News Ticker
  • Menu Sehat Penurun Berat Badan: Ini 6 Makanan Tinggi Serat yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet
  • DPRD Bojonegoro Cecar Dinas PMPTSP di Sidang Banggar, Pelayanan Publik Dinilai Masih Amburadul
  • Pemkab Bojonegoro Cairkan Beasiswa Tahap 1B Senilai Rp10,5 Miliar untuk 2.670 Mahasiswa
  • Jangan Lewatkan Sore Ini: Balen Tantang Ngraho di Final Sepak Bola Porkab II
  • 07 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 Juli 2026
  • Pedagang Pasar Kota Pindah Sementara Selama Renovasi, Ada yang Swadaya
  • Kalitidu Sabet Emas Mobile Legends Usai Tekuk Kecamatan Kota 2-0
  • Pemprov Jatim Deklarasikan Diri Sebagai Provinsi Event Terbanyak, Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal
  • Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri
  • Buku Historiografi Ki Andong Sari Warnai Haul Ki Andongsari ke 244
  • 6 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 Juli 2026
  • Kirab Pusaka Ki Andong Sari Berlangsung Meriah, Wabup Nurul Azizah Ikut Rombongan
  • Sanggar Dunia Imajinasi Gelar Festival Bocah Dolanan, Ada Workshop Korah-Korah
  • Angka Perceraian ASN Pemprov Jatim Tinggi, Faktor Ekonomi Hingga Jeratan Pinjol Jadi Pemicu
  • Kirab Pusaka Leluhur Ki Andongsari Digelar Hari Ini, Diawali Jamasan
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Tapelan, Kiai Komari Ajarkan Doa Manjur Jadi Orang Baik
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
  • 05 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 05 Juli 2026
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • PSM Bojonegoro Gelar Baksti Sosial, Rayakan Ulang Tahun ke-51
Mendidik Anak Ditengah Perkembangan Teknologi Informasi

Mendidik Anak Ditengah Perkembangan Teknologi Informasi

Oleh Muliyanto

Bojonegoro - Bertepatan dengan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, pada Rabu (02/05/2018) kemarin, bertempat di Pendopo Pemkab Bojonegoro, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi Perubahan Perilaku Anak Akibat Pengaruh Perkembangan Teknologi.

Acara tersebut diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Anggota Tim Penggerak PKK Kecamatan dan desa serta kader Pokja II se Kabupaten Bojonegoro.

Acara yang dibuka oleh Plt Sekertaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yayan Rohman, AP, MM yang mewakili Pj Bupati Bojonegoro dengan menghadirkan dua orang narasumber dari Masyarakat Peduli Media yakni Tri Pri Handayani atau akrab dengan panggilan Bu Yeyen dan Dyva Claretta .

Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Narty Suprianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa perkembangan teknologi saat ini bergerak semakin cepat. Itu membawa dampak positif juga negatif. Ibu-ibu PKK harus memahami itu semua. 

“Saya berharap agar seluruh peserta menyimak semua yang disampaikan narasumber dan menjadi bekal untuk mendidik putra putri kita.” pesan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro.

 

Pj Sekda Yayan Rohman dalam sambutannya menjelaskan, perkembangan teknologi membawa perubahan yang luar biasa. Misalnya, saat ini untuk belanja tidak perlu pergi ke toko atau mall.

“Cukup beli lewat online di situs-situs yang banyak menyediakan berbagai kebutuhan. 'Langsung diantar ke rumah,'' terangnya.

Dengan perkembangan teknologi yang seperti itu, para orang tua terutama ibu-ibu juga harus menyesuaikan. Sebab, perkembangan teknologi ada dampak positif dan negatifnya. Misalnya, media sosial (medsos) membuat interaksi dengan banyak orang semakin mudah. Orang jadi mudah bersosialisasi. Namun, medsos tersebut juga berdampak negatif. Yaitu, kurangnya interaksi pengguna medsos dengan lingkungan sekitar.

''Sebab, para pengguna hape sibuk sendiri-sendiri,'' terang dia.

Hal ini menunjukkan bahwa tanggungjawab ibu-ibu PKK tidak mudah. Sebab, anak-anak saat ini dilahirkan di zaman yang teknologi berkembang pesat.

''Jarang ada anak-anak yang paham permainan zaman dulu. Bahkan, unas saat ini sudah pakai komputer,'' jelasnya.

Dyva Clareeta dari Forum Masyarakat Peduli Media mengatakan, banyak anak-anak saat ini tidak paham permainan tradisional. Itu karena tidak ada transfer dari orangtua ke anak-anak mereka. Orangtua membiarkan anak-anak mereka bermain ponsel seharian. Asalkan mereka tidak menganggu orangtua.

''Orangtua senang anaknya anteng. Tapi dampaknya bisa buruk,'' ungkap dia.

Menurut dia, permainan tradisional harus dihidupkan lagi. Sehingga, anak-anak mengenal permainan itu.

“Banyak hal positif yang kita dapatkan dari permainan tradisional, mulai belajar bersosialisasi, interaksi dan mengasak motorik tubuh kita.” ungkapnya.

Narasumber lain, Pri Handayani mengingatkan, ibu-ibu PKK agar selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak tersebut dibiarkan berselancar sendirian di dunia maya. Sebab, berbagai bahaya mengincar mereka. Mulai pornografi hingga ujaran kebencian. Orang tua jangan tenang saja ketika anak diam di dalam kamar dan bermain gadget.

“Kita harus waspada dan lebih baik mengajak anak berinteraksi atau bermain diluar rumah daripada asyik berselancar didunia maya.” tutur Pri handayani.

Ibu ibu jaman now, lanjut dia, harus peka dan jangan gaptek, harus tau konten yang ada di HP anak anak.

“Mengurangi pemakaian gadget jauh lebih utama dan mengganti dengan interaksi bersama keluarga.” imbuhnya.

Acara sosialisasi ini merupakan inisiatif yang digagas oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro , sebagai bentuk menambah wawasan dan pengetahun kepada para kader dan orang tua sekaligus upaya melindungi anak anak sebagai aset bangsa dan tumpuan masa depan negeri serta orang tua mereka. (red/imm)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783406308.1992 at start, 1783406309.5629 at end, 1.3636569976807 sec elapsed