News Ticker
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Balen Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Trucuk Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Temayang Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Sukosewu Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Sekar Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Purwosari Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Ngasem Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Margomulyo Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kedungadem Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kasiman Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kapas Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Gayam Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Dander Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Ngraho Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Ngambon Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kedewan Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kalitidu Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Gondang Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Bubulan Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Bojonegoro Kota
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Kanor Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2020, Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Proses Permohonan Itsbat Nikah dan Urgensinya #1

Pengertian Itsbat Nikah
 
ITSBAT berasal dari bahasa Arab atsbata-yutsbitu-itsbatan yang artinya adalah penguatan.
Sedang dalam kamus ilmiah populer kata itsbat diartikan sebagai memutuskan atau menetapkan. Sedang Nikah dalam kamus hukum diartikan sebagai akad yang memberikan faedah untuk melakukan mut’ah secara sengaja, kehalalan seorang laki laki untuk beristimta’ dengan seorang wanita selama tidak ada faktor yang menghalangi sahnya pernikahan tersebut secara syari.
 
Secara bersambung, penulis akan menyajikan tulisan terkait Proses Permohonan Itsbat Nikah dan Urgensinya.
 
 
Hubungan Itsbat Nikah dengan Pencatatan Perkawinan
 
Pada dasarnya memang tidak kita temui dalam ayat-ayat al-Qur’an yang membahas secara khusus tentang perintah pencatatan nikah, dan hal ini tidak pernah dicontohkan oleh baginda Rasulullah Muhammad SAW. Pencatatan nikah yang dilakukan saat ini sebenarnya sebagai upaya pemerintah untuk menertibkan pelaksanaan perkawinan. Dengan adanya pencatatan nikah maka pemerintah akan lebih mudah mensensus penduduk. Terutama terhadap jumlah penduduk yang sudah menikah.
 
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan merupakan Undang-undang yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan segala permasalahan yang terkait dengan perkawinan atau nikah, talak, cerai dan rujuk (NTCR), yang ditandatangani pengesahannya pada tanggal 2 Januari 1974 oleh Presiden Soeharto, agar Undang-undang perkawinan dapat dilaksanakan dengan seksama, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1975. Undang-undang ini merupakan hasil Usaha untuk menciptakan hukum nasional dan merupakan hasil unifikasi hukum yang menghormati adanya variasi.
 
Itsbat Nikah adalah, sebuah proses Pencatatan Nikah terhadap pernikahan Sirri yang telah dilakukan, untuk mendapatkan akta nikah sebagai bukti keabsahan pernikahan yang telah dilakukan.
 
Seperti yang telah dijelaskan dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat (1) bahwa Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya, serta dijelaskan pula dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat (2) Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Pencatatan Perkawinan dalam pelaksanaanya diatur dengan PP Nomor 9 Tahun 1975 dan Peraturan Menteri Agama Nomor 3 dan 4 Tahun 1975 bab II pasal 2 ayat (1) PP Nomor 9 Tahun 1975, pencatatan Perkawinan dari mereka yang melangsungkannya menurut Agama Islam dilakukan oleh pegawai pencatat, sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Nomor 3 Tahun 1954, tentang Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk.
 
Perkawinan yang dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) Kantor Urusan Agama Kecamatan akan diterbitkan Akta Nikah atau Buku Nikah merupakan unsur konstitutif (yang melahirkan) perkawinan. Tanpa akta perkawinan yang dicatat, secara hukum tidak ada atau belum ada perkawinan.
Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Akta Nikah dan pencatatan perkawinan bukan satu-satunya alat bukti keberadaan atau keabsahan perkawinan, karena itu, walaupun sebagai alat bukti tetapi bukan sebagai alat bukti yang menentukan sahnya perkawinan, karena hukum perkawinan agamalah yang menentukan keberadaan dan keabsahan perkawinan.
 
Kalau demikian, fungsi dan kedudukan pencatatan perkawinan pada Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama (bagi pasangan suami istri yang beragama Islam) adalah untuk menjamin ketertiban hukum. Tidak ada yang meragukan pentingnya ketertiban hukum sebagai instrumen kepastian hukum, kemudahan hukum, di samping sebagai salah satu alat bukti adanya perkawinan.
Karena itu, bagi pasangan suami istri yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum agamanya. tetapi belum dicatat, cukup dilakukan pencatatan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) Kantor Urusan Agama Kecamatan dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan itsbat nikah ke Pengadilan Agama.
 
Dari uraian di atas, jelas bahwa perkawinan yang diitsbatkan oleh Pengadilan Agama adalah perkawinan yang dilakukan menurut hukum agama (syariat Islam), akan tetapi tidak tercatat atau dicatatkan. Dengan kata lain, Pengadilan Agama hanya akan mengabulkan permohonan itsbat nikah, sepanjang perkawinan yang telah dilangsungkan itu memenuhi rukun dan syarat perkawinan secara syariat Islam dan tidak melanggar larangan perkawinan yang diatur di dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam.
 
Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dinyatakan, bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam, menyatakan : “ Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum Islam sesuai denngan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan”.
 
Berdasarkan ketentuan-ketentuan tersebut, jelas bahwa bagi orang Islam, sahnya perkawinan yang dilakukan harus memenuhi ketentuan hukum perkawinan dalam Islam, yaitu terpenuhi rukun dan syarat-syaratnya serta tidak melanggar larangan-larangan perkawinan. (bersambung) (*/imm)
 
 
Penulis: Drs. H. Sholikhin Jamik SH MH*
Editor: Imam Nurcahyo
 
*Penulis adalah Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro.
 
Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Kalender Event Bojonegoro 2020 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (31/01/2020) malam, bertempat di Taman Lokomotif, melaunching Kalender Event Bojonegoro 2020, ...

Berita Video

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid dan Gubernur ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

DALAM 10 tahun terakhir, kita ramai mendapat peristilahan baru pada masalah gizi, yaitu istilah stunting, yang seolah-olah istilah baru di ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (19/02/2020) hari ini, digelar di 233 desa di ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Wisata

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah benar-benar ingin memajukan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya ...

Hiburan

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Rabu (04/12/2019) malam, mengajak sejumlah pelajar, netizen dan awak ...

Statistik

Hari ini

17.064 kunjungan

38.425 halaman dibuka

667 pengunjung online

Bulan ini

211.416 kunjungan

320.471 halaman dibuka

Tahun ini

475.982 kunjungan

684.943 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 578.502

Indonesia: 9.789

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1582188484.7014 at start, 1582188485.3506 at end, 0.64923191070557 sec elapsed