News Ticker
  • Naik Motor Sambil Gunakan HP, Pelajar di Kalitidu Bojonegoro Tabrak Truk Parkir
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Puncak Peringatan HPN di Dander
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Kalitidu
  • Seorang Warga di Temayang Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Bojonegoro Lakukan Pembinaan Tenaga Pendidik
  • Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Blora Gelar Pesta Siaga
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat Program PTSL di Desa Ngraho Kecamatan Gayam
  • Peduli
  • Pegawai dan Warga Binaan Rutan Blora Jalani Tes Urine
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih
  • Seorang Buruh Tani Warga Trucuk Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Pengadilan Negeri Blora Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  • Peringati HPSN, Polres Blora Kerja Bhakti di TPA
  • Peringati HPSN, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Sampah
  • Terjerat Kasus Hukum, Kepala Desa Sukosewu Bojonegoro Diisi Pejabat Sementara
  • Bupati Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB di Kasiman
  • Dua Unit Rumah Milik Warga Soko Tuban, Ludes Terbakar
  • Polres Bersama DLH Bojonegoro Bersih-Bersih Sampah di Bantaran Sungai Bengawan Solo
  • Jelang Pemilu, Polres Blora Gelar Simulasi Sispamkota
  • Bupati Bojonegoro Laksanakan Pembinaan Gerakan Koperasi Aktif di Kasiman
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Ngraho Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Emperan Toko
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Wagub Jatim  Susuri Aliran Sungai Bengawan Solo
  • Kunjungi SMK 5 Bojonegoro, Wagub Jatim Sosialisasi Millenial Job Center
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Lakukan Kunjungan Kerja Pertama di Bojonegoro
  • Menjadi Pelajar Cerdas dan Berkarakter dalam Penghargaan LCC MIPA Bojonegoro 2019

Peristiwa Gantung Diri

Warga Sukosewu Bojonegoro Meninggal Dunia Gantung Diri

Bojonegoro (Suskosewu) - Lagi-lagi, peristiwa gantung diri terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, kali ini korbannya Sodikun (55), yang tinggal bersama orang tuanya di Desa Jumput Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (08/02/2019) sekira pukul 05.30 WIB pagi tadi, ditemukan meninggal dunia gantung diri di pohon nangka yang berada tidak jauh dari rumahnya.
 
Diduga, motif korban hingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, karena depresi akibat sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.
 
 
Berdasarkan data media ini, kejadian ini adalah peristiwa bunuh diri yang keempat, atau peristiwa gantung diri yang ketiga, yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama 2019.
 
Sebelumnya, pada Senin (01/01/2019), seorang warga Desa Deling Kecamatan Sekar Bojonegoro bernama Jo Lasiran bin Lasiman (65), ditemukan meninggal dunia gantung diri di pohon Kluwih yang terletak di area hutan Desa Deling Kecamatan Sekar.
 
Selanjutnya, pada Sabtu (26/01/2019) lalu, seorang gadis berinisial MJ (18), warga Desa Tambakromo Kecamatan Malo Bojonegoro, meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit, akibat meminum racun atau obat pembasmi rumput, merek Gramaxone
 
Dan pada Rabu (30/01/2019), seorang lelaki bernama Toto bin Sadi (60), warga Desa Kedungadem Kecamatan Kedungadem Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya.
 
 
 
 
 
Menurut keterangan Kapolsek Sukosewu, AKP Pujiono, yang dikutip dari keterangan ayah korban, Mandar (64) dan tetangga korban, Saemah (42), bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (07/02/2019),  sekira pukul 22.30 WIB, korban keluar rumah sendirian melalui pintu dapur rumahnya dengan berjalan kaki.
 
“Sekitar dua jam kemudian, karena korban tidak pulang ke rumah, keluarga korban berusaha mencari di sekitar rumah, namun tidak diketemukan,” Kataa Kapolsek, sebagaimana dikutip dari keterangan saksi.
 
Keesokan harinya atau pada Jumat (08/02/2018) sekira pukul 05.30 WIB, saksi Saemah bangun dari tidur dan membuka pintu dapur rumahnya. Dan saat itu saksi mengetahui korban sudah tergantung di pohon nangka yang berada di samping rumahnya.
 
“Saksi Saemah langsung berteriak meminta tolong pada warga sekitar,” kata Kapolsek mengimbuhkan.
 
Mendengar teriakan saksi, para warga segera berdatangan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada perangkat desa setempat dan Polsek Sukosewu.
 
“Petugas yang datang lansung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah duka,” tutur Kapolsek.
 
 
 
Warga setempat saat melakukan evakuasi jenazah korban, Sodikun (55), menuju rumah duka, di Desa Jumput Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, Jumat (08/02/2019).
 
Dari hasil olah TKP, diketahui korban gantung diri menggunakan tali tampar warna biru yag diikat pada pohon nangka. Sedangkan berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 161 sentimeter, berat badan 40 kilogram, perawakan kurus, kulit sawo matang, rambut hitam lurus pendek. Korban mengenakan kaos lengan pendek warna abu-abu kombinasi hitam dan celana pendek warna biru kombinasi hijau.
 
“Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak di temukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban dipastikan meninggal dunia akibat gantung diri,” jelas Kapolsek.
 
Sementara, berdasarkan keterangan keluarganya, korban menderita penyakit komplikasi dan penyakit paru-paru, sehingga korban diduga mengalami depresi.
 
“Diduga, motif korban hingga gantung diri, karena depresi akibat penyakitnya tidak kunjung sembuh.” kata Kapolsek
 
Setelah dilakukan musyaawarah dengan keluarga korban, ahli waris korban sudah menerima dengan ikhlas dan menganggap sebagai musibah. Atas permintaan ahli-warisnya, jenazah korban tidak di otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan yang diketahui dan disaksikan oleh kepala desa setempat.
 
“Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman.” pungkas Kapolsek. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

"Dengan ini saya Lukman Wafi, menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, periode 2015 - 2019." PERTAMA, Begitu saya ...

Quote

Peduli

Peduli

Peduli memiliki arti suatu sikap keberpihakan untuk melibatkan diri dalam persoalan keadaan, situasi atau kondisi di sekitar. Manusia yang memiliki ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Blora- Usaha budidaya jamur janggel (bonggol) jagung yang dilakukan warga Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo Kecamatan Banjerejo Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

4.078 kunjungan

6.340 halaman dibuka

129 pengunjung online

Bulan ini

163.342 kunjungan

265.496 halaman dibuka

Tahun ini

349.622 kunjungan

583.281 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 722.605

Indonesia: 10.683

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015