News Ticker
  • Ratusan Santri Madrasah Diniyah Bojonegoro Ikuti Porsadin Ke-7 di Ponpes Al-Aly Kalitidu
  • Resmi Dilantik, 77 Pengurus IDI Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan Kesehatan Global
  • 12 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Juli 2026
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Bojonegoro - Ada cara unik yang dilakukan warga masyarakat Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, untuk merawat sungai dari kotoran sampah, yaitu dengan kegiatan 'memetan'.
 
Lebih dari seratus orang warga masyarakat desa setempat dan warga desa sekitar, bahkan dari kecamatan tetangga, pada Minggu (27/10/2019) pagi, berlomba-lomba menangkap ikan, menggunakan tangan maupun dengan peralatan seser, di aliran sungai desa setempat.
 
Memetan sendiri mempunyai arti mencari ikan. Warga setempat juga menyebut kegiatan tersebut dengan istilah gropyok ikan. Memetan di Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander Kabupaten Bojongoro ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun dan menjadi agenda tahunan.
 
 
Menurut Ketua panitia penyelenggara, Cristiono, memetan tersebut mempunyai tujuan selain merawat sungai juga melestarikan budaya nenek moyang. Menurutnya, sejak dulu warga di desanya selalu mengadakan memetan.
 
"Kalau dulu, biasanya memetan dilaksanakan menjelang sedekah bumi, namun waktu sedekah bumi kemarin pas kebetulan musim hujan jadi sungai penuh air sehingga tidak mungkin dilakukan memetan, makanya kali ini pas musim kemarau dengan debit air yang sedang baru dilaksananan memetan." kata Cristiono.
 
 
 

Doa bersama sebelum palaksanaan memetan, di Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Minggu (27/10/2019)

 
Cristiono juga menyampaikan bahwa acara memetan ini sudah menjadi agenda tahunan di Desa Jatiblimbing. Menurutnya pemerintah desa bersama karang taruna dan warga desa setempat akan tetap melestarikan tradisi memetan tersebut, karena selain menghibur, kegiatan tersebut juga sebagai wahana untuk bersih-bersih sungai dari sampah, sekaligus untuk menjaga lingkungan, agar saat musim penghujan tiba, aliran sungai bisa lancar.
 
"Kami berharap nantinya tradisi memetan ini menjadi ikon Desa Jatiblimbing. Semoga dengan diadakan memetan ini sungai menjadi bersih dan ikan disungai tetap dapat berkembang biak dengan baik." kata Cristiono.
 
 
Sementara itu, dari pantauan awak media ini di lapangan, sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut, panita menggelar doa bersama agar dalam pelaksanaan kegiatan memetan tersebut mendapat perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT.
 
Selain di ikuti warga Desa Jatiblimbing, tidak sedikit warga dari luar desa setempat yang turut hadir mengikuti memetan tersebut, seperti warga dari kecamatan Sugihwaras, Temayang, Balen, bahwkan ada juga yang berasal dari Bojonegoro Kota.
 
Adapun ikan yang didapat warga cukup bergam, mulai jenis ikan wader atau tawes, ikan nila atau mujaer, betok, sepat, dan ikan gabus. Ada juga warga yang mendapatkan udang kali. Dalam acara memetan ini warga hanya diperbolekan menggunakan alat seser atau pun tangan kosong. Warga tidak boleh menggunakan jaring atau dengan cara disetrum.
 
 
Acmad (34), warga Kecamatan Sugihwaras, mengaku datang mengikuti gopyok ikan (memetan) tersebut setelah dirinya membaca informasi dari media sosial.
 
"Selain hobi, sekaligus untuk menyambung silaturrahmi dan olahraga, karena pas hari libur makane datang ke sini," kata Achmad. (dan/imm)
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783835634.4552 at start, 1783835634.9417 at end, 0.48655080795288 sec elapsed