News Ticker
  • Khofifah Proyeksikan Produksi Jagung Jatim Capai 5,4 Juta Ton pada 2026
  • Kabupaten Bojonegoro Raih Peringkat 6 Nasional Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tahun 2026
  • PMI Bojonegoro Gelar Pelatihan Kader Tanggap Bencana di Dua Desa
  • Indonesia Resmi Menjadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
  • Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata di Tengah Ketergantungan Gadget
  • 11 Januari dalam Sejarah
  • Tenggelam di Waduk, Seorang Anak di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Pemasangan Stiker 'Keluarga Miskin' di Bojonegoro, Upaya Perbaikan Data Kemiskinan Daerah
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • Dispensasi Nikah karena Zina di Bojonegoro Meningkat Tajam Sepanjang 2025
  • Bojonegoro Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 130.177 Ton pada 2026
  • Tips Ampuh Mengatasi Kaki Pecah-Pecah
  • 9 Januari dalam Sejarah
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Pejalan Kaki Meninggal Dunia
  • Gubernur Jatim Tegaskan Kasus Influenza Varian Baru Masih Terkendali
Tengkulak Diduga Permainkan Harga Tembakau di Pasaran

Tengkulak Diduga Permainkan Harga Tembakau di Pasaran

Oleh Mulyanto

Kota – Salah satu penyebab jebloknya harga tembakau di pasaran Bojonegoro saat ini diduga karena ada permainan para tengkulak. Mereka memborong daun tembakau basah maupun tembakau kering (krosok) dengan harga murah lalu dijual kembali ke pabrikan rokok yang ada di luar daerah Bojonegoro.

Tengkulak itu biasanya mendatangi para petani tembakau langsung dan memborong daun tembakau basah dan rajangan. Di sisi lain, petani tidak punya banyak pilihan. Sebab, karena daun tembakau hasil panen kualitasnya tidak terlalu bagus dan tidak diserap oleh pabrikan rokok, akhirnya mereka mau menjual tembakau tersebut pada tengkulak.

Banyaknya tengkulak yang bermain dalam pasar tembakau ini sebenarnya diketahui oleh Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bojonegoro. Namun, pihak Dishutbun juga tidak bisa berbuat banyak. Sebab, penjualan tembakau di pasaran dan jebloknya harga tembakau itu merupakan mekanisme pasar.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan, Dishutbun Kabupaten Bojonegoro, Khoirul Insan, harga jual tembakau di tingkat petani yang dibeli oleh tengkulak di kisaran Rp13.000 sampai Rp17.000 per kilogram. Itu untuk tembakau rajangan atau krosok. Sedangkan, harga jual tembakau yang diserap oleh gudang pabrikan di kisaran Rp21.000 sampai Rp26.000 per kilogram. Gudang pabrikan yang menyerap tembakau dari petani ini ada di Kecamatan Baureno, Kapas, dan Padangan.

Namun, Khoirul Insan, mengakui memang banyak tengkulak yang membeli tembakau dengan harga murah tersebut. Bagi petani, daripada tembakau itu tidak laku dijual, mereka menerima dibeli oleh tengkulak meskipun dengan harga yang murah.

“Memang, banyak tengkulak yang membeli tembakau di daerah Kedungadem, Kanor. Selain itu, juga banyak tengkulak yang membeli tembakau di daerah selatan dan barat Bojonegoro,” ujarnya.

Menurutnya, banyak tengkulak itu yang menyimpan terlebih dahulu tembakau dari petani itu kemudian setelah beberapa lama baru disetor ke pabrikan. Tengkulak yang memborong daun tembakau kemudian menjualnya ke pabrikan itu meraup keuntungan lumayan.

“Tetapi, ini memang kondisi pasar,” ujar Khoirul Insan pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Kamis (15/10).

Sementara itu menurut Hambali, 45, petani di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, mengungkapkan, harga jual tembakau pada musim tanam tahun ini memang jeblok. Daripada daun tembakau itu tidak laku dijual, ia menjual tembakau tersebut pada pengepul dari luar Bojonegoro.

“Ini sudah mulai turun hujan. Daun tembakau harus cepat cepat dijual,” ujarnya. (mol/kik)

foto ilustrasi www.beritadaerah.com

Banner Ucapan Nataru ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768165363.5634 at start, 1768165363.8829 at end, 0.31941604614258 sec elapsed