News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
  • Mengenal Hara Hachi Bu di Jepang, Rahasia Umur Panjang Lewat Kebiasaan Berhenti Makan Sebelum Kenyang
  • Prakiraan Cuaca 05 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 05 Mei dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
  • Prakiraan Cuaca 04 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 04 Mei dalam Sejarah
  • Harga Emas hari ini 4 Mei 2026
  • kalender Jawa, Tanggal 04 Mei 2026 jatuh pada hari Senin Legi
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
Hendak Jual Mentimun Hasil Panen, Petani di Kasiman Bojonegoro Meninggal Dunia

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Hendak Jual Mentimun Hasil Panen, Petani di Kasiman Bojonegoro Meninggal Dunia

Bojonegoro - Seorang petani bernama Mudjari (59), warga Desa Sambeng RT 020 RW 006 Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (14/07/2020) sekira pukul 13.30 WIB, ditemukan meninggal dunia di ladang miliknya.
 
 
Sebelumnya, korban bersama istrinya usai memanen mentimun (krai) di ladang miliknya. Kemudia korban hendak menjual mentimun tersebut namun setelah ditunggu hingga siang hari, korban tak kunjung pulang, dan setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan meninggal dunia di tengah ladang miliknya tersebut.
 
Menurut keterangan keluarganya, korban sering mengeluh kepalanya sakit. Korban juga memiliki riwayat sakit tekanan darah tinggi dan sedang menjalani pengobatan. Diduga penyebab kematian korban karena penyakit yang dideritanya kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
 
 

Petugas saat lakukan olah TKP di lokasi meninggalnya Mudjari (59) warga Desa Sambeng Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, yang ditemukan meninggal dunia di ladang miliknya. Selasa (14/07/2020)

 
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Kasiman, Inspektur Satu (Iptu) Ekat Sunaryo, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Selasa (14/07/2020) sekira pukul 07.00 WIB, korban bersama istrinya berangkat ke ladang miliknya untuk memanen mentimun (krai).
 
"Beberapa saat kemudian korban mengeluh tidak enak badan, sehingga oleh istrinya dikerik." kata Kapolsek.
 
Setelah usai dikerik, korban pamit kepada istrinya untuk menjual hasil panen mentimuan dimaksud, sementara sang istri menunggu di rumah, namun hingga sekira pukul 11.00 siang, korban tidak kunjung pulang, sehingga istri dan anaknya berupaya mencari korban, namun setelah melakukan pencarian hingga sekira pukul 13.00 WIB, keduanya tidak berhasil menemukan korban.
 
"Selanjutnya istri dan anak korban meminta tolong pada para tetangga untuk membantu melakukan pencarian," kata Kapolsek.
 
 
 
Setelah dilakukan pencarian bersama para tetangga, akhirnya pada pukul 13.30 WIB, korban ditemukan dalam posisi membujur di tengah ladang miliknya, sudah dalam keadaan meninggal dunia.
 
"Dengan adanya peristiwa tersebut selanjutnya warga melaporkan pada kepala desa setempat dan dilanjutkan dengan melaporkan ke Polsek Kasiman," kata Kapolsek.
 
 
 
Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 155 sentimeter, kulit sawo matang, rambut hitam, korban mengenakan pakaian kaos warna putih dan memakai celana pendek warna merah.
 
"Dari hasil pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban." kata Kapolsek.
 
Masih menurut Kapolsek, bahwa setelah dilakukan musyawarah, pihak kekuarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi, dan menerima kalau kematian korban karena sakit. "Kemudian jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Kapolsek. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Bayangkan sebuah pagi di mana dunia berhenti sejenak dari kebisingannya. Kamu berdiri di hadapan sebuah pohon tua, sebuah monumen hidup ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778044892.7942 at start, 1778044893.176 at end, 0.38180494308472 sec elapsed