News Ticker
  • Jembatan Trucuk Dipastikan Selesai Agustus 2018
  • Terkait Pengelolaan Parkir di Bojonegoro, Komisi A Beri Beberapa Rekomendasi
  • Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu Raih Predikat 100 Desa Terbaik Nasional
  • Sat Lantas Polres Blora Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas di Sekolah
  • Kebakaran Hutan Terjadi di Kecamatan Trucuk Bojonegoro
  • Nasehat
  • Mahasiswa UNY KKN di Blora, Bupati Harap Mahasiswa Bantu Maksimalkan Potensi Desa
  • Polres Bojonegoro Ungkap 2 Kasus Pencurian, 3 Orang Pelaku Diamankan
  • Setubuhi 2 Orang Gadis, Lelaki Asal Ngasem Bojonegoro Ditangkap Polisi
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Pengedar Narkotika Jenis Sabu
  • Polres Bojonegoro Rilis Ungkap Kasus Bulan Juli 2018
  • Antisipasi Tindak Kriminalitas, Sat Shabara Polres Blora Latihan Bongkar Pasang Senjata
  • Pembangunan Masjid Agung Baitunnur Blora Mulai Dikerjakan
  • Berpikir
  • Harga Telur Ayam Broiler di Bojonegoro Melambung
  • Tim Geopark Bojonegoro Hadiri Konferensi Nasional Geopark Indonesia
  • Refreshing
  • Diserempet Motor, Pengayuh Sepeda di Sugihwaras Bojonegoro Luka-Luka
  • Sudah Belasan Hektare Hutan Jati di Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Manusia
  • Semak Belukar Hutan Jati di Dander Bojonegoro Terbakar

Bojonegoro Darurat Gantung Diri?

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Gantung diri, sepertinya menjadi masalah sosial yang sangat serius di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Gantung diri atau bunuh diri, seakan menjadi pilihan terakhir guna menyelesaikan masalah, bagi sebagian warga yang kemungkinan tidak mampu menyelesaikan masalahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, selama bulan Januari - Februari 2018, tercatat sudah terjadi 5 (lima) kasus gantung diri. Yang lebih mencengangkan, sepanjang tahun 2017, di wilayah Kabupaten Bojonegoro terjadi 30 kasus gantung diri ditambah 1 (satu) kasus bunuh diri dengan meminum racun serangga, 1 (satu) kasus bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai Bengawan Solo dan 1 (satu) kasus bunuh diri, namun korbannya warga Kota Surabaya, dengan cara menabrakkan diri ke Kereta Api.

Selain itu, masih terdapat 1 (satu) kasus percobaan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur, namun nyawa korban masih dapat diselamatkan.

Selama tahun 2018 atau hingga pada Minggu (18/02/2018), di Kabupaten Bojonegoro telah terjadi 5 (lima) kasus gantung diri, atau jika dirata-rata, setiap 10 hari terjadi 1 kasus gantung diri.

Yaitu, pada bulan Januari terjadi 3 (tiga) kasus, yaitu pada tanggal 11/01/2018 di Kecamatan Kalitidu, tanggal 14/01/2018 di Kecamatan Padangan dan tanggal 20/01/2018 di Kecamatan Ngraho. Sedangkan pada bulan Februari, kasus bunuh diri terjadi pada tanggal 16/02/2018 di Kecamatan Sukosewu dan hari ini tanggal 18/02/2018, di Kecamatan Bubulan.

Sementara, selama tahun 2017, 30 kasus gantung diri, atau setiap 12,17 hari, terjadi 1 (satu) kasus  gantung diri.

Adapun kasus gantung diri tersebut terjadi di Kecamatan Tambakrejo sebanyak 5 (lima) kasus; Kecamatan Bubulan dan Sugihwaras, masing-masing sebanyak 3 (tiga) kasus; Kecamatan Ngasem, Ngambon, Padangan, Sumberrejo, Dander dan Kedungadem, masing-masing 2 (dua) kasus dan di Kecamatan Kasiman, Kapas, Temayang, Margomulyo, Ngraho, Kalitidu dan Malo, masing-masing terjadi 1 (satu) kasus.

Selain kasus gantung diri, terdapat 1 (satu) kasus bunuh diri dengan meminum racun serangga, yang terjadi di Kecamatan Sukosewu dan 1 (satu) kasus bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai Bengawan Solo, terjadi di Kecamatan Ngraho serta 1 (satu) kasus bunuh diri, dengan korbannya warga Kota Surabaya, dengan cara menabrakkan diri ke Kereta Api di jalur Kereta Api turut wilayah Kecamatan Kalitidu.

Dan terdapat 1 (satu) kasus percobaan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur, namun nyawa korban masih dapat diselamatkan, terjadi di Kecamatan Trucuk.

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth SP, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler pada Minggu (18/02/2018) siang mengungkapkan, bahwa pihaknya juga baru mengetahui angka pasti kasus gantung diri yang terjadi selama tahun 2017 dan 2018, dari awak media ini, mengingat dirinya baru menjabat beberapa bulan di dinas yang dipimpinnya.

Lebih lanjut Helmy menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menekan angka bunuh diri yang belakangan ini sering terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Kasus bunuh diri ini tentunya tanggung-jawab kita bersama, bagaimana upaya kita, baik pemerintah, tokoh masyarakat, pemuka agama dan utamanya lagi dari lingkup keluarga, untuk mencegah agar kasus bunuh diri tidak terjadi,” ungkap Helmy.

Dari pengamatan awak media ini, sejumlah kasus gantung diri dan atau bunuh diri yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sebagian besar karena korban depresi, putus asa akibat penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh, karena masalah ekonomi, karena permasalahan sosial lainnya dan ada juga karena permasalahan keluarga serta masalah asmara. (*/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro Apa yang dilakukan oleh Kang Yoto, sapaan Suyoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008-2013 dan ...

Opini

Manajemen Pelayanan Publik

Manajemen Pelayanan Publik

*Oleh Moh. Lutfi PELAYANAN publik merupakan suatu pelayanan yang wajib dilakukan oleh pemerintah sebagai manivestasi keperdulian kepada masyarakatnya. Pelayanan publik ...

Quote

Nasehat

Nasehat

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Nasehat memiliki arti murni, suci, bersih, ajaran kebaikan, agar selalu pada jalan kebenaran. Sebagai ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Oleh Priyo Spd BLORA- Prestasi membanggakan diukir musisi asal Blora, dia adalah Sarasta Adi Cahyono, yang meraih rekor dunia versi ...

Religi

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri. Berikut ini beberapa nukilan yang ...

Berita Foto

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Pilkada Serentak 2018

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Perjuangan mengawal logistik pilkada serentak 2018 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat ...

Feature

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Berawal dari ketakutan pada matematika dan kerisauan akan budaya yang semakin terkikis, tiga mahasiswa Universitas ...

Resensi

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur Oleh Muhammad Roqib Bagaimana bila khutbah yang dilakukan setiap hari Jumat ditulis dalam sebuah buku?. ...

Pelesir

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

Oleh Imam Nurcahyo SEDANG berada di Banyuwangi dan bingung harus berkunjung ke mana saja selama di sana? Anda tidak perlu ...

Statistik

Hari ini

586 kunjungan

1.098 halaman dibuka

101 pengunjung online

Bulan ini

59.247 kunjungan

101.695 halaman dibuka

Tahun ini

772.269 kunjungan

1.352.022 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 639.783

Indonesia: 13.144

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015