News Ticker
  • Kapolres dan Pimpinan Ponpes Al Rosyid, Pimpin Upacara Hari Santri di Polres Bojonegoro
  • Ribuan Santri di Blora, Ikuti Kirab Peringati Hari Santri Nasional 2018
  • Diduga Akibat Cemburu, Kakek di Jenu Tuban Habisi Nyawa Tetangganya Menggunakan Arit
  • Bertanding Gunakan Perahu Pinjaman, Tim Dayung Blora Raih 13 Medali
  • Daftar Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018
  • Kementerian PANRB Tetapkan Top 40, Inovasi Pelayanan Publik 2018
  • BPBD Bojonegoro Tambah Armada untuk Distribusi Air Bersih
  • Kapolres Tuban Ingatkan Perjuangan Para Ulama dan Santri dalam Kemerdekaan RI
  • Bupati Pimpin Upacara Hari Santri Nasional di Alun-Alun Bojonegoro
  • Bupati Buka Festival Hadroh Al Banjari se Kabupaten Bojonegoro di Gayam
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro
  • Wakil Bupati Wisuda 2020 Santri TPQ se Kabupaten Blora
  • Peringati HKGB, Bhayangkari Cabang Bojonegoro Gelar Lomba Menghias Tumpeng
  • Tabrak Mobil Yang Hendak Belok, Pemotor di Margomulyo Bojonegoro Luka-Luka
  • Kurang Hati-Hati, Pikap Tabrak Motor di Balen Bojonegoro, Pengendara Motor Luka Berat
  • Terjatuh dan Terlindas Truk, Seorang Kenek di Dander Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram
  • Porprov Jateng, Novita Andriyani Sumbang Emas Pertama untuk Blora dari Half Maraton
  • Apel HJB ke 341, Bupati Bojonegoro Sampaikan 17 Program Prioritas Pembangunan
  • Persahabatan
Pemahat Asal Blora, Ubah Limbah Kayu Jati Jadi Patung Unik

Pemahat Asal Blora, Ubah Limbah Kayu Jati Jadi Patung Unik

Oleh Priyo Spd

Blora - Siapa sangka jika kayu bekas bisa bermanfaat dan bisa menghasilkan uang. Seperti yang di lakukan Kusminarto (35), warga RT 003 RW 002 Desa Turirejo Kecamatan Jepon  Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, dengan memanfaatkan limbah kayu jati tak terpakai, berhasil menciptakan sebuah karya seni bernilai tinggi. Ia mampu membuat berbagai macam patung binatang dengan sangat detil dan menyerupai aslinya.

Kusminarto (35) mengaku awal membuat patung dari kayu bekas bermula dari banyaknya kayu jati di wilayah Blora, dan begitu banyaknya limbah kayu jati tak di gunakan. Sehingga dengan keterampilan yang pernah ia menarik minatnya untuk mencoba membuat sebuah karya.

“Sebenarnya saya bergelut di dunia pahat dan ukir sudah sejak 10 tahun lalu, namun karena banyaknya limbah kayu jati yang ada, kemudian saya mencoba mebuat berbagai macam patung dari limbah kayu jati” jelas Kusminarto, Kamis (26/04/2018).

 

Menurutnya, limbah kayu jati yang kerapkali hanya dimanfaatkan menjadi bahan bakar untuk memamasak, harganya cukup murah sehingga ia mencoba membuat karya seni dari limbah tersebut.

“Untuk model patung, tergantung bentuk limbah kayu yang di dapat,” ungkapnya.

Dalam proses pembuatannya, Kusminarto juga menggunakan proses manual yaitu dengan menggunakan tatah, gergaji dan sejumlah alat manual lainnya. Saat pembuatan, ia mengaku juga tidak kesulitan.

“Satu patung terkadang juga bisa sampai dua hari hingga satu minggu, tergantung kesulitan patung yang akan dibuat,” terangnya.

Ia mengaku satu patung limbah dari kayu jati, di bandrol dengan harga mulai Rp 50 ribu hingga jutaan, tergantung tingkat kerumitannya. Sedangkan untuk penjualannya, Kus sapaan akrabnya, masih menggunakan bantuan sejumlah teman yang ada di luar Blora.

“Terkadang saya titipkan teman yang ada di luar daerah, seperti di Jogja dan Semarang,” imbuhnya.

Hasil karyanya, sejumlah patung animal,seperti patung ikan ,burung, gajah, naga, orang dan sejumlah patung lainya, di hasilkan hingga mirip aslinya dengan sangat detil.

“Paling rumit , membuat burung karena harus detil dan teliti” jelasnya.

 

Sementara itu Wakil Bupati Blora, Arief Rohman saat berkunjung ke kediaman Kusminarto sangat mengapresiasi kerajinan yang di bikin dari limbah tersebut sehingga mengasilkan karya yang begitu menarik.

“Karya Mas Kus ini bagus dan sudah layak untuk dipasarkan, terlebih ini dari limbah kayu jati tak terpakai yang ia daur-ulang,” ucapnya.

Wabup mengaku, kerajinan yang di hasilkan ini , bisa dijadikan ciri khas dari Desa Turi, dalam memajukan UKM yang ada di desa tersebut.

“Saya kira kalau potensinya bagus, bisa di adakan pelatihan atau workshop, kepada masyarakat, untuk berkarya dan menularkan ide ide kreatif seperti ini dan akan terus di dampingi sehingga ia bisa terus berkarya.” pungkasnya. (teg/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

*Oleh Budi Harjana PENGENDALIAN dan penegakan hukum yang tepat, dapat mencegah dan menanggulangi terjadinya peredaran rokok ilegal. Apa itu rokok ...

Quote

Persahabatan

Persahabatan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Persahabatan menunjukkan perilaku dalam menjalin hubungan antara seorang dengan orang lain atau beberapa orang. ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Oleh Priyo Spd Blora - Sibuknya aktivitas selama sepekan terkadang membuat badan ini lelah dan butuh penyegaran berwisata atau berkunjung ...

Statistik

Hari ini

12 kunjungan

13 halaman dibuka

44 pengunjung online

Bulan ini

76.049 kunjungan

134.832 halaman dibuka

Tahun ini

1.100.161 kunjungan

1.932.169 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 607.852

Indonesia: 10.153

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015