News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Alun-Alun Bojonegoro
  • Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Ajak BEM se Bojonegoro Jadi Mitra Kamtibmas
  • Terperosok Lubang Jalan Paving, Pemotor di Kanor Bojonegoro Luka Berat
  • Cah Jos, Upaya Polres Bojonegoro Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar
  • Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian
  • Menunggu
  • Di Bojonegoro Hari Ini Terjadi 2 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • Pelantikan Perangkat Desa Glagahwangi Sugihwaras Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Warga
  • Kebakaran Nyaris Menghanguskan Gudang Toko Milik Warga Pacul Bojonegoro
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Catatan Dahlan Iskan

Tahun Disayang Tuhan

*Oleh Dahlan Iskan

INILAH hasil evaluasi saya tentang tahun 2017: Tuhan sangat sayang kita. Sayang Indonesia. Apa tandanya?

Pertama, tidak ada kemarau panjang selama tahun lalu. Bahkan sudah selama tiga tahun terakhir. Produksi beras melimpah. Petani tenang. Ayem. Tentrem. Bisa panen tiga kali setahun. Bahkan ada yang empat kali. Harga bahan makanan pokok stabil. Stabil-rendah.

Kedua, harga minyak mentah dunia begitu rendahnya tahun lalu. Hanya sekitar 50 dolar per barrel. Pemerintah tidak mensubsidi BBM pun harga BBM stabil. Stabil-rendah.

Bayangkan misalnya kalau tahun lalu terjadi kemarau panjang. Terutama di saat ekonomi agak lesu seperti itu. Tidak mustahil kalau harga pangan tidak terkendali. Lalu impor pangan terjadi. Besar-besaran. Jadi isu pilitik. Lalu gonjang-ganjing.

Bayangkan juga kalau harga minyak mentah dunia tinggi. Tidak usahlah sampai 100 dolar per barel seperti lima tahun lalu.

Kalau saja tahun lalu harga minyak mentah sampai 85 dolar per barel bisa kita bayangkan sulitnya negara. Terutama di saat APBN begitu ketatnya. Yang disebabkan penerimaan pajak begitu beratnya. Di saat pembangunan infrastruktur begitu digenjotnya. Saya ngeri membayangkannya.

Seandainya harga minyak mentah 85 dolar per barel, pilihannya begitu sulit.

Kalau BBM tidak disubsidi harganya akan dua kali lipat dari sekarang. Harga-harga barang ikut membumbung. Inflasi melambung. Dengan segala resiko ikutannya. Rakyat akan bergejolak.

Tapi, kalau BBM disubsidi, APBN bisa jebol. Rupiah akan melorot. Inflasi tak terkendali. Rakyat bergejolak.

Terima kasih Tuhan. Anda baik sekali kepada Indonesia. Campur tangan Anda begitu hebatnya. Anda beri kemarau basah. Anda atur harga minyak mentah begitu rendah.

Alhamdulillah. Ya Allah, Alhamdulillah. Kami bersyukur kepada-Mu.

Apakah Tuhan masih terus sayang kita di tahun 2018 ini? (*/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi ...

Quote

Menunggu

Menunggu

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Menunggu dapat diartikan tinggal beberapa saat di suatu tempat mengharapkan atau menanti hadirnya atau ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.518 kunjungan

2.707 halaman dibuka

32 pengunjung online

Bulan ini

73.454 kunjungan

130.984 halaman dibuka

Tahun ini

1.001.770 kunjungan

1.758.408 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 609.159

Indonesia: 10.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015