News Ticker
  • Bupati Bojonegoro Pimpin Apel dan Simulasi Sispamkota, Pengamanan Pemilu 2019
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Trucuk Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Pemerintah Kabupaten Blora Minta Dinas Kesehatan Kawal Pengobatan Anak Penderita Tumor
  • Clariant Resmikan Pendirian Fasilitas Pasokan Baru di Bojonegoro
  • Kunjungan Kerja di Kabupaten Blora, Unicef Apresiasi Capaian Penerbitan Akta Kelahiran
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Koordiansi Persiapan Pemilu 2019
  • Bupati Bojonegoro Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Sambang Desa
  • Hadiri Pengajian, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu
  • Kapolres Bojonegoro Ajak Jamaah untuk Waspadai Berita Hoax dan Radikalisme
  • Ditabrak Mobil, Pejalan Kaki di Padangan Bojonegoro Luka Berat
  • Apa yang Dicari
  • 9 Perahu Nelayan di Palang Tuban Terseret Banjir Bandang, 1 Perahu Masih Hilang
  • Diterjang Angin, Ratusan Rumah Warga Kerek Tuban Rusak, 1 Orang Meninggal Dunia
  • KPK Beri Pembekalan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih dan Baik di Pemkab Bojonegoro
  • Lestarikan Lingkungan, PT Pertamina EP Cepu Tanam 4 Ribu Pohon Trembesi di Bojonegoro
  • Polres Blora Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
  • Kemauan
  • Mahasiswa ITS Surabaya Kunjungi Lapangan Migas Banyu Urip Blok Cepu di Bojonegoro
  • Purwadi Setyanto, Melalui Paguyuban Kembang Seroja Populerkan Senam Yoga di Blora
  • PPSDM Migas Beri Program Khusus Sertifikasi Industri Migas, Bagi SMK Migas Cepu Blora
  • Tim Pengawas dan Evaluasi dari Mabes TNI AD Tinjau Lokasi TMMD di Blora
  • Atlet Karate Kyokushinkai Ngawen Blora Raih 9 Medali di Kejuaraan Piala Walikota Semarang
  • Bupati Bojonegoro Kukuhkan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak
  • Sat Reskrim Polres Blora Ringkus Dua Pelaku Pembobol Konter HP
  • Mayat Yang Ditemukan di Jalan Sawunggaling Bojonegoro, Diduga Akibat Gagal Jantung

Catatan Dahlan Iskan

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

*Oleh Dahlan Iskan

TOLONGLAH saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang mana? Kalau perorangan, siapa?

Saya sudah berusaha bertanya. Ke sana ke mari. Tapi gagal info. Sudah ke Google juga. Belum dapat jawaban memuaskan. Mungkin saya kurang gigih.

Ceritanya begini.

Bulan Agustus lalu istilah 'Indonesia Emas 2045' itu saya temukan di beberapa kampus.

Bulan itu saya sering diundang untuk jadi pembicara seminar.  Dengan topik 'Indonesia Emas 2045'. Di Universitas Airlangga. Di ITS. Di UIN Sunan Ampel. Juga saat diundang seminar yang diadakan BEM Universitas Indonesia.

Di tempat-tempat itu pun saya bertanya. Siapakah penggagas Indonesia Emas itu? Tidak menemukan jawabnya. Panitianya pun saya tanya: siapa pencetus istilah tersebut? Tidak tahu.

Saya sungguh kepo. Saya begitu ingin  mendapat penjelasan ini: Apa yang dimaksud Indonesia Emas 2045? Wujudnya seperti apa?  Cara mencapainya bagaimana? Programnya apa?

Tentu saya tahu ini: di tahun 2045 itu Indonesia berumur 100 tahun. Angka keramat. Hanya itu.

Adakah keinginan pencipta istilah tersebut Indonesia 'sudah' adil makmur di tahun itu? Atau 'baru' adil makmur 27 tahun lagi itu?

Kalau iya, tanda-tandanya apa? Gejalanya seperti apa? Yang utama: roadmap menuju adil makmur itu seperti apa?

Saya lebih kepo lagi setelah membandingkan dengan negara lain.

Terutama setelah mengetahui hasil kongres partai komunis Tiongkok ke-19 bulan Oktober 2017 lalu. Saat itu saya lagi di sana.

Salah satu hasil kongres itu mengejutkan saya: lima tahun lagi tidak boleh lagi ada orang miskin di Tiongkok. Tahun 2021 nanti kemiskinan sudah harus terhapus total. Lima tahun lagi.

Begitu jelas target itu. Begitu tegas batas waktu yang ditetapkan. Begitu konkrit  roadmap-nya.

Sebagai orang yang mengikuti dari jarak dekat apa yang dilakukan Tiongkok, saya yakin target menghapus kemiskinan itu pun akan tercapai.

Tiga puluh tahun lalu masih ada 800 juta orang miskin di Tiongkok. Saat itu Tiongkok masih lebih miskin dari Indonesia. Lalu diturunkan menjadi 600 juta. Turun lagi jadi 400 juta. Turun lagi tinggal 200 juta.

Saat ini orang miskin di Tiongkok tinggal 60 juta.

Setiap lima tahun angka penurunannya begitu nyata. Siapa yang tidak percaya kalau target berikutnya juga akan tercapai.

Tinggal yang 60 juta itulah yang akan diselesaikan dalam lima tahun ke depan.

Indonesia Emas 2045 masih 27 tahun lagi. Bukan lima tahun lagi. Mungkin karena masih lama dianggap tidak perlu road map.

Toh kalau gagal yang menciptakan istilah itu tidak bisa dituntut. Mungkin di tahun 2045 itu dia sudah lama meninggal. (*/imm)

*) Catatan Dahlan Iskan akan secara rutin diterbitkan redaksi beritabojonegoro.comsetiap hari Senin

Berita Terkait
  • Apa yang Dicari

  • Kemauan

  • Kadang

  • Dahsyatnya Cinta

  • Istirahat

  • Perlu Contoh

  • Peduli

  • Kehormatan

  • Tidak Sama

  • Alasan

  • Karena Cinta

  • Terima Kasih

  • Pada Dasarnya

  • Tampaknya

  • Jabatan

  • Kualitas Diri

  • Badai Pasti Berlalu

  • Dengan Hati

  • Mencari

  • Mempersiapkan

  • Kedekatan

  • Menghadirkan

  • Tanda

  • Terkadang

  • Memilih

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Guna memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Kalender Event 2019. Dalam Kalender Event tersebut, ...

Berita Video

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Eksistensi Persibo Bojonegoro Itu Hanya Terkendala Dana

Opini

Eksistensi Persibo Bojonegoro Itu Hanya Terkendala Dana

EKSISTENSI Persibo Bojonegoro, dalam beberapa pekan terakhir ini menjadi perbincangan masyarakat pecinta bola di Kabupaten Bojonegoro. Betapa tidak, klub kebanggaan ...

Quote

Apa yang Dicari

Apa yang Dicari

Kehidupan manusia di dunia ini dijalani dengan berbagai cara untuk menggapai tujuan dan harapan. Terkadang ada orang yang dalam menggapai ...

Sosok

Purwadi Setyanto, Melalui Paguyuban Kembang Seroja Populerkan Senam Yoga di Blora

Purwadi Setyanto, Melalui Paguyuban Kembang Seroja Populerkan Senam Yoga di Blora

Blora - Senam yoga bisa membantu manusia untuk segar bugar, awet muda dan seger waras (sehat). Hal itu disampaikan oleh ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Blora - Pecinta burung memang tidak memandang usia dan kalangan. Peminatnya beragam, mulai dari pelajar, petani, PNS, pedagang, wiraswasta, sampai ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Pelesir

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur Blora

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur Blora

Blora - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melalui progranm Coorporate Social Responsibility (CSR), lakukan revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur, yang ...

Hiburan

Yayasan Kelenteng Hok Tik Bio Blora Gelar Pertunjukan Wayang Potehi

Yayasan Kelenteng Hok Tik Bio Blora Gelar Pertunjukan Wayang Potehi

Blora-Yayasan Kelenteng Hok Tik Bio Kabupaten Blora, menggelar pertunjukan wayang potehi dan bhakti sosial pengobatan gratis. Acara digelar dalam rangka ...

Statistik

Hari ini

1.838 kunjungan

2.749 halaman dibuka

84 pengunjung online

Bulan ini

115.304 kunjungan

181.432 halaman dibuka

Tahun ini

485.335 kunjungan

795.159 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 716.297

Indonesia: 11.222

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015