News Ticker
  • Peringati World Diabetes Day 2026, IDI Bojonegoro dan PERSADIA Edukasi Masyarakat Kendalikan Diabetes
  • 20 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 20 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Bahas Pembangunan Pasar Kota, Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Penuntasan Relokasi Pedagang ke Pasar Wisata
  • Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman, Lontong Opor Pak Pangat Ngloram Pikat Sekjen Kementerian ESDM
  • Bahaya Mengonsumsi Mi Instan Mentah Bagi Pencernaan, Berisiko Picu Penyakit Kronis
  • Perkuat Swasembada Gula Nasional, Pemprov Jawa Timur Targetkan Pengembangan Puluhan Ribu Hektare Lahan Tebu
  • Dukung Geopark Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Lepas Ratusan Peserta Pembekalan Pariwisata Berkelanjutan
  • Bupati Setyo Wahono Minta Lima Kepala Desa PAW Segera Tancap Gas Bangun Desa
  • Tertimpa Pohon Tumbang, Seorang Pemotor di Balen, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • 19 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 19 Juli 2026
  • Jangan Lewatkan! Nanti Malam Komunitas Dangdut Bojonegoro Siap Goyang Panggung Pantes Budal 7 di Stadion
  • Pemkab Bojonegoro Percepat Pembangunan Waduk dan Jaringan Irigasi Lintas Kecamatan
  • Fakta Kesehatan dan Tips Konsumsi MSG yang Aman
  • Kawal Kualitas Tembakau, Pemkab Bojonegoro Monitoring Dropping Pupuk NPK Non-Subsidi
  • Pengurus ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
  • 18 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 18 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Warga Blora Dilaporkan Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Solo
  • Tiga Momentum Hari Besar Nasional Diperingati Bersama, Bupati Wahono Ajak Perkuat Ekonomi dan Kualitas SDM Bojonegoro
  • Warga Blora Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Masjid di Bojonegoro Kota
  • Komunitas Dangdut Bojonegoro Bakal Ajak Goyang Masyarakat di Pantes Budal 7
  • Lolos Seleksi KPK RI, Mahasiswa Asal Dander Bojonegoro Ikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional
Aksi Perampokan di Merakurak, Tuban, Satu Keluarga Disekap dan Diancam dengan Pistol

Aksi Perampokan di Merakurak, Tuban, Satu Keluarga Disekap dan Diancam dengan Pistol

uban - Aksi perampokan terjadi di rumah yang sekaligus juga toko bangunan milik Royom, warga Dusun Semampir, Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (16/02/2022) sekitar pukul 00.25 WIB dini hari.
 
Dalam aksinya, 4 orang kawanan perampok menyekap korban berikut 6 orang yang tinggal di rumah tersebut, termasuk seorang balita yang baru berusia 1,5 tahun.
 
Selain itu, salah satu kawanan perampok juga membawa benda menyerupai senjata api jenis pistol. Sementara yang lainnya membawa besi seperti linggis dan celurit panjang.
 
 
Ketujuh orang yang disekap oleh kawanan perampok tersebut masing-masing, Royom selaku pemilik rumah, istri Royom bernama Wasmi (42), Laman (71) bapak mertua Royom atau ayah Wasmi, Supri (50) penjaga toko, Moch Hasbulloh dan istrinya yang bernama Siti Lailatuz Zahro (25) yang juga anak dari Royom, serta anak Moch Hasbulloh yang masih balita berusia 1,5 tahun bernama Muhammad Hamdan Altahfi.
 
Akibatnya perampokan tersebut, sejumlah uang, perhiasan dan barang-barang berharga milik korban berhasil dibawa kabur oleh kawanan perampok tersebut, sehingga korban ditaksir menderita kerugian sebesar Rp 120 juta.
 
 

Laman (71), yang merupakan mertua dari Royom, korban perampokan, di Dusun Semampir, Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, saat beri keterangan. Rabu (16/02/2022) (foto: ayu/beritabojonegoro)

 
Salah satu korban yang disekap oleh kawanan perampok, Laman (71), yang merupakan mertua korban mengungkapkan bahwa kronologi perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 00.25 WIB.
 
Saat itu, saksi Laman sedang menjaga rumah korban bersama Supri. Laman mengaku saat itu tertidur di teras rumah menantunya namun tiba-tiba dikagetkan saat tangannya ditarik-tarik dan diikat oleh orang yang tidak dikenal.
 
"Tangan saya diikat tali. Disekap sama lakban terus diseret-seret dibawa ke belakang rumah," ucap Laman dalam Bahasa Jawa..
 
Menurut Laman, dirinya sebagai orang pertama yang disekap oleh kawanan perampok, kemudian Supri yang disekap. Usai keduanya disekap, perampok tersebut langsung masuk ke dalam rumah.
 
"Saya ditodong sama pistol. Terus orangnya ngomong gini, 'kalau gak diam saya tembak nanti'. Diam selamat kamu," ucap Laman menirukan ucapan salah satu kawanan perampok itu.
 
 
Karena mulutnya dilakban oleh perampok, Laman tidak bisa berteriak untuk meminta tolong. Dirinya mengaku hanya bisa pasrah menerima keadaan agar dirinya selamat.
 
"Saya gak tahu perampok itu mengambil apa saja, saya sudah dimasukkan didalam kamar. Kalau teriak mati saya," kata Laman.
 
Laman juga menjelaskan bahwa ciri-ciri perampok yang membawa pistol berperawakan tinggi besar, memakai sarung warna merah, perut gendut. Selain bawa pistol, kawanan perampok tersebut juga membawa besi seperti linggis dan celurit panjang.
 
Menurutnya, awalnya para perampok itu masuk dengan mencongkel jendela, terus saat semua keluarga disekap dan dikumpulin di bawah, mereka ditinggal pergi oleh para perampok dan dikunci dari luar.
 
"Saya gak tahu bawa mobil apa tidak perampok itu. Pas sudah ambil barang, saya diseret lagi dibawa masuk di satukan sama keluarga di kamar bawah. Habis itu, perampoknya keluar dan kami dikunci dari luar. Pas bebasinnya kita berusaha saling bantu lepasin tali itu sekitar pukul 03.30, terus kita keluar lewat jendela," tutur Laman.
 
 
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Adhi Makayasa membenarkan adanya kasus perampokan tersebut, dan pihak korban juga sudah melaporkan perkara tersebut ke Polsek Merakurak.
 
Menurutnya, Polsek Merakurak telah menerima laporan adanya kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau ancaman kekerasan terhadap orang, yang terjadi di sebuah rumah yang ada toko bangunannya, di Jalan Raya Merakurak-Kerek, turut Dusun Semampir, Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
 
"Perkara curas sudah dilaporkan di Polsek Merakurak dan sudah ditindak lanjuti oleh unit Reskrim Polsek dan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tuban untuk penyelidikan," ucap Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa.
 
Menurut Kasat Reskrim, dalam aksinya kawanan perampok tersebut memasuki rumah korban dengan cara memanjat pagar. Saat sudah masuk, menantu korban yang bernama Moch Hasbullah yang lagi tidur di kamar atas bersama istrinya Siti Lailatuz Zahro tiba-tiba diikat, ia berusaha melawan dan berteriak. Namun usahanya tersebut justru dianiaya mengunakan linggis di bagian tangan kiri, pukulan dan tendangan dari para pelaku juga mengenai hampir seluruh badan korban.
 
Tak hanya itu, pelaku juga melakukan ancaman kepada anak korban yang masih berusia 1,5 tahun mengunakan pistol dan celurit yang dihadapkan tepat di kepala dan leher anak korban.
 
"Karena merasa takut nyawa keluarganya terancam, Hasbullah memberikan perhiasan 2 gelang, 7 cincin dan 1 kalung serta dompet yang berisikan uang 4 juta rupiah." kata Kasat Reskrim.
 
 
Kemudian, suami istri ini dibawa turun. Dan sebelumnya, para perampok ini juga berhasil membawa 2 unit TV merk AQUS 32 inchi dan juga 7 handphone (HP), masing-masing merk Oppo seri A5, Samsung warna biru dongker, Nokia warna hitam, Oppo warna putih, Samsung Galaxy seri A22, Oppo warna merah, Sony Experia warna hitam.
 
Setelah berhasil menyekap para korban, perampok juga membawa uang sejumlah Rp 40 juta, 20 biji emas batangan, 4 buah gelang emas, 5 buah cincin emas dan 1 kalung emas. Serta uang di dalam loker toko sebesar Rp 10 juta.
 
"Atas laporan tersebut pihak kepolisian mendata kerugian korban sebanyak 120 juta rupiah. Untuk kasus tersebut, pelakunya masih dalam proses penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa. (ayu/imm)
 
 
Reporter: Ayu Fadillah SIKom
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784583674.4468 at start, 1784583674.7642 at end, 0.3174090385437 sec elapsed