News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Musim Hujan Turunkan Omset Pengusaha Batu Bata

Oleh Angga Reza

Bojonegoro (Dander) – Mungkin bagi sebagian orang musim hujan adalah berkah. Namun bagi perajin batu bata itu jadi ujian kesabaran. Sebab produksi batu bata yang menggantungkan panas matahari ini harus mengalami penyusutan.

Hal itu diakui salah satu produsen batu bata merah di Desa Ngablak Kecamatan Dander Rajiman (52). Kata dia, musim hujan sangat mengurangi penjualan bata yang dia produksi, karena tahun sekarang musim hujan tidak bisa ditebak dan juga minimnya sinar matahari untuk mengeringkan bata. Maka tak ada pilihan lain bagi Rajiman selain mengurangi produksi batu batanya. Dia juga mengaku keputusan itu dilakukan oleh banyak pembuat batu bata lainnya, bukan dia seorang. “Untuk saat ini cuacanya tidak bisa ditebak, jadi sangat mengurangi produksi saya,” katanya saat ditemui beritabojonegoro.com (BBC), Jumat  (15/12/2017).

Rajiman memiliki tempat produksi batu bata merah di belakang rumahnya di tepi Bengawan Solo. Saat kemarau dia sama sekali tidak kesulitan mengambil tanah untuk dijadikan bata sebab tinggal mengeruk di belakang rumah. Namun saat musim hujan seperti ini bahan sangat sulit dicari karena terendam air sungai.

Karena pembuatan menyusut, omset penjualan Rajiman pun turut menurun. “Musim hujan tahun ini saya tidak bisa produksi sebanyak tahun lalu, sekarang cuacanya ekstrem tidak bisa ditebak, kadang pagi pun sudah hujan,” ujarnya.

Saat kemarau, dalam sebulan Rajian membuat sekitar 40 ribu biji bata, namun kali ini hanya 6 ribu saja. Tidak ada pilihan lain bagi Rajiman selain mengurangi produksi. Dengan memperkecil produksi, ia juga memperkecil peluang kerugian. Sebab bata yang sudah tercetak dan siap dikeringkan saja bisa rusak karena hujan yang turun tiba-tiba sehingga otomatis dia merugi. “Di musim hujan ini saya pernah mengalami kerugian, saat sudah terlanjur produksi ternyata agak siangnya hujan,” katanya. (ang/moha)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.486 kunjungan

4.495 halaman dibuka

99 pengunjung online

Bulan ini

59.584 kunjungan

106.530 halaman dibuka

Tahun ini

987.894 kunjungan

1.733.938 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015