Stevia, Pemanis Alami Tanpa Kalori yang Ramah bagi Penderita Diabetes dan Diet
Kamis, 12 Februari 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, gula stevia semakin populer sebagai alternatif pemanis alami yang bebas kalori dan tidak memengaruhi kadar gula darah. Berbeda dengan gula pasir biasa, stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana yang tumbuh asli di Amerika Selatan.
Menurut penjelasan dari sumber kesehatan terpercaya, daun tanaman stevia mengandung senyawa pemanis alami bernama stevioside dan rebaudioside, yang memiliki tingkat kemanisan 200–300 kali lipat dibandingkan gula meja, namun nol kalori. Proses pembuatannya melibatkan ekstraksi senyawa manis dari daun tanaman tersebut, kemudian diolah menjadi bentuk bubuk, cair, atau tablet untuk digunakan sebagai pengganti gula dalam minuman, makanan, dan produk rendah kalori.
Salah satu keunggulan utama stevia adalah indeks glikemik nol, artinya tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Hal ini membuatnya aman dan direkomendasikan bagi penderita diabetes, resistensi insulin, serta mereka yang sedang menjalani program pengendalian berat badan. Selain itu, stevia bersifat ramah terhadap gigi karena tidak difermentasi oleh bakteri mulut, sehingga tidak memicu kerusakan gigi seperti gula biasa.
Studi awal juga menunjukkan manfaat lain dari stevia, termasuk sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa senyawa stevioside berpotensi membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan hingga sedang jika dikonsumsi secara rutin dan dalam dosis yang tepat.
Dari segi keamanan, bentuk stevia yang telah dimurnikan (seperti rebaudioside A) telah dinyatakan aman oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) serta BPOM Indonesia untuk dikonsumsi oleh anak-anak, dewasa, hingga ibu hamil, selama dalam batas wajar. Namun, konsumen disarankan memeriksa label produk untuk memastikan tidak ada campuran bahan lain yang kurang diinginkan.
Dibandingkan dengan pemanis buatan atau gula biasa, stevia menawarkan opsi alami yang lebih sehat, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi asupan kalori dan gula tanpa mengorbankan rasa manis. Banyak produk minuman kesehatan kini menggunakan stevia, seperti varian rendah gula yang diperkaya vitamin, untuk mendukung gaya hidup sehat sehari-hari.
Dengan berbagai manfaat tersebut, stevia semakin dianggap sebagai pilihan cerdas dalam upaya menjaga kesehatan jangka panjang, khususnya pengelolaan diabetes, penurunan berat badan, dan pencegahan masalah gigi. Para ahli menyarankan untuk mulai mengganti gula konvensional secara bertahap dengan stevia agar tubuh lebih mudah beradaptasi.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






























.md.jpg)






