News Ticker
  • Kandang Milik Warga Tambakrejo Bojonegoro Roboh Diterjang Angin Kencang
  • Kebakaran Kandang di Dander Bojonegoro, 2 Ekor Sapi dan 10 Ekor Ayam Terpanggang Api
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 16 Oktober 2019
  • Lagi, Akibat Diterjang Angin, Atap Bengkel Milik Warga Baureno Bojonegoro Runtuh
  • Akibat Diterjang Angin, Rumah Warga Kanor Bojonegoro Roboh
  • Diterjang Angin, 3 Dapur dan 1 Rumah Warga Baureno Bojonegoro Roboh
  • Pembangunan Perumahan Polri Bhayangkara Angling Dharma Residence di Bojonegoro Dimulai
  • Angkut Kayu Jati Tanpa Disertai Dokumen, Seorang Warga Ngasem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • YKIB Adakan Konsultasi dan Pemeriksaan Gigi Gratis bagi Siswa
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 Oktober 2019
  • Sejumlah Desa di Sumberrejo Bojonegoro Laksanakan Pembentukan Panitia Pilkades
  • Rumah Warga Bojonegoro Terbakar, 2 Balita Berhasil Diselamatkan Petugas Damkar
  • 68 Desa di 19 Kecamatan di Bojonegoro Krisis Air Bersih, BPBD Droping 928 Tangki Air Bersih
  • Dinas Pertanian Bojonegoro Gelar Rakor Upsus Percepatan Swasembada Pajale
  • Antisipasi Peredaran Narkoba di Lapas, Petugas Lapas Blora Jalani Tes Urine
  • Tahapan Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Bojonegoro Dimulai Hari Ini
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 14 Oktober 2019
  • Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019
  • Masyarakat Bojonegoro Cinta Damai Gelar Aksi 'Damailah Indonesiaku, Bojonegoro Untuk Indonesia'
  • Bojonegoro, City of Bougenville
  • Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro
  • 2 Unit Rumah Warga Sumberrejo Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 70 Juta
  • Usai Pilkades, Wakil Bupati Bojonegoro Ajak Warga Jaga Kerukunan
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 13 Oktober 2019
  • Kebakaran Semak Kembali Terjadi di Bojonegoro, Ini Kebakaran Semak Kedua Hari Ini

Proses Permohonan Itsbat Nikah dan Urgensinya #1

Pengertian Itsbat Nikah
 
ITSBAT berasal dari bahasa Arab atsbata-yutsbitu-itsbatan yang artinya adalah penguatan.
Sedang dalam kamus ilmiah populer kata itsbat diartikan sebagai memutuskan atau menetapkan. Sedang Nikah dalam kamus hukum diartikan sebagai akad yang memberikan faedah untuk melakukan mut’ah secara sengaja, kehalalan seorang laki laki untuk beristimta’ dengan seorang wanita selama tidak ada faktor yang menghalangi sahnya pernikahan tersebut secara syari.
 
Secara bersambung, penulis akan menyajikan tulisan terkait Proses Permohonan Itsbat Nikah dan Urgensinya.
 
 
Hubungan Itsbat Nikah dengan Pencatatan Perkawinan
 
Pada dasarnya memang tidak kita temui dalam ayat-ayat al-Qur’an yang membahas secara khusus tentang perintah pencatatan nikah, dan hal ini tidak pernah dicontohkan oleh baginda Rasulullah Muhammad SAW. Pencatatan nikah yang dilakukan saat ini sebenarnya sebagai upaya pemerintah untuk menertibkan pelaksanaan perkawinan. Dengan adanya pencatatan nikah maka pemerintah akan lebih mudah mensensus penduduk. Terutama terhadap jumlah penduduk yang sudah menikah.
 
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan merupakan Undang-undang yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan segala permasalahan yang terkait dengan perkawinan atau nikah, talak, cerai dan rujuk (NTCR), yang ditandatangani pengesahannya pada tanggal 2 Januari 1974 oleh Presiden Soeharto, agar Undang-undang perkawinan dapat dilaksanakan dengan seksama, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1975. Undang-undang ini merupakan hasil Usaha untuk menciptakan hukum nasional dan merupakan hasil unifikasi hukum yang menghormati adanya variasi.
 
Itsbat Nikah adalah, sebuah proses Pencatatan Nikah terhadap pernikahan Sirri yang telah dilakukan, untuk mendapatkan akta nikah sebagai bukti keabsahan pernikahan yang telah dilakukan.
 
Seperti yang telah dijelaskan dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat (1) bahwa Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya, serta dijelaskan pula dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat (2) Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Pencatatan Perkawinan dalam pelaksanaanya diatur dengan PP Nomor 9 Tahun 1975 dan Peraturan Menteri Agama Nomor 3 dan 4 Tahun 1975 bab II pasal 2 ayat (1) PP Nomor 9 Tahun 1975, pencatatan Perkawinan dari mereka yang melangsungkannya menurut Agama Islam dilakukan oleh pegawai pencatat, sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Nomor 3 Tahun 1954, tentang Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk.
 
Perkawinan yang dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) Kantor Urusan Agama Kecamatan akan diterbitkan Akta Nikah atau Buku Nikah merupakan unsur konstitutif (yang melahirkan) perkawinan. Tanpa akta perkawinan yang dicatat, secara hukum tidak ada atau belum ada perkawinan.
Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Akta Nikah dan pencatatan perkawinan bukan satu-satunya alat bukti keberadaan atau keabsahan perkawinan, karena itu, walaupun sebagai alat bukti tetapi bukan sebagai alat bukti yang menentukan sahnya perkawinan, karena hukum perkawinan agamalah yang menentukan keberadaan dan keabsahan perkawinan.
 
Kalau demikian, fungsi dan kedudukan pencatatan perkawinan pada Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama (bagi pasangan suami istri yang beragama Islam) adalah untuk menjamin ketertiban hukum. Tidak ada yang meragukan pentingnya ketertiban hukum sebagai instrumen kepastian hukum, kemudahan hukum, di samping sebagai salah satu alat bukti adanya perkawinan.
Karena itu, bagi pasangan suami istri yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum agamanya. tetapi belum dicatat, cukup dilakukan pencatatan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) Kantor Urusan Agama Kecamatan dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan itsbat nikah ke Pengadilan Agama.
 
Dari uraian di atas, jelas bahwa perkawinan yang diitsbatkan oleh Pengadilan Agama adalah perkawinan yang dilakukan menurut hukum agama (syariat Islam), akan tetapi tidak tercatat atau dicatatkan. Dengan kata lain, Pengadilan Agama hanya akan mengabulkan permohonan itsbat nikah, sepanjang perkawinan yang telah dilangsungkan itu memenuhi rukun dan syarat perkawinan secara syariat Islam dan tidak melanggar larangan perkawinan yang diatur di dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam.
 
Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dinyatakan, bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam, menyatakan : “ Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum Islam sesuai denngan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan”.
 
Berdasarkan ketentuan-ketentuan tersebut, jelas bahwa bagi orang Islam, sahnya perkawinan yang dilakukan harus memenuhi ketentuan hukum perkawinan dalam Islam, yaitu terpenuhi rukun dan syarat-syaratnya serta tidak melanggar larangan-larangan perkawinan. (bersambung) (*/imm)
 
 
Penulis: Drs. H. Sholikhin Jamik SH MH*
Editor: Imam Nurcahyo
 
*Penulis adalah Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro.
 
Berita Terkait

Videotorial

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342

Ketua Umum PBNU Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-342 Ketua Umum pengurus Besar Nahdlatur Ulama (PBNU), Prof Dr ...

Berita Video

Bojonegoro, City of Bougenville

Berita Video

Bojonegoro, City of Bougenville

Bojonegoro, City of Bougenville Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah bersama empat orang model, saat menabadikan momen indahnya bunga bugenvil, ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

PAGI sangat cerah, seperti hari-hari sebelumnya. Tapi saat tengah menikmati kopi panas, beberapa pesan masuk berantai dengan disertai gambar tulisan ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Surabaya - Nurul, perajut asal Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (13/10/2019), turut hadir membawa nama Bojonegoro di ...

Eksis

Batik Nimas Barokah Blora, Terima Sertifikat Batik dari Presiden Jokowi

Batik Nimas Barokah Blora, Terima Sertifikat Batik dari Presiden Jokowi

Blora - Peringatan Hari Batik Nasional ke 10, di Pura Mangkunegaran, Surakarta pada Rabu (2/10/2019), yang dihadiri Presiden Joko Widodo, ...

Infotorial

Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri

Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri

SINAR matahari pagi membakar semangat peserta upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 di Lapangan Minyak Banyu ...

Berita Foto

Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro

Bojonegoro, City of Bougenville

Menikmati Indahnya Bunga Bugenvil saat Kemarau di Bojonegoro

Bojonegoro - Saat musim kemarau ini, di sepanjang jalan nasional, baik jalur Bojonegoro - Babat, maupun jalur Bojonegoro - Cepu, ...

Feature

Soto Ayam Dr Soetomo Bojonegoro, Kelezatannya Karena Pertahankan Resep Keluarga

Kuliner

Soto Ayam Dr Soetomo Bojonegoro, Kelezatannya Karena Pertahankan Resep Keluarga

Bojonegoro - Bagi anda yang hobi kuliner, anda wajib mencoba dan merasakan sensasi Soto Ayam kampung yang satu ini, 'Soto ...

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Ribuan jemaah pada Minggu (06/10/2019) siang, tumpah ruah berdatangan ke Alun-alun Kota Bojonegoro, untuk menghadiri acara Gema Salawat ...

Pelesir

Blora Punya Objek Wisata Dinding Sungai Purba Kalinanas Yang Eksotis

Wisata

Blora Punya Objek Wisata Dinding Sungai Purba Kalinanas Yang Eksotis

Blora - Keindahan potensi alam kelokan dinding Sungai Purba Kalinanas yang eksotis, tepat di bawah Jembatan Merah di Desa Kalinanas ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 16 Oktober 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 16 Oktober 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/10/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu: Pukul 17.00 WIB s/d Selesai Tempat: Lapangan ...

Statistik

Hari ini

3.912 kunjungan

5.779 halaman dibuka

209 pengunjung online

Bulan ini

126.499 kunjungan

182.386 halaman dibuka

Tahun ini

1.651.609 kunjungan

2.592.531 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015