News Ticker
  • Petugas Inseminasi Buatan Asal Kasiman Ini Wakili Bojonegoro dalam Lomba Tingkat Provinsi
  • Peringati Maulid Nabi di Pendopo, Bupati Wahono Minta ASN Bojonegoro Kedepankan Ketulusan Melayani
  • Kejar Target Kepemilikan KIA, Pemerintah Kecamatan Purwosari Gelar Layanan Jemput Bola ke Sekolah
  • Tiga Siswa Bojonegoro Terima Penghargaan dari Bupati Usai Lolos Paskibraka Nasional dan Provinsi
  • Sering Diabaikan, Ini 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Diet Gagal dan Lemak Membandel
  • Perbanyak Ruang Publik, Pemkab Bojonegoro Matangkan Desain Dua Taman Baru di Kawasan Kota
  • 2 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 2 September 2026
  • Kerupuk Juga Berisiko Rusak Gigi? Ini Penjelasan Kesehatan Gigi dan Cara Mengatasinya
  • Tuntas Dibahas DPRD Jatim, Raperda Disabilitas Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Abaikan Kuota Pekerja Difabel
  • IKIP PGRI Bojonegoro Gelar PKKMB 2026, Hadirkan Ketua Dekranasda Hingga Kepala BRIDA untuk Membekali Mahasiswa Baru
  • 1 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 September 2026
  • Sasar 17 Kecamatan, Pemkab Bojonegoro Dukung Pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo Demi Temukan Cadangan Migas Baru
  • Bojonegoro Urutan Ke-6 Kasus Perkawinan Anak di Jatim, DPRD Jatim dan Pemkab Dorong Penguatan Satgas PPKPA Hingga Desa
  • Cegah Nyeri Perut, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi Telat Makan dan Bahaya Asam Lambung
  • Mandiri Pakan Hingga Olah Kulit Kambing, Kelompok Ternak Srono Makmur Bojonegoro Masuk Penilaian Tingkat Jatim
  • Dukung Indonesia Emas 2045, Gubernur Khofifah Sampaikan Raperda Kepemudaan dan Keolahragaan Jatim
  • Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Balenrejo Bojonegoro, Satu Luka Ringan
  • 31 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Agustus 2026
  • Ulasan Film: Seni Merayu Tuhan — Saat Beragama Tak Lagi Soal Egoisme Mayoritas
  • Usung Tema Pesona Budaya Nusantara, 46 Kontingen dan 6 Tim Eksibisi Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
  • Waspadai Dampak Telat Makan, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi dan Risiko Asam Lambung
Pemahat Asal Blora, Ubah Limbah Kayu Jati Jadi Patung Unik

Pemahat Asal Blora, Ubah Limbah Kayu Jati Jadi Patung Unik

Oleh Priyo Spd

Blora - Siapa sangka jika kayu bekas bisa bermanfaat dan bisa menghasilkan uang. Seperti yang di lakukan Kusminarto (35), warga RT 003 RW 002 Desa Turirejo Kecamatan Jepon  Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, dengan memanfaatkan limbah kayu jati tak terpakai, berhasil menciptakan sebuah karya seni bernilai tinggi. Ia mampu membuat berbagai macam patung binatang dengan sangat detil dan menyerupai aslinya.

Kusminarto (35) mengaku awal membuat patung dari kayu bekas bermula dari banyaknya kayu jati di wilayah Blora, dan begitu banyaknya limbah kayu jati tak di gunakan. Sehingga dengan keterampilan yang pernah ia menarik minatnya untuk mencoba membuat sebuah karya.

“Sebenarnya saya bergelut di dunia pahat dan ukir sudah sejak 10 tahun lalu, namun karena banyaknya limbah kayu jati yang ada, kemudian saya mencoba mebuat berbagai macam patung dari limbah kayu jati” jelas Kusminarto, Kamis (26/04/2018).

 

Menurutnya, limbah kayu jati yang kerapkali hanya dimanfaatkan menjadi bahan bakar untuk memamasak, harganya cukup murah sehingga ia mencoba membuat karya seni dari limbah tersebut.

“Untuk model patung, tergantung bentuk limbah kayu yang di dapat,” ungkapnya.

Dalam proses pembuatannya, Kusminarto juga menggunakan proses manual yaitu dengan menggunakan tatah, gergaji dan sejumlah alat manual lainnya. Saat pembuatan, ia mengaku juga tidak kesulitan.

“Satu patung terkadang juga bisa sampai dua hari hingga satu minggu, tergantung kesulitan patung yang akan dibuat,” terangnya.

Ia mengaku satu patung limbah dari kayu jati, di bandrol dengan harga mulai Rp 50 ribu hingga jutaan, tergantung tingkat kerumitannya. Sedangkan untuk penjualannya, Kus sapaan akrabnya, masih menggunakan bantuan sejumlah teman yang ada di luar Blora.

“Terkadang saya titipkan teman yang ada di luar daerah, seperti di Jogja dan Semarang,” imbuhnya.

Hasil karyanya, sejumlah patung animal,seperti patung ikan ,burung, gajah, naga, orang dan sejumlah patung lainya, di hasilkan hingga mirip aslinya dengan sangat detil.

“Paling rumit , membuat burung karena harus detil dan teliti” jelasnya.

 

Sementara itu Wakil Bupati Blora, Arief Rohman saat berkunjung ke kediaman Kusminarto sangat mengapresiasi kerajinan yang di bikin dari limbah tersebut sehingga mengasilkan karya yang begitu menarik.

“Karya Mas Kus ini bagus dan sudah layak untuk dipasarkan, terlebih ini dari limbah kayu jati tak terpakai yang ia daur-ulang,” ucapnya.

Wabup mengaku, kerajinan yang di hasilkan ini , bisa dijadikan ciri khas dari Desa Turi, dalam memajukan UKM yang ada di desa tersebut.

“Saya kira kalau potensinya bagus, bisa di adakan pelatihan atau workshop, kepada masyarakat, untuk berkarya dan menularkan ide ide kreatif seperti ini dan akan terus di dampingi sehingga ia bisa terus berkarya.” pungkasnya. (teg/imm)

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788407871.7189 at start, 1788407872.0373 at end, 0.31841206550598 sec elapsed