Pemkab Bojonegoro Siapkan Program Bantuan Bibit Buah-buahan untuk Petani
Rabu, 25 Februari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tengah menyiapkan program strategis berupa pemberian bantuan bibit tanaman buah-buahan secara gratis kepada para petani di wilayah Bojonegoro. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk melakukan diversifikasi komoditas pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga tani di masa depan.
Program bantuan ini difokuskan pada penyediaan bibit buah unggul yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran. Pemilihan bibit buah sebagai komoditas bantuan didasari oleh potensi lahan di Bojonegoro yang sangat mendukung untuk pengembangan hortikultura. Dengan beralih atau menambah variasi tanaman dari tanaman pangan musiman ke tanaman buah menahun, para petani diharapkan tidak hanya bergantung pada satu jenis hasil panen saja, tetapi juga memiliki sumber penghasilan baru yang bersifat berkelanjutan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani, mengatakan dalam pelaksanaannya, Pemkab Bojonegoro menekankan pentingnya pendampingan teknis agar bibit yang diberikan dapat tumbuh maksimal dan menghasilkan buah berkualitas tinggi. Selain memberikan bibit, pihak dinas terkait juga akan memberikan edukasi mengenai tata cara penanaman, pemeliharaan, hingga penanganan pascapanen. Hal ini bertujuan agar program tersebut tidak berhenti pada tahap seremonial pembagian saja, melainkan benar-benar menjelma menjadi kebun-kebun buah produktif yang mampu menyuplai kebutuhan pasar lokal maupun luar daerah.
"Syarat utama bagi penerima manfaat adalah kelompok tani yang telah resmi terdaftar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Berbeda dengan program bantuan dengan luas lahan tertentu, program ini tidak menetapkan batas minimal luas lahan, selama lokasi yang diajukan memenuhi kriteria teknis untuk penanaman dapat menerima bantuan bibit," kata Zaenal, Rabu (25/02/2026).
Syarat yang harus dipenuhi oleh kelompok tani agar bisa menerima bantuan ini diantaranya :
- SKT (Surat Keterangan Terdaftar) yang ditandatangani oleh Bupati.
- Identitas (KTP) pengurus kelompok (ketua, sekretaris, dan bendahara).
- Foto titik koordinat calon lokasi penanaman (untuk verifikasi lapangan).
- Proposal permohonan bantuan yang ditandatangani ketua kelompok tani, diketahui dan disetujui oleh
Kepala Desa, dan Penyuluh pertanian setempat.
Zaenal menekankan selain memberikan manfaat ekonomi melalui potensi peningkatan pendapatan petani, program ini juga mendukung upaya konservasi tanah dan air, meningkatkan tutupan vegetasi, serta memperkuat ketahanan lingkungan. Pola tanam yang diterapkan mengedepankan prinsip agroforestry, yaitu memadukan tanaman kehutanan dan tanaman buah secara harmonis.
"Dengan dukungan bibit berkualitas dan perawatan yang tepat, komoditas buah-buahan asal Bojonegoro diproyeksikan dapat menjadi produk unggulan baru yang mampu bersaing di pasar nasional," jelas Zaenal.
Langkah inovatif ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai kelompok tani di Bojonegoro. Mereka menilai bantuan bibit buah ini sebagai modal berharga untuk merintis usaha tani yang lebih modern dan menguntungkan. Pemerintah daerah optimis bahwa sinergi antara pemberian bantuan sarana produksi dan pembinaan yang konsisten akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Kabupaten Bojonegoro.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






