News Ticker
  • Tim Teknologi Informasi EMCL Berbagi Ilmu di SMKN 1 dan SMKN 2 Bojonegoro
  • Virus Goyang Dayung Merambah Pada Pelajar di Tuban
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan

Dinas Pertanian Blora Gelar Festival Durian Lokal

Oleh Priyo Spd

BLORA-Festival Durian varietas lokal Kabupaten Blora yang dilaksanakan di kawasan BLOK S Kecamatan Jepon, Selasa (20/2/2018) berlangsung meriah,para warga sekitar yang berada di lokasi menyeebu durian yang di bagiakan hingga ludes. Puluhan jenis durian lokal dari berbagai wilayah Kecamatan yang disajikan di meja itu langsung diperebutkan penonton.

Tidak hanya ibu-ibu saja, sejumlah bapak-bapak juga ikut berebut ingin merasakan lezatnya durian lokal Blora yang belum banyak dikenal. Diantaranya durian dari Kecamatan Tunjungan, Kecamatan Japah, Kecamatan Todanan, Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Jepon.

Bupati Djoko Nugroho saat membuka Festival Durian Varietas Lokal mengatakan bahwa dengan adanya acara ini ia berharap potensi buah-buahan yang ada di Blora bisa semakin dikenal. Ia juga mengajak warga untuk terus mengembangkan tanaman buah-buahan.

“Festival Durian Lokal Varietas Blora ini menunjukkan bahwa Blora tidak hanya jati saja. Blora punya durian dan buah-buahan lainnya yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan menanam buah, hasilnya bisa segera kita rasakan. Daripada menanam jati yang harus menunggu puluhan tahun baru panen. Ayo menanam buah,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus menjelaskan bahwa luas kebun durian di Blora tahun ini sudah mencapai lebih dari 50 hektare.

“Kebunnya ada di Tunjungan, Todanan, Japah, Ngawen, Kunduran, kemudian Jepon di Desa Soko juga ada. Ini kita lombakan varietas lokalnya sehingga yang menang nanti akan dikembangkan menjadi buah durian lokal unggulan Blora,” paparnya.

Reni menjelaskan, saat ini sejumlah buah buahan mulai di tanam oleh masyarakat blora. hal ini tentu menjadikan banyak pilihan buah.

“Masyarakat sudah mulai suka menanam buah buahan terutama buah lokal blora, di harapkan kedepan nantinya semakin banyak buah buahan yang ada mampu meningkatkan perekonomian masyarakat blora” Harapnya

Sementara itu Intan Ayu (27) salah satu pengunjung merasa senang bisa hadir dalam acara Festival Durian Lokal Blora. Sambil memegang sebongkah durian, ia mengatakan bahwa kegiatan festival seperti ini sangat bagus untuk terus dilaksanakan berkelanjutan.

“Durian Blora ini enak, manis dan ada pahitnya sedikit-sedikit. Entah ini tadi jenis apa yang saya ambil, tapi rasanya enak. Semoga festival seperti ini tahun depan bisa digelar lagi,” ucapnya.

Festival durian ini baru kali di selenggarakan oleh dinas pertanian blora, festival yang di rangkaikan dengan pemberian bibit buah kepada sejumlah masyarakat ini rencananya akan di laksanakan setiap tahun. (teg/mir)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.725 kunjungan

4.889 halaman dibuka

102 pengunjung online

Bulan ini

59.813 kunjungan

106.907 halaman dibuka

Tahun ini

988.118 kunjungan

1.734.306 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015