News Ticker
  • 02 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 02 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Kemendag Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Halal ke Afrika hingga Amerika
  • Sering Sakit Kepala di Pagi Hari, Kenali Beragam Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Selaraskan Kebijakan Pusat, Pemprov Jawa Timur Alihkan Jadwal WFH ASN Jadi Hari Jumat
  • 01 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 01 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Awas Jadi Sarang Bakteri, Segera Buang Barang Ini dari Kamar Mandi Anda
  • Warga Desa Kesongo Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Wabup Hadir Sampaikan Dukungan
  • Ratusan Peserta Meriahkan Temayang Eco Fun Run 2026 di Bendungan Gongseng
  • Prakiraan Cuaca 31 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Pentingnya Menjaga Kebersihan Tangan sebagai Benteng Utama Pencegahan Penyakit
  • Dinas Sosial Bojonegoro Hijaukan Makam Kanjeng Soemantri dengan Pohon Pule
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Lowongan Pegawai BLUD Baru, Layani Formasi Medis dan Nonmedis
  • Dorong Kemandirian Warga di Usia Senja, Dinas Sosial Bojonegoro Siapkan Pelatihan Kerajinan Tangan untuk Lansia
  • 30 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Kalitidu, Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
Update Corona Blora 19 Juni: OTG 81, ODP 25, PDP 5, Positif 43 Meninggal 4 Sembuh 6

Virus Corona

Update Corona Blora 19 Juni: OTG 81, ODP 25, PDP 5, Positif 43 Meninggal 4 Sembuh 6

Blora - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora pada Jumat (19/06/2020) kembali melakukan update data perkembangan persebaran virus Corona di Kabupaten Blora, yang disampaikan oleh Sekda Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi, selaku sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora.
 
 
Dengan didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bank Jateng Cabang Blora, Sekda menyampaikan bahwa hingga hari ini kasus Covid-19 di Kabupaten Blora masih ada potensi penularan sehingga masyarakat diminta untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap beraktivitas.
 
“Hingga hari ini OTG masih ada 81 orang, kemudian ODP ada 25 orang, PDP ada 5 orang, dan reaktif rapid-test masih ada 54. Yang reaktif ini akan segera diambil swab nya untuk memastikan positif tidaknya terhadap Covid-19,” ucap Sekda.
 
Sedangkan kasus positif Covid-19 menurutnya kini total ada 43 kasus, dengan rincian 33 dirawat, 6 sembuh, dan 4 meninggal dunia.
 
“Melihat angka Covid-19 yang masih tinggi ini, mari kita taati protokol kesehatan untuk memutus penularan virus ini karena hingga sekarang belum ada obatnya, belum ada vaksinnya. Sehingga kami terus menghimbau agar pakai masker ketika keluar, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dll,” terang Sekda.
 
 
 
Pihaknya meminta agar masyarakat tidak ke fasilitas kesehatan terlebih dahulu jika tidak penting dalam rangka untuk memperoleh layanan kesehatan, seperti jenguk orang sakit agar tidak dilakukan terlebih dahulu. Jika sakit ringan sebias mungkin diobati di rumah saja.
 
“Kami akan terus melaksanakan sterilisasi berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti sekolah, tempat ibadah, pasar, dan lain sebagainya melalui Posko Gugus Tugas,” kata Sekda Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi.
 
 
 

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi, saat menyampaikan update data perkembangan persebaran virus Corona di Kabupaten Blora. Jumat (19/06/2020)

 
 
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes menambahkan bawah Dinas Kesehatan sampai hari ini sudah melakukan pemeriksaan swab PCR sejumlah 323 orang. Adapun rapid-test sudah melakukan sebanyak 4.176 orang.
 
“Ini merupakan salah satu kinerja kesehatan masyarakat, cukup banyak yang dikerjakan dan hasilnya tadi sudah disampaikan Pak Sekda. Memang dalam 3 hari terakhir ada penambahan cukup mengejutkan. Dua minggu lalu stagnan di 30 kasus, dua hari terakhir ada penambahan 11 kasus dan kemarin ada 2 kasus sehingga total 43 kasus. Sedangkan yang meninggal kemarin ada 1 kasus, sehingga yang meninggal total 4 kasus,” tutur Lilik Hernanto.
 
Pihaknya menjelaskan bahwa kasus meninggal kemarin terjadi di RSUD Rembang. Awalnya di RSUD Rembang ada 2 PDP Blora, yang ternyata secara swab PCR positif Covid-19. Satu merupakan pasien dari Kecamatan Japah dan kini masih dirawat di Rembang.
 
“Sedangkan satunya lagi adalah pasien dari Kecamatan Blora Kota yang meninggal pada Rabu malam, pasien juga memiliki penyakit penyerta,” kata Lilik Hernanto.
 
 
Selanjutnya, dirinya menyampaikan bahwa 3 hari lalu juga ada kasus penambahan dari seorang bayi usia 3 bulan yang berasal dari Kecamatan Todanan di RSUD Purwodadi. Pihaknya telah melakukan tracking terhadap keluarganya, dan diharapkan hasilnya nanti bisa negatif.
 
Kemudian untuk 17 pasien klaster Temboro yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah, pihaknya meminta bantuan Camat, Kades, dan Puskesmas terdekat untuk terus memantau bersama, memantau pengobatannya dan peningkatan daya tahan tubuh agar bisa segera sembuh.
 
“Asupan gizinya selama isolasi di rumah juga harus diperhatikan untuk peningkatan daya tahan tubuh. Jadi tidak hanya berdiam diri di rumah saja. Mudah-mudahan dengan pulang di rumah, psikologinya bagus, tidak stress dan segera sembuh,” ucapnya.
 
 
Untuk masyarakat sekitar, pihaknya meminta agar tidak takut berlebihan. Cukup jaga jarak, tidak kontak langsung, tidak berdekatan, pakai masker, jangan bersalaman, selalu cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan.
 
“Tetap tenang dan waspada. Mari kita tunjukkan masyarakat yang bergotong royong, jogo tonggo untuk ikut memelihara dan menjaga tetangga kita. Bukan mendiskriminasi, bukan mengisolasi, dan mendiskreditkan mereka,” sambungnya.
 
Adapun penerapan new normal, menurutnya bisa diterapkan oleh masyarakat agar tetap produktif.
 
"Bukan berarti beraktivitas normal seperti biasanya, namun beraktivitas normal dengan melaksanakan kebiasaan baru seperti membiasakan pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, selalu cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan sehari-hari." kata Lilik Hernanto. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780367639.3666 at start, 1780367639.8193 at end, 0.4527440071106 sec elapsed