Pemkab Bojonegoro Buka Kembali RPH Banjarsari untuk Optimalkan Aset dan Layanan Peternakan
Kamis, 26 Februari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara resmi membuka kembali Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Banjarsari yang berlokasi di Kecamatan Trucuk pada Rabu (25/2/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mengamankan aset negara sekaligus mengoptimalkan layanan publik di sektor peternakan.
Pembukaan kembali fasilitas ini ditandai dengan pembukaan pagar RPH yang sebelumnya digembok. Proses tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dengan didampingi jajaran Forkopimda, perwakilan Pengadilan Negeri, Polres, Kodim, BPN, serta dinas terkait.
Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa tindakan tegas ini memiliki dasar hukum yang kuat. Berdasarkan putusan mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, hingga Mahkamah Agung (MA), status lahan dan bangunan RPH Banjarsari telah dinyatakan inkrah atau berkekuatan hukum tetap sebagai milik Pemkab Bojonegoro.
"Kami hadir untuk memastikan aset pemerintah daerah memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Karena status hukumnya sudah jelas dan inkrah, maka tidak boleh ada lagi aset yang mangkrak," ujar Nurul Azizah di sela peninjauan lokasi.
Pasca pembukaan lahan, Pemkab Bojonegoro menginstruksikan para jagal dan petugas penyembelihan untuk segera memulai aktivitas operasional di lokasi tersebut terhitung mulai Kamis (26/2/2026). Hal ini bertujuan agar rantai pasok daging dan pelayanan publik di bidang peternakan tidak lagi terganggu.
Pemkab juga memastikan bahwa proses transisi ini dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Pendampingan dari aparat penegak hukum dilakukan untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif.
Dengan beroperasinya kembali RPH Banjarsari, diharapkan fasilitas ini menjadi pusat pelayanan pemotongan hewan yang higienis dan sesuai standar, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset yang selama ini terbengkalai.
"Mulai besok, aktivitas pemotongan hewan harus kembali berjalan normal agar pelayanan kepada masyarakat maksimal," pungkas Wakil Bupati.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






