Foto

Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api

Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-340 di Lokasi Wisata Khayangan Api

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Ngasem) - Prosesi pengambilan Api Abadi sebagai rangkaian Hari jadi Bojonegoro (HJB) ke 340, dilaksanakan di ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Film Pengabdi Setan (2017)

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Oleh Vera Astanti DI RUMAH itu ada seorang pembantu misterius berwajah cantik tapi menyeramkan. Ditambah lagi, rumah tersebut baru kehilangan ...

Feature

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Oleh Imam Nurcahyo Blora - Jalan Desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terlihat lengang. Namun, setelah melintas balai desa setempat, ...

Teras

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

*Oleh Imam Nurcahyo SATU lagi, warga Bojonegoro dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan atau pencemaran nama ...

Statistik

Hari ini

1.124 pengunjung

2.212 halaman dibuka

234 pengunjung online

Bulan ini

76.530 pengunjung

224.856 halaman dibuka

Tahun ini

870.448 pengunjung

3.444.039 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.638

Indonesia: 12.147

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015