News Ticker
  • 11 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juni 2026
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Musim Kemarau 2026, 93 Desa di 24 Kecamatan Bojonegoro Berpotensi Alami Kekeringan
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
  • Seorang Kakek Warga Kalitidu Ditemukan Meninggal di Tribun Alun-Alun Bojonegoro
  • Komitmen Anggaran RTLH Tinggi, Kabupaten Bojonegoro Raih Penghargaan Terbaik Kedua dari Gubernur Jawa Timur
  • Sering Mengalami Mimpi tentang Pekerjaan Kantor? Ternyata Ini Penyebab Psikologisnya
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Optimalkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Bojonegoro Sisir Desa Sudah di Kecamatan Malo
  • Sempat Viral Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung - Cepu, Pemprov Jateng Pastikan Jadi Prioritas Pembangunan
  • 10 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 10 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Bojonegoro Capai 11,38 Persen, Geser Dominasi Migas
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Tangani Kasus Anak Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan Strategi Khusus dan Jalur Alternatif
  • Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Basis Solusi Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
Aksi Perampokan Kembali Terjadi di Merakurak, Tuban, Korban Disekap dan Dipukuli

Aksi Perampokan Kembali Terjadi di Merakurak, Tuban, Korban Disekap dan Dipukuli

Tuban - Aksi perampokan atau pencurian yang disertai kekerasan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tuban. Rabu pagi (05/10/2022).
 
Kali ini korbannya Titin Eka Hartiningrum (34), warga Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
 
Dalam melakukan aksinya, pelaku memasuki rumah korban yang saat itu sedang sendirian di dalam rumah, dan langsung membungkam mulut korban sambil menodongkan senjata tajam, lalu mengikat tangan korban.
 
Karena korban berusaha memberontak, pelaku langsung memukuli korban secara bertubi-tubi pada bagian wajah.
Kemudian dengan leluasa pelaku merampas kalung yang dipakai korban.
 
Setelah berhasil melakukan kejahatannya, pelaku meninggalkan korban di ruang tengah dalam kondisi masih dalam keadaan terikat.
 
 
Hadi Sasmito (40), suami korban kepada awak media ini Kamis (06/10/2022) menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (05/10/2022) pukul 08.20 WIB.
 
Menurutnya, saat itu dirinya sedang bekerja, sementara istrinya berada di rumah seorang diri.
 
"Habis mengantar anak itu saya langsung bekerja, kebetulan istri saya di rumah sendiri," ucap Hadi Sasmito. Kamis (06/10/2022)  
 
 
Sasmito menjelaskan bahwa saat itu istrinya hendak pergi ke dapur untuk memasak, namun tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran pelaku yang masuk dari pintu samping, dan langsung membungkam mulut istrinya sambil menodongkan senjata.
 
"Mulut istri saya disumpal dengan kain, sambil ditodong pakai senjata, lalu tangan istri saya diikat menggunakan tali rafia," tutur Hadi Sasmito.
 
Karena istrinya sempat memberontak dan berusaha berteriak minta tolong, pelaku langsung memukuli istrinya bertubi-tubi pada bagian wajah.
 
"Istri saya dipukuli itu kurang lebih 3 sampai 4 kali di bagian wajah, sehingga mengalami luka memar di bagian pelipis sebelah kanan," ucap Hadi Sasmito.
 
 
Usai dipukuli, kondisi korban langsung tidak berdaya dengan posisi tangan masih terikat dan mulut tersumpal, sehingga pelaku dengan leluasa mengambil kalung emas yang dipakai korban seberat 13 gram.
 
"Ciri-ciri pelaku seorang pria badannya kurus, pendek, menggunakan masker dan baju warna gelap," kata Sasmito.
 
Sasmito berharap pelaku dapat segera ditangkap, sehingga tidak meresahkan warga sini. "Semoga pelaku segera tertangkap, karena kondisi istri saya juga masih mengalami trauma," kata Sasmito.
 
 
Terpisah, Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya melalui Kasi Humas Polres Tuban Iptu Jamhari Mukri, dikonfirmasi awak media ini membenarkan peristiwa pencurian yang disertai kekerasan di kediaman Titin Eka Hartiningrum (34),l di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
 
Menurut Iptu Jamhari, saat itu korban sedang sendirian di rumah dan tiba-tiba ada seorang pria yang tidak dikenal masuk ke dalam rumah dan langsung menodongkan pisau.
 
Kemudian korban diikat tangannya ke belakang dengan menggunakan tali rafia yang dibawa pelaku. Kaki korban juga diikat, serta mulut korban dibungkam dengan menggunakan kain kerudung warna pink corak bunga.
 
"Pelaku langsung mengambil sebuah kalung beserta liontin yang pada saat itu dipakai oleh korban," ucap Iptu Jamhari Mukri.
 
 
Usai mengambil kalung korban, pelaku kemudian menanyakan kepada korban di mana ia menyimpan surat-surat emas tersebut.
 
"Setelah berhasil melakukan kejahatannya, pelaku meninggalkan korban di ruang tengah dalam keadaan masih terikat, dan pelaku langsung keluar lewat pintu belakang," kata Iptu Jamhari.
 
Iptu Jamhari Mukri menambahkan bahwa menurut keterangan korban, pelaku memakai kemeja abu-abu corak kotak-kotak biru. Memakai celana panjang warna coklat dan memakai penutup muka (sebo) warna hitam, sehingga hanya kelihatan mata dan hidung saja.
 
Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tuban. "Tersangka masih dalam penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Tuban Iptu Jamhari Mukri.
 
 
 
Sebelumnya, aksi perampokan terjadi di toko bangunan milik Royom (42), warga Dusun Semampir, Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (16/02/2022) lalu.
 
Dalam aksinya, 4 orang kawanan perampok menyekap korban berikut 6 orang yang tinggal di rumah tersebut, termasuk seorang balita yang baru berusia 1,5 tahun.
 
Selain itu, salah satu kawanan perampok juga membawa benda menyerupai senjata api jenis pistol. Sementara yang lainnya membawa besi seperti linggis dan celurit panjang.
 
Akibatnya perampokan tersebut, sejumlah uang, perhiasan dan barang-barang berharga milik korban berhasil dibawa kabur oleh kawanan perampok tersebut, sehingga korban ditaksir menderita kerugian sebesar Rp 120 juta. (ayu/imm)
 
 
Reporter: Ayu Fadillah SIKom
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781145412.5044 at start, 1781145415.8473 at end, 3.3429470062256 sec elapsed